Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Kompetensi Wirausaha Pengrajin Hiasan Dinding Desa Tegalalang Gianyar Bali Ida Ketut Kusumawijaya; Partiwi Dwi Astuti; I Made Hedy Wartana; I Ketut Yudana Adi
Community Service Journal (CSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.7.2.2025.123-137

Abstract

The Wall Decor craft industry in Tegalalang Village, Bali, is a vital economic sector contributing to local and international markets. However, its sustainability is threatened. This community service program aimed to enhance the business capabilities of Wall Decor craftsmen through targeted training in entrepreneurial competence, and market expansion strategies. A participatory action research approach was employed, engaging twelve Wall Decor craftsmen in a structured intervention program. The initiative included pre-test and post-test assessments of entrepreneurial competence, interactive capacity-building workshops, and mentorship programs. Training sessions covered essential entrepreneurial dimensions such as goal setting, risk-taking, innovation, and resilience. A digital marketing component was also introduced to help craftsmen expand their market reach. The results demonstrated substantial improvements across all twelve dimensions of entrepreneurial competence. Notable gains were observed in resilience, need for achievement, and self-efficacy, indicating a positive shift in business confidence and strategic planning. Participants showed increased willingness to innovate and take calculated risks, essential for sustaining competitive business operations. Despite these improvements, trustworthiness and patience exhibited the least progress, highlighting the need for continued emphasis on ethical business practices and long-term financial planning. The findings underscore the transformative impact of structured entrepreneurial training in traditional craft industries. By integrating digital marketing strategies and fostering business resilience, this program contributed to enhancing market competitiveness. Future interventions should focus on sustaining these advancements through long-term mentorship, cooperative formation, and broader financial inclusion initiatives.
MEMBANGUN ENTREPRENEURIAL BEHAVIOR PENGRAJIN UANG KEPENG DI KAMASAN, KLUNGKUNG, BALI Ida Ketut Kusumawijaya; Partiwi Dwi Astuti; I Made Hedy Wartana; I Ketut Yudana Adi
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31177

Abstract

ABSTRAK                                                                            Inisiatif pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kamasan, Klungkung, Bali, yang terkenal dengan kerajinan uang kepeng namun menghadapi tantangan terhadap keberlanjutan dan infrastruktur kewirausahaan yang terbatas. Program ini bertujuan mengembangkan entrepreneurial behavior di kalangan pengrajin uang kepeng melalui peningkatan kapasitas inovasi, respons terhadap pasar, dan praktik bisnis berkelanjutan. Dengan menggunakan model penelitian tindakan partisipatif pada 11 pengrajin, program ini melibatkan mereka dalam semua tahap identifikasi masalah, pengembangan solusi, dan evaluasi perilaku. Tiga tahap implementasi, yakni penilaian awal, lokakarya peningkatan kapasitas, dan penilaian akhir, dirancang untuk membangun kompetensi kewirausahaan. Pelatihan terstruktur berfokus pada pengembangan ide, promosi, dan realisasi, dengan umpan balik berkelanjutan untuk perbaikan iteratif. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam enam indikator kewirausahaan, terutama dalam menghasilkan ide hijau baru yang menandakan peningkatan inovasi dan kesadaran lingkungan. Meskipun ada sedikit variabilitas pada skor promosi ide, data mengonfirmasi efektivitas program. Analisis demografis menunjukkan dominasi peserta pria yang lebih tua, menyoroti kesenjangan generasi dan gender. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan teori kewirausahaan yang berakar pada budaya. Kata kunci: Membangun; entrepreneurial behavior; uang kepeng; pengrajin; kamasan. ABSTRACTThis community service initiative was conducted in Kamasan Village, Klungkung, Bali, which is renowned for its uang kepeng craft but faces challenges regarding sustainability and limited entrepreneurial infrastructure. The program aimed to develop entrepreneurial behavior among uang kepeng craftsmen through enhancing their capacity for innovation, market responsiveness, and sustainable business practices. Using a participatory action research model with 11 craftsmen, the program involved them in all stages of problem identification, solution development, and behavioral evaluation. Three implementation stages—pre-assessment, capacity-building workshops, and post-assessment—were designed to build entrepreneurial competencies. Structured training focused on idea development, promotion, and realization, with continuous feedback for iterative improvements. The results showed a significant improvement in six entrepreneurial indicators, particularly in generating new green ideas, indicating increased innovation and environmental awareness. Although there was slight variability in idea promotion scores, the data confirmed the program's effectiveness. The demographic analysis showed the dominance of older male participants, highlighting generational and gender gaps. This program contributed to community empowerment and the development of entrepreneurship theory rooted in culture. Keywords: Constructing; entrepreneurial behavior; uang kepeng; craftsmen; kamasan.
Penguatan Promosi Wisata Budaya Berbasis Edukasi melalui Perancangan Media Brosur Aktivitas di Daya Tarik Wisata Taman Ayun I Made Bayu Wisnawa; I Made Suwitra Wirya; I Made Hedy Wartana; Putu Bagus Suthanaya; Ida Ketut Kusumawijaya; I Ketut Yudana Adi; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Ni Luh Puspa Gayatri; Dimas Dwi Nanda; Ni Kadek Putri Irawati; Anak Agung Ayu Angelina Fitri; I Gusti Ayu Gayatri Agina Putri; Frans Lende
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22164

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan memerlukan dukungan media promosi yang informatif, edukatif, dan mudah diakses oleh wisatawan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pengelola Daya Tarik Wisata Taman Ayun adalah keterbatasan media promosi tertulis yang secara khusus menjelaskan ragam aktivitas wisata budaya berbasis edukasi yang tersedia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat promosi wisata budaya melalui perancangan media brosur aktivitas wisata di kawasan Taman Ayun. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, wawancara dan diskusi dengan pihak pengelola, pengumpulan data aktivitas wisata budaya, perancangan konsep visual dan konten brosur, serta proses evaluasi dan finalisasi desain secara kolaboratif. Brosur yang dirancang memuat informasi mengenai jenis aktivitas wisata budaya, nilai edukatif dan kearifan lokal, harga kegiatan, ketentuan peserta, keunggulan aktivitas, serta kontak resmi pengelola. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media brosur yang dihasilkan mampu menjadi sarana informasi dan promosi yang lebih terstruktur, menarik, dan mudah dipahami oleh wisatawan. Kesimpulan: Keberadaan brosur ini tidak hanya mendukung peningkatan daya tarik wisata budaya, tetapi juga memperkuat citra profesional pengelolaan destinasi serta mendukung pengembangan pariwisata budaya berbasis edukasi di Daya Tarik Wisata Taman Ayun secara berkelanjutan.