Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Actualisation of Inclusive Values Through Religious Education in High Schools Bahdar; Mashuri, Saepudin; Rusdin; Rusmin; Zanki, Amir Basir
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i3.598

Abstract

This study aims to analyse the actualisation of inclusive values in religious learning and examine how the values of tasamuh, ta'awun, and justice are applied at SMA Karuna Dipa Palu, which has a diversity of ethnicities, cultures, and religions. The main objective is to assess how these values strengthen inclusive religious education and identify opportunities and challenges in their implementation. This study uses a qualitative field study method with a case study approach, collecting data through interviews, observations, and documentation analysis to understand the application of inclusivism values in religious education at Karuna Dipa High School, with data analysis carried out using the Miles and Huberman techniques which include data condensation, data presentation, and concluding. The formal-textual approach in religious learning actualises the values of inclusivity through the opening, core, and closing stages. In the opening stage, teachers from various religions prepare the class and motivate students. In the core stage, the values of openness, tolerance, mutual assistance, and justice are taught through each religion's teachings. In the closing stage, teachers and students summarise necessary materials and give assignments, thus creating solid social solidarity in the school. Karuna Dipa High School faces challenges in developing inclusivism values, such as limited technological resources, visualisation facilities for materials, and limited learning time. In addition, the lack of sustainable religious programs also hinders students' comprehensive understanding of inclusivism. This research implies that inclusivism values in religious education can strengthen social solidarity and inclusivity in diverse schools but requires increased resources, facilities, and sustainable programs for optimal results.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) MODEL SMALL GROUP DISCUSSION PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MTs ALKHAIRAAT PUSAT PALU Rita Hapsah; Erniati; Bahdar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran aktif (active learning) model small group discussion pada mata pelajaran Fikih dan mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran aktif (active larning) model small group discussion dalam mengaktifkan belajar peserta didik pada mata pelajaran Fikih di MTs Alkhairaat Pusat Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan metode pembelajaran aktif (active learning) model small group discussion pada mata pelajaran Fikih telah diterapkan di MTs Alkhairaat Pusat Palu. Adapun pelaksanaannya pada mata pelajaran Fikih telah terlaksana dengan baik mulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaannya. Selain itu, penggunaan metode tersebut terbukti (active learning) model small group discussion dalam mata pelajaran Fikih dapat mengaktifkan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan berpikir kritis peserta didik dalam diskusi, dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengerjakan soal baik tugas maupun pada ulangan harian.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik Studi Kualitatif di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu Wahyudi, Akmal; Bahdar; Zuhra
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9594

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam meningkatkan karakter religius peserta didik di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang sistematis, integrasi budaya religius madrasah, pembiasaan ibadah, serta keteladanan guru. Nilai yang ditanamkan meliputi takwa, tawakkal, dan ikhlas, yang berdampak pada peningkatan religiusitas, kejujuran, toleransi, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kajian pendidikan Islam terkait integrasi pembelajaran Akidah Akhlak dan budaya religius dalam pembentukan karakter. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi rujukan bagi guru dan lembaga pendidikan Islam dalam merancang pembelajaran berbasis karakter religius.