Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ESTIMASI STOK KARBON PADA PADANG LAMUN DI PERAIRAN DESA TANJUNG SUNGKAI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Agustiana, Tiara Arum; Nursalam, Nursalam; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i2.11802

Abstract

Ekostistem lamun memiliki peran dalam penyerapan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air, kerapatan, biomassa dan stok karbon lamun. Penelitian ini dilakukan di perairan Desa Tanjung Sungkai, Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimatan Selatan.  Lamun yang didapat di perairan Desa Tanjung Sungkai berjumlah 7 spesies antara lain Cymodecea rotundata, Cymodecea serrulata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Thalasia hemprichii. Stok karbon dianalisis dengan metode Loss On Ignition (LOI). Nilai biomassa yang tersimpan pada bagian atas substrat berkisar 1,20 – 222,64 gbk/m2, sedangkan nilai biomassa yang tersimpan pada bagian bawah substrat berkisar 393,81 – 1,84 gbk/m2. Total stok karbon lamun di perairan Desa Tanjung Sungkai adalah sebesar 517,32 Mg C/ha. Total stok karbon pada bagian atas substrat sebesar 293,12 Mg C/ha, sedangkan total stok karbon pada bagian bawah substrat yakni 224,04 Mg C/ha.
STRUKTUR KOMUNITAS IKAN PADA EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN DESA TANJUNG SUNGKAI KECATAMAN PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR KABUPATEN KOTABARU Hadirawati, Hadirawati; Salim, Dafiuddin; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v4i2.11783

Abstract

Ikan dan ekosistem lamun adalah salah satu sumberdaya laut yang cukup potensial mengingat pentingnya manfaat dari ikan dan ekosistem lamun itu sendiri baik secara ekologi maupun ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa adanya interaksi yang terjadi antara ikan dan lamun yang saling membutuhkan satu sama lain dalam proses pertumbuhan maupun berkembang biak. Desa Tanjung Sungkai memiliki ekosistem lamun dengan luas sekitar ±12 ha, aktivitas penduduk yang terjadi di wilayah tersebut meliputi pendaratan perahu-perahu nelayan, pemukiman dan kegiatan lainnya yang memiliki potensi dapat merusak kestabilan ekosistem, baik terhadap penurunan kelimpahan ikan, ekosistem lamun maupun penurunan kualitas perairan didaerah tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, maka perlu di lakukan penelitian untuk mengetahui kelimpahan jenis dan struktur komunitas ikan pada ekosistem lamun didaerah tersebut.
HUBUNGAN KELIMPAHAN GASTROPODA TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Pratiwi, Cicilya Intan; Rifa'i, Muhammad Ahsin; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v2i2.11696

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui kelimpahan gastropoda di Desa Pagatan Besar; 2) Mengetahui kerapatan mangrove di Desa Pagatan Besar; 3) Mengetahui hubungan kelimpahan gastropoda dengan kerapatan mangrove Desa Pagatan Besar. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan dengan metode purposive sampling.Pengambilan sampel gastopoda dilakukan didalam transek pengamtan 10 m x 10 m dengan menggunakan transek kuadran 1 x 1 meter. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gastropoda yang ditemukan terdiri dari 4 jenis yaitu Cerithidea quoyii, Cassidula aurisfelis, Assiminea, Neritina vioaceae. Indeks kelimpahan gastropoda dari ketiga stasiun menghasilkan nilai yang variatif.Vegatasi mangrove Desa Pagatan Besar di temukan 3 jenis pohon mangrove yaitu Rhizopora Apiculata, Avicennia marina, Avicennia Officinalis.Kerapatan mangrove Stasiun 2 dan 3 tergolong sedang.Hubungan antara kelimpahan dan kerapatan mangrove pada stasiun 1 tidak adanya korelasi, pada stasiun 2 menunjukan hubungan yang lemah dan pada stasiun 3 menunjukan nilai korelasi yang baik.
ANALISIS INDEKS KESESUAIAN WISATA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DI DESA PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Syafira, Az Zahra Khusnul; Tony, Frans; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v6i2.11812

Abstract

Desa Pagatan Besar adalah Desa yang terletak di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Desa Pagatan Besar memiliki kawasan ekosistem mangrove yang tersebar sepanjang pesisir dan telah dikembangkan menjadi sebuah kawasan Ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) dan Daya Dukung Kawasan (DDK) Ekowisata Mangrove Desa Pagatan Besar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 hingga Mei 2022. Penentuan lokasi sampling yaitu menggunakan metode purposive sampling dengan 3 stasiun pengamatan dan 3 sub-stasiun. Pengambilan data berupa data vegetasi mangrove (meliputi jenis mangrove, ketebalan mangrove dan kerapatan mangrove), data kualitas air (meliputi Suhu, pH dan Salinitas), data pasang surut dan data aksesbilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ekowisata Mangrove Desa Pagatan Besar memiliki nilai Indeks Kesesuaian Wisata sebesar 79.31% pada stasiun 1, 83.91% pada stasiun 2 dan 74.71% pada stasiun 3. Rata-rata dari total nilai Indeks Kesesuaian Wisata pada ketiga stasiun tersebut adalah 79.31% dan termasuk kedalam kategori Sangat Sesuai (S1). Sedangkan Daya Dukung Kawasan Ekowisata Mangrove di Desa Pagatan Besar memiliki nilai total 339 Orang dengan luas area yang bisa dimanfaatkan sebesar 1.293m2 sehingga Ekowisata Mangrove Desa Pagatan Besar masih dapat menampung pengunjung lebih banyak lagi dengan tetap menjaga kelestarian alam
ANALISIS KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA SEDIMEN BAR DI ESTUARI BUNATI KECAMATAN ANGSANA KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMATAN SELATAN Kira, Helma Yanti; Hamdani, Hamdani; Lestarina, Putri Mudhlika
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v2i2.11697

Abstract

Wilayah estuari Bunati merupakan wilayah perairan yang memiliki berbagai macam aktivitas masyarakat disekitarnya. Adanya kegiatan tersebut menyebabkan perubahan kondisi perairan baik kimia maupun fisika. Makrozoobentos merupakan komponen biologi yang dimanfaatkan untuk mengetahui perubahan kualitas perairan yang terkena dampak dari perubahan kondisi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komunitas makrozoobentos, menghubungkannya dengan faktor pembatas, mengetahui hubungan makrozoobentos dengan faktor pembatas dan mengetahui tingkat kesamaan makrozoobentos antar stasiun. Hasil penelitian dari 5 stasiun di estuari Bunati ditemukan sebanyak 15 spesies dari 3 kelas, yaitu gastropoda (8 spesies), bivalvia (4 spesies) dan malacostaca (3 spesies). Nilai kepadatan relatif pada seluruh pengambilan sampel berkisar antara 1 – 26% Nilai faktor pembatas yang didapatkan secara keseluruhan masih dalam nilai toleransi kelangsungan hidup makrozoobentos. Indeks korelasi yang didapatkan memiliki 2 nilai korelasi yaitu korelasi negative (suhu, kedalaman, pH, DO dan salinitas) dan korelasi positif (kecepatan arus dan sedimen). Sedangkan indeks similaritas yang didapatkan menunjukan nilai 5 – 75 %.