Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan Kamila, Ana Tasya; Adawiyah, Siti; Leobety, Taroci Anna Erlis; Julianto, Indra Rasyid
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Januari
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.19

Abstract

This research aims to discuss the problems and challenges faced by educators in implementing the independent curriculum in SMK. This research method uses descriptive qualitative with a literature study approach, and sorts out various relevant sources of information including conducting observations and interviews. The results of this study show that there are several problems faced in implementing the Merdeka Curriculum in every Vocational High School (SMK). Such as, lack of understanding and education about the independent curriculum, difficulty in implementing differentiated learning, and lack of facilities or facilities that support learning. To overcome the various problems that exist, steps are needed such as providing training on the implementation of the independent curriculum for teachers, encouraging teachers to use more varied and interactive learning methods, and the need for schools to improve facilities and infrastructure that support the learning process so that it can take place optimally.
Peran Mahasiswa KKN dalam Mengedukasi Pencegahan Bullying di SMPN 2 Cisoka Desa Caringin Adiyan, Fidiatul; Intan, Citra; Nadpadap, Harry Septoni Armando; Fahmi, Muhammad Rizal; Ismail, Ismail; Leobety, Taroci Anna Erlis; Ria, Ria
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mrx38p32

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan fenomena sosial yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN sebagai agen perubahan dalam mengedukasi pencegahan perundungan di SMPN 2 Cisoka, Desa Caringin Tangerang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya normalisasi terhadap kekerasan verbal di lingkungan sekolah pedesaan. Metode yang digunakan adalah Peer Education yang melibatkan 55 perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX (2 orang per kelas) sebagai sasaran antara. Mahasiswa berperan sebagai edukator, fasilitator, dan motivator melalui workshop interaktif, media audio-visual, dan simulasi peran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana pengetahuan kategori "Baik" melonjak dari 21,1% menjadi 89,5% pasca-intervensi. Kontribusi mahasiswa sebagai agen perubahan terbukti efektif dalam mentransformasi persepsi siswa mengenai perundungan dan membangun keberanian moral untuk melaporkan kekerasan. Disimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa mampu menjembatani hambatan komunikasi di sekolah dan menginisiasi budaya sekolah yang lebih inklusif dan aman.