Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALYSIS OF ERROR USE OF PHRASES IN PRIVATE HIGH SCHOOL STUDENTS OF ISLAM IN YARANG REGION, PATTANI REGION, SOUTH THAI Jehwae, Phaosan; Deliani , Susy; Harahap, Muhammad Haekal
LUMBUNG AKSARA Vol 1 No 2 (2022): LUMBUNG AKSARA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP-UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify the misuse of non-standard Malay Standard (BMS) phrases among private religious school students (pondok schools), yarang district, Pattani Region, Pattani Region. This research is deemed necessary because the status of Standard Malay in the education system in Thailand even in the Patani (South Thai), the majority of Malays, the Malay language status far below the status of Thai language. The findings of the research show five types of phrase-use mistakes, mistakes for using (i) phrases that use foreign words, (ii) phrases whose structure violates the Malay phrase structure, (iii) phrases that represent omission, Which is incompatible with Malay words, and (v) phrases that illustrate Malay grammar errors.
Putri Hijau Kearifan Lokal Masyarakat Melayu Sebagai Materi Pembelajaran BIPA Deliani, Susy; Zulkarnain, Iskandar; Harahap, Muhammad Haekal; Zahara, Siti Fatimah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 2 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i2.385-389

Abstract

The Green Princess" is a Deli Malay folktale containing local wisdom that needs to be preserved and introduced to BIPA learners. Efforts to preserve culture can be conveyed by preparing materials for BIPA learners, so that the local wisdom of the Green Princess, containing educational and cultural values, can be introduced to BIPA learners. The local wisdom contained in the Green Princess folktale needs to be disseminated and introduced to foreign learners as BIPA learning material. Introducing local wisdom greatly helps foreign learners communicate with the local community. This study uses a qualitative method with a descriptive approach to gain an understanding of reality through an inductive thinking process. By engaging with the situations and phenomena of BIPA material preparation, learners can learn educational and cultural values through the Green Princess folktale, which serves as reading material in BIPA learning. This material contains the following educational values: 1) Truth values, 2) Religious values, 3) Moral values, and 4) Social values. This material also contains cultural values: 1) The relationship between humans and God, 2) The relationship between humans and other humans, 3) The relationship between humans and nature, and 4) The relationship between humans and their creations.
Implementasi Soft Skill Mendukung Pembentukan Karakter bagi Santri Rumah TahFizd ALL FAZZ Deliani, Susy; Lubis, M Syukri Azwar; Erwany, Lela; Harahap, Muhammad Haekal; Warman, Syafil; Muhlizar, Muhlizar
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v4i2.1611

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan soft skill berkait erat dengan pembangunan karakter siswa Tahfiz AL FAZZ beralamat di Medan Johor perumahan Griya Wisata Medan. Siswa Tahfiz perlu di bekali dengan kemampuan soft Skill untuk menguatkan karakter setiap individu anak bangsa selain bertaqwa juga harus mampu menghadapi tantangan Zaman. Pesiapan generasi penerus bangsa yang taat beragama dan pintar serta smart atau mempunyai hard skill yang baik juga harus mempunyai soft skill yang kuat. Soft skill akan memperkuat pembentukan karakter yang Tangguh. Ada 7 soft skill yang sangat universal dan perlu di kuasai oleh siswa siswa rumah tahfidz AL – FAZZ agar siswa siswa tidak saja berilmu tinggi tapi juga berkarakter kuat. Ada 7 soft skill perlu di ketahui oleh siswa siswa: 1) Percaya diri, 2) Emotional entelligance, 3) Komunikasi dan Negosiasi, 4) Kemampuan mengatur waktu, 5) Kepemimpinan, 6) Berfikir kritis, 7) kemampuan berkerja dalam tim.
AL JAMIATUL WASHLIYAH : DALAM SINGKATAN DAN AKRONIM KAJIAN PERSPEKTIF MORFOLOGI Deliani, Susy; Azwar Lubis, M. Syukri; Zulkarnain, Iskandar; Harahap, Muhammad Haekal
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.226-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis singkatan dan akronim yang ada dalam teks Al Jamiatul Washliyah.Pemilihan data dari Teks AL’Washliyah. menarik karena sejak lahir 1930 sampai sekarang singkatan dan Akronim menjadi dinamika proses pembentukan kata yang ada dalam teks Alwashliyah  Focus penelitian ini mengkaji bahwa singkatan dan akronim telah digunakan sejak tahun 1930, tahun berdirinya al jamiatul Washliyah sampai sekarang. Singkatan dan akronim yang fungsinya adalah untuk memudahkan  mengingat kata kata yg Panjang dan keenakan bunyi kata. Singkatan dan akronim  juga merambah ke dalam teks Al’ washliyah.  Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan untuk data yang lebih besar lagi ( penelitian lanjutan / Tahap 2 ) , kajian ini menemukan 40 singkatan dan akronim yang menjadi dinamika struktur setara kata dalam teks Al jamiatul washliyah, baik dari buku buku, artikel dan berbagai web yang ada dalam lingkup Al jamiatul washliyah. Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif yang mengamati data apa adanya.Kajian Morfologi ( pembentukan kata ). Dengan pendekatan Linguistik , yaitu menganalisis suatu struktur Bahasa dalam hal ini singkatan dan akronim. Setelah data terkumpul di klasifikasi berdasarkan struktur bentuk masing masing kategori: yaitu singkatan dan akronim yang merupakan bahagian dari Abreviasi. Hasil dan pembahasan dari kajian ini menemukan adanya singkatan yang telah di pakai sejak berdirinya Al Jamiatul Washliyah pada tahun 1930 yang berfungsi untuk menyingkat kata yang Panjang seperti MIT = Mahtab Islamiyah Tapanuli, dan agar mudah untuk diingat. Serta AL’ Wshliyah merupakan akronim singkatan dari AL jamiatul Washliyah, selain untuk menyingkat juga untuk keenakan bunyi dan mudah di ucapkan . Sedangkan Singkatan dan akronim yang ada akhir akhir ini, seperti BEM  merupakan Badan eksekutif Mahasiswa ( Singkatan ). Dan SIAKAD merupakan Akronim dan singkatan dari   Sistem Informasi Akademik.