Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Los (Length Of Stay) pada Pasien Rawat Inap Zikra, Elza; Syaiful, Dedi; Bakti, Agus Surya
Journal of Nursing Update Vol 3, No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v3i2.5199

Abstract

 Caring merupakan kemampuan perawat dalam merasakan apa yang dirasakan pasien terhadap semua kejadian yang berhubungan dengan pasien, mampu menganalisa dan mengintepretasikan dengan penuh perasaan, dan mampu mengerti apa yang sedang dialami oleh pasien. Tujuan untuk mengetahui Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan LOS (Length Of Stay) Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Bahan dan Metode jenis Penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode Survey Analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Sampel penelitian ini adalah Pasien Rawat Inap dengan pengambilan sampel secara Porposesive Sampling dengan jumlah 89 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Caring Behaviors Inventory (CBI-24) dan kuesioner LOS (Lenght Of Stay). Setelah data terkumpul selanjutnya data diolah dan ditabulasi, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji statistik SPSS 17.0 dengan tingkat kemaknaan p (α) = 0,05. Hasil dari 89 responden di ruang rawat inap, diketahui bahwa responden yang memiliki Perilaku Caring Perawat tertinggi dengan kategori Caring Baik sebanyak 49 responden (55,1%) dan LOS (Length Of Stay) tertinggi yaitu dalam kategori Cepat sebanyak 41 responden (46,1%). Terdapat hubungan antara Perilaku Caring Perawat dengan LOS (Length Of Stay) di Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan, dengan nilai p-value 0,003 atau p-value 0,05. Kesimpulan ada Hubungan Antara Perilaku Caring Perawat Dengan LOS (Length Of Stay) Di Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan.  
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Peningkatan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Syaiful, Dedi; Bakti, Agus Surya
Journal of Nursing Update Vol 3, No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v3i1.5105

Abstract

Diabetes mellitus atau disebut diabetes saja merupakan penyakit gangguan metabolic menahun akibat pangkreas tidak memproduksi cukup insuli atau tubuh tindak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan peningkatan kadar gula darah di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tahun 2020.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes melitus yang berjumlah 112 responden. Pengambilan sample yang digunakan adalah Accidential sampling, pengambilan sampel adalah dengan teknik slovin  yang berjumlah 53 responden. Hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas (Asymp.Sig) tingkat kecemasan adalah 0,005nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2020. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2020. Disarankan kepada pasien penyakit diabetes melitus untuk lebih yakin akan kesembuhan mereka agar, mengurangi tingkat kecemasan agar tidak meningkat kadar gula darah, saran pada tempat penelitian untuk lebih dalam lagi memahami tentang hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. 
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting pada Balita di Puskesmas Glugur Darat Medan Syaiful, Dedi; Raharjo, Yuniati
Journal of Nursing Update Vol 4, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v4i2.5638

Abstract

 Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan kurang gizi yang berlangsung kronis. Penyebab stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh factor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan stunting pada balita Di Puskesmas Glugur Darat Medan Tahun 2022. Bahan dan metode Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Puskesmas Glugur Darat Medan sebanyak 96 responden ibu balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Porposive Sampling, yaitu pengambilan dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang berjumlah 96 responden ibu yang mempunyai balita. Hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan pemberian asi adalah nilai 0,000 nilai sig α 0,05,  nilai signifikan berat badan lahir adalah 0,000 nilai sig α 0,05, dan nilai signifikan status gizi adalah 0,000 nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan pemberian asi, berat badan lahir dan status gizi dengan pencegahan stunting pada balita di Puskesmas Glugur Darat Medan Tahun 2022. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan pemberian asi, berat badan lahir dan status gizi dengan pencegahan stunting pada balita di Puskesmas Glugur Darat Medan.
Hubungan Lingkungan Kerja dengan Produktivitas Perawat di RS Mitra Medika Medan Siregar, Maya Ardilla; Syaiful, Dedi; Mulidan, Mulidan
Journal of Nursing Update Vol 4, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v4i2.5708

Abstract

 Perawat merupakan salah satu unsur penting dalam proses pelayanan kesehatan khususnya dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Pentingnya produktivitas perawat dalam rumah sakit maka perlu diperhatikan selalu dalam meningkatkan produktivitas perawat, meningkatkan produktivitas perawat diantaranya adalah lingkungan kerja. Tujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan kerja dengan produktivitas perawat di RS Mitra Medika Medan Tahun 2021. Bahan dan Metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di RS Mitra Medika yang berjumlah 165 responden, sedangkan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan rumus slovin yaitu sebanyak 62 responden. Data diperoleh menggunakan kuesioner Skala Likert berisi 32 item pertanyaan, analisa data digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat, dengan menggunakan uji Chi-Square α = 0,05. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square memperlihatkan bahwa nilai sinigfikan probabilitas (Asymp. Sing) Lingkungan Kerja adalah 0,003 nilai sing α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan lingkungan kerja dengan produktivitas perawat di RS Mitra Medika Medan Tahun 2021. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan lingkungan kerja dengan produktivitas perawat di RS Mitra Medika Medan Tahun 2021. Kepada perawat diharapkan dapat menjadi acuan untuk memperbaiki produktivitas perawat melalui lingkungan kerja. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aktivitas Fisik Dikalangan Lanjut Usia Dengan Hipertensi Di Klinik Pratama Sunartik Tahun 2024 syaiful, dedi
Journal of Nursing Update Vol 6, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v6i2.6345

Abstract

Aktifitas fisik pada lansia dapat meningkatkan kesehatan, mengurangi risiko beberapa penyakit, serta meningkatka kualitas hidup Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aktivitas Fisik Dikalangan Lanjut Usia Dengan Hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditemukan 79 responden yang menderita hipertensi dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner  Instrumen Penelitian yang digunakan adalah kuesioner International Physical Activity Questionare (IPAQ). Metode analisis yang digunakan adalah Kendall tau. Hasil: Ada hubungan Aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi 0,01, Jenis Kelamin 0,04 Pendidikan 0,03 Kejadian HipertensiResiko Jatuh 0,02  dari faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi, nilai signifikansi 0,01 dan nilai t sebesar 5,887. Kesimpulan: ada hubungan antara  kejadian hipertensi dengan aktivitas lansiaPhysical activity in the elderly can improve health, reduce the risk of several diseases, and improve the quality of life. The aim of this research is to analyze the factors that influence physical activity among the elderly with hypertension. Method: This type of research is quantitative with a descriptive correlation design and uses a cross sectional approach. The sample used in this study found 79 respondents who suffered from hypertension using a total sampling technique. The research instrument for this research is a questionnaire. The research instrument used is the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). The analytical method used is Kendall tau. Results: There is a relationship between physical activity and the incidence of hypertension 0.01, gender 0.04 Education 0.03 incidence of hypertension, risk of falls 0.02 from the most dominant factor influencing the incidence of hypertension, a significance value of 0.01 and a t value of 5.887. Conclusion: there is a relationship between the incidence of hypertension and the activities of the elderly
Hubungan Pola Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Klinik Pratama Millenium Medan Kaban, Ani rahmadhani; syaiful, Dedi
Journal of Nursing Update Vol 3, No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v3i1.5136

Abstract

 Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin secara relatif maupun absolut. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang ikut berperan yang menyebabkan resistensi insulin pada diabetes mellitus. Serta makan secara berlebihan dan melebihi jumlah kadar klori yang dibutuhkan oleh tubuh dapat memicu timbulnya diabetes mellitus. Tujuan penelitian  untuk mengetahui pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di di Klinik Pratama Millenium Medan Tahun 2020. Desain penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus berjumlah 225 responden, sedangkan sampel berjumlah 69 responden. penelitian dilakukan bulan September sampai bulan oktober dan digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengumpulan data dengan kuesioner pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah. Analisis data  dengan  persen uji chi-square univariat dan bivariat α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus (p-value 0,012), ada hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus (p-value 0,018). Kesimpulan dalam penelitian terdapat hubungan antara pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Klinik Pratama Millenium Medan. dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kadar gula darah pada pasein diabetes mellitus, dengan mengunakan lokasi penelitian dan metode penelitian yang berbeda.  
Hubungan Komunikasi Perawat dengan Kepuasan Pasien Post Operasi di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Ngadino, Muflih; Syaiful, Dedi
Journal of Nursing Update Vol 4, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v4i2.5701

Abstract

 Kualitas pelayanan Rumah Sakit dapat  diketahui dari penampilan profesional personil Rumah Sakit, efisiensi dan efektivitas pelayanan serta kepuasan pasien. Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi perawat dalam berinteraksi dengan pasien. Kepuasan pasien merupakan suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sabagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Kepuasan pasien ditentukan oleh keseluruhan pelayanan yang diberikan dalam bentuk keluhan pasien ataupun keluaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi perawat dengan kepuasan pasien post operasi di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik  dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Post operasi yang berjumlah  477 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, yaitu pengambilan untuk suatu tujuan dengan cara menetapkan karakteristik tertentu yang dianggap mewakili populasi, pengambilan sampel adalah dengan teknik slovin yang berjumlah 83 responden. Hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas (Asymp.Sign) Komunikasi perawat 0,002nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan komunikasi perawat dengan kepuasan pasien di RSU Mitra Medika. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan komunikasi perawat dengan pasien post operasi di RSU Mitra Medika Medan Tahun 2021. Untuk perawat disarankan agar mempertahankan komunikasi perawat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu pada pasien post operasi.
Hubungan Efikasi Diri dengan Mekanisme Koping pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Syaiful, Dedi
Journal of Nursing Update Vol 2, No 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v2i1.4818

Abstract

Penyakit DM sering dikenal sebagai penyakit silent killer yang berarti penyakit ini membunuh penderitanya secara diam-diam, Diabetes melitus adalah tidak seimbangnya kadar gula dalam darah karena terjadinya gangguan pada hormon insulin dimana tubuh tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk kebutuhannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping pada pasien diabetes melitus di RS Mitra Medika Medan. Bahan dan Metode; desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes melitus yang berjumlah 112 responden. Pengambilan sample yang digunakan adalah Purposive sampling, yaitu pengambilan sampel untuk suatu tujuan dengan cara menetapkan karakteristik tertentu yang dianggap mewakili populasi, pengambilan sampel adalah dengan teknik Slovin yang berjumlah 53 responden . Hasil; Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas (Asymp.Sig) efikasi diri adalah 0,002nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Mitra Medika. Kesimpulan; menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Mitra Medika Medan. Disarankan kepada pasien penyakit diabetes melitus untuk lebih yakin akan kesembuhan mereka supaya koping stress setiap individu akan menjadi lebih baik, saran pada tempat penelitian untuk lebih dalam lagi memahami tentang hubungan efikasi diri dengan mekanisme koping pada pasien diabetes mellitus.Kata Kunci: Efikasi Diri, Mekanisme Koping, Diabetes Melitus
Kemampuan Pasien Mengelola Cemas dan Dukungan Keluarga sebagai Faktor Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung: Patient's Ability to Manage Anxiety and Family Support as Factors in Improving the Quality of Life of Heart Failure Patients Syaiful, Dedi; Putri Purnamasari; Anggi Hanafiah Syanif
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.164

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan suatu kondisi abnormalitas dari fungsi structural jantung atau sebagai kegagalan jantung dalam mendistribusikan oksigen sesuai dengan yang dibutuhkan untuk proses metabolisme jaringan, meskipun tekanan pengisian normal atau adanya peningkatan tekanan pengisian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji chi-square dengan jumlah 97 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Congestive Heart Failure Terlihat 0,038,Tingkat kecemasan dengan kualitas hidup Congestive Heart Failure Terlihat 0,023, maka dukungan keluarga,tingkat kecemasan, merupakan faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien Congestive Heart Failure. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat faktor faktor yang signifikan antara dukungan keluarga,tingkat kecemasan, dengan kejadian Congestive Heart Failure. Disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dukungan keluarga, tingkat kecemasan, pada pasien Congestive Heart Failure dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda dan lokasi penelitian yang berbeda