Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PKM PENDAMPINGAN PELAYANAN PRIMA RADIOLOGI PADA CALON RADIOGRAFER DI UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Lucky Restyanti Wahyu Utami; Aryadiva Nugrahaning Prayoga; Redha Okta Silfina; Aulia Annisa
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i2.37

Abstract

Pelayanan prima merupakan usaha yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh rasa puas dan kepercayaan dari pelanggan. Hal ini mendorong perusahaan dapat memperlakukan pelanggan dengan baik agar pelanggan merasa diperhatikan. Pelayanan prima merupakan penerapan sikap dan cara yang dilakukan oleh seluruh petugas dalam upaya memberikan pelayanan yang baik dan mempunyai pengaruh yang baik pula . Dalam upaya memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, perlu diperhatikan ketersediaan fasilitas, kecukupan jumlah sumber daya manusia, meningkatkan kenyamanan pasien dan memberikan pelatihan kepada petugas . Penerapan pelayanan prima radiologi yang baik pada saat proses pelayanan, diharapkan akan memberikan rasa puas dan rasa percaya pasien, baik terhadap petugas radiologi, unit Instalasi Radiologi maupun Rumah Sakit. Hal tersebut tentu diharapkan dapat membuat pasien datang kembali lagi saat memerlukan pemeriksaan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman calon radiografer terkait pelayanan prima radiologi sehingga dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, di dapatkan hasil yaitu adanya peningkatan pemahaman pelayanan prima radiologi pada calon radiografer di Universitas Widya Husada Semarang dan pelayanan prima radiologi yang baik dapat diterapkan dengan memperhatikan penampilan, keramahan, perhatian, sikap, tindakan, kenyamanan, tanggung jawab, keterampilan, kemampuan, kecepatan serta ketepatan yang diberikan saat pelayanan di Instalasi Radiologi
PELATIHAN PENGGUNAAN PROCESSING FILM RADIOGRAPHY AUTOMATIC Lucky Restyanti Wahyu Utami; Slamet Utomo; Rose Malinda Andamari Wahyu Utami; Redha Okta Silfina
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa baru program studi radiologi Universitas Widya Husada Semarang dalam pemanfaatan pengolahan film radiografi otomatis. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan memberikan materi berupa ceramah dan praktik langsung. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan film radiografi otomatis sebesar 97,8% dan peningkatan pengetahuan mengenai tahapan pengolahan film radiografi otomatis sebesar 93,5% pada mahasiswa baru program studi radiologi Universitas Widya Husada Semarang memasuki tahun 2024.
EDUKASI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI PENDETEKSIAN AWAL KANKER PAYUDARA BAGI KARYAWATI DAN MAHASISWI Dwi Nugraheny; Asih Pujiastuti; Esa Rengganis; Yuliani Indrianingsih; Anton Setiawan H; Redha Okta Silfina
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i1.8381

Abstract

At present, breast cancer is commonly found among women under 50 years old. This situation may occur due to lifestyle changes, limited knowledge about how to care for breast health, and the lack of early detection habits. One of the easiest methods to detect breast cancer symptoms early is SADARI, or Self-Breast Examination. So far, SADARI education has never been conducted at the Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto. Therefore, this community service activity aims to educate female students and staff at Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto about breast cancer using the SADARI method. This education was carried out through health counseling by medical experts experienced in breast cancer, as well as sharing sessions with breast cancer survivors. Based on the pre-test and post-test results, participants’ knowledge improved from an average of 79.97% to 84.89%. Through this SADARI breast cancer education, it is expected that female students and staff at Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto will become more aware, develop early detection habits, and help prevent future risks, thereby improving recovery chances and reducing disease severity.