Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kelompok Pembudidaya Rumput Laut dalam Implementasi Horizontal Net Menuju Desa Mandiri Bibit di Bungin Permai, Kabupaten Konawe Selatan, Indonesia Ma'ruf Kasim; La Baco Sudia; Asis Bujang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v1i2.12

Abstract

Rumput laut merupakan komoditas penting perairan yang mendukung program Blue ekonomi. Namun demikian, banyak persoalan yang sebenarnya dihadapi oleh petani rumput laut. Salah satu persoalan sangat serius adalah serangan ikan herbivora dan penyu. Serangan hama ini dapat menurunkan produksi hingga 60% dari hasil panen rumput laut.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan satu solusi inovasi berupa alat budidaya rumput laut horizontal net sehingga pembudidaya dapat meningkatkan produksi dan sekaligus membuat ketersediaan bibit rumput laut terus terjaga menuju desa mandiri bibit.  Inovasi horizontal net merupakan inovasi yang lebih murah dan mudah dalam budidaya rumput laut. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Desa Bungin Permai, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Metode kegiatan adalah survei, koordinasi dan pelatihan dan pendampingan penggunaan horizontal net dalam budidaya rumput laut khususnya dalam pemeliharaan bibit unggul. Rumput laut aman terlindungi dan berkembang dengan baik. Horizontal net memberikan hasil yang sangat baik untuk pertumbuhan rumput laut karena tidak lagi diserang oleh hama ikan dan penyu. Kelompok pembudidaya rumput laut merupakan mitra yang sangat baik karena telah melakukan usaha budidaya cukup lama. Hasil kegiatan ini adalah adanya implementasi horinet, sehingga masyarakat mempunyai potensi untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dalam budidaya rumput laut. Kegiatan ini juga adalah budidaya dengan metode horizontal net. Kegiatan ini juga diselaraskan dengan menjalankan IKU dalam program MDKM yaitu mahasiswa belajar dan bekerja di luar kampus serta penggunaan inovasi dosen oleh masyarakat
ANALISIS PEMASARAN RUMPUT LAUT DI DESA AKUNI KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Siti Kadri Yanti Sari; Waode Harliyanti Unga; Citra Ayu Ningsi; Asis Bujang
Journal Publicuho Vol. 7 No. 4 (2024): November - January - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i4.622

Abstract

This research aimed to analyze seaweed marketing in Akuni Village, Tinanggea Sub-district, Konawe Selatan Regency. The study was motivated by the large potential of seaweed in Indonesia, particularly in Akuni Village, where seaweed cultivation is the main livelihood for most residents. The research method used was a survey method with a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis to describe marketing channels and quantitative descriptive analysis to calculate marketing margins and marketing efficiency using marketing margin and farmer's share formulas. The results showed that there was one seaweed marketing channel in Akuni Village, namely from farmers to collectors, then to Makassar. The marketing margin obtained by collectors is Rp. 3,000/Kg. Marketing efficiency is relatively high with a farmer's share value of 83%. In conclusion, the seaweed marketing channel in Akuni Village is quite good and efficient.
Manajemen Kesehatan Ikan yang Dibudidaya di Kolam Batu Desa Kampoh Bunga La Ode Baytul Abidin; Indriyani Nur; Asni Anwar; Hamsah Hamsah; Asis Bujang; La Ode Muhammad Arsal; La Ode Aslin; Sandra Mayang Sari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14103

Abstract

Budidaya ikan dengan sistem kolam kurungan batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Kampoh Bunga, Kabupaten Konawe Utara. Namun, sistem ini memiliki tantangan kesehatan ikan yang cukup tinggi akibat rendahnya penerapan biosekuriti, kurangnya pemahaman terhadap parameter kualitas air, serta minimnya penerapan imunostimulan berbahan alami (fitobiotik). Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam manajemen kesehatan ikan melalui edukasi dan praktik langsung. Kegiatan meliputi penyuluhan biosekuriti dasar, manajemen kualitas air, dan demonstrasi fortifikasi pakan menggunakan fitobiotik melalui metode re-pelleting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pembudidaya terhadap aspek biosekuriti, pengelolaan kualitas air, dan pemanfaatan imunostimulan alami. Peserta juga mampu mempraktikkan fortifikasi pakan secara mandiri menggunakan bahan-bahan lokal.