Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembentukan Karakter dan Penerapan Kesadaran Beragama Peserta didik melalui Pendidikan agama Islam Intan Febriyanti; Wafa Kamila; Mukhlisin Nata Hudin; Sani Safitri; Syarifuddin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4548

Abstract

Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha sadar untuk meningkatkan perilaku individu dan kelompok, penting untuk mengembangkan kualitas dan karakter dalam masyarakat. Di Indonesia, sistem pendidikan menghadapi tantangan dalam mendidik warga negara yang cerdas dalam ranah spiritual, sosial, dan intelektual. Faktor-faktor negatif seperti ketidakjujuran dan kesusilaan menghalangi terwujudnya nilai-nilai Islam yang mempromosikan perdamaian, toleransi, dan demokrasi. Selain itu, perlu ditingkatkan kesadaran beragama sejak usia dini, yang dapat dibina melalui pendidikan Islam. Jenis pendidikan ini memainkan peran strategis dalam pembentukan karakter, dengan menekankan perilaku dan moral positif seperti kesabaran, kerendahan hati, dan pengendalian diri. Pentingnya pendidikan Islam ditegaskan dalam membina kerukunan masyarakat dan meningkatkan pemahaman ajaran agama. Secara keseluruhan, penanaman nilai Islam pada kaum muda sangat penting untuk membentuk pribadi yang tangguh, bermoral kuat, dan mampu memberikan sumbangsih yang positif kepada komunitas, serta menaati prinsip-prinsip moral dan etika.
Strategi Pembelajaran Sejarah Abad 21: Kajian Literatur Irfan Swanto Yusni; Wafa Kamila; Indah Ramadhani; Rani Oktapiani; Syarifuddin Syarifuddin; Sani Safitri
Educational Journal Vol. 1 No. 3 (2026): FEBRUARI-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p2tvmj03

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut strategi pembelajaran sejarah yang menggeser praktik konvensional menuju pembelajaran berpusat pada peserta didik, penguatan keterampilan berpikir historis, serta integrasi teknologi digital dan literasi sumber. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi, membandingkan, dan menganalisis strategi pembelajaran sejarah yang dibahas dalam jurnal ilmiah nasional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) terhadap studi-studi relevan. Hasil kajian menunjukkan konsistensi temuan bahwa model pembelajaran inovatif seperti problem-based learning, project-based learning, diskusi analitis, serta pemanfaatan arsip dan sumber daring berkontribusi pada peningkatan kemampuan analisis, interpretasi sumber, argumentasi historis, dan literasi digital siswa. Namun, implementasi masih dibatasi oleh kompetensi digital guru dan keterbatasan kemampuan evaluasi sumber oleh peserta didik. Implikasi praktisnya meliputi kebutuhan pelatihan guru, penyediaan infrastruktur digital, serta desain pembelajaran yang menekankan literasi sumber dan keterampilan historis
Penerapan Ilmu Sosial Berbasis IPTEK di Kalangan Remaja Wafa Kamila; Syarfira; Irfan Swanto Yusni; Sani Safitri
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3w99qg70

Abstract

Artikel ini membahas penerapan ilmu sosial berbasis IPTEK di kalangan remaja serta dampaknya terhadap pola belajar dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis berbagai referensi terkait implementasi IPTEK dalam pembelajaran ilmu sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan akses terhadap materi pembelajaran, metode pengajaran interaktif, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis di kalangan remaja. Namun, tantangan seperti penyalahgunaan media sosial, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta ada kesenjangan akses terhadap teknologi, yang mana menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi penerapan yang inovatif dan melalui suatu bukti supaya dapat memaksimalkan manfaat IPTEK dalam ilmu sosial, seperti penguatan kelembagaan pendidikan, kolaborasi antar lembaga, serta inovasi dalam metode pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan IPTEK dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk kalangan remaja yang adaptif dan bisa berfikir kritis dalam menghadapi tantangan global.
A Systematic Literature Review of the Development of Technology-Based History Learning (2022–2026) Wafa Kamila; Indah Ramadani; Irfan Swanto Yusni; Syarifuddin Syarifuddin; Rani Oktapiani
Jurnal Profesi Keguruan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v12i1.51841

Abstract

This study aims to analyze the development of research on technology-based history learning through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study was conducted following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines by reviewing 93 articles indexed in the Scopus database published between 2022 and 2026. The data were analyzed using VOSviewer software to map research trends, country distribution, institutional affiliations, journals, authors, and keyword occurrences in the field of history learning. The findings indicate that publications on technology-based history learning have increased significantly, reaching their peak in 2025, with Indonesia emerging as the leading contributor. The most frequently occurring keywords include history learning, history education, historical thinking, and e-learning. Furthermore, the study reveals that the integration of technology into history learning has a positive impact on enhancing student engagement, critical thinking skills, and instructional innovation. These findings are expected to serve as a valuable reference for future research and the development of technology-based history learning practices. In conclusion, technology-based history learning has demonstrated increasingly strong development as a relevant field of study in contemporary education. The integration of technology not only enriches history teaching strategies but also has the potential to improve learning quality by strengthening students' engagement in historical thinking and fostering pedagogical innovation. Therefore, further research is needed to expand investigations into diverse contexts, methodologies, and technological applications in history learning.