Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Science Literacy and Healthy Living as Determinants of Family Health within the Household Ecology Framework Ichwan; Mudayat
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12679

Abstract

This study examines how science literacy and healthy living behaviors jointly shape family health within a household ecology framework. Using a non‐experimental, cross-sectional design, we surveyed 40 mothers from an urban area in western Indonesia. Validated questionnaires (CVI = 0.86; Cronbach’s α ≥ 0.70) measured science literacy, healthy living, and family health. Data were analyzed with Pearson’s correlations and multiple linear regression after meeting parametric assumptions (Shapiro–Wilk p > 0.05; VIF = 1.54; Durbin–Watson = 1.85; no heteroscedasticity). Correlations were positive and significant: science literacy with family health (r = 0.65, p < 0.01), healthy living with family health (r = 0.70, p < 0.01), and science literacy with healthy living (r = 0.58, p < 0.01). The regression model was significant, F(2,37) = 18.45, p < 0.001, explaining 50% of the variance in family health (R² = 0.50). Both predictors contributed uniquely (β_science literacy = 0.35, p = 0.007; β_healthy living = 0.45, p = 0.001), with healthy living showing the stronger effect. Findings underscore that strengthening science literacy is necessary but insufficient unless translated into day-to-day healthy practices. We recommend community-based programs that couple non-formal science education with practice-oriented training (nutrition, sanitation, household hygiene). Future studies should employ larger, longitudinal samples and incorporate socio-economic and environmental covariates.
Pengembangan Model Hybrid Berbasis Video Taktikal untuk Pemahaman Strategi Bola Voli Siswa SMP di Lampung Mudayat; Ahmad Syaikhu; Mualimin; Sariyani; Imam Syafi'i
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1715

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital dalam pendidikan abad ke-21 semakin meningkat seiring transformasi teknologi, namun efektivitasnya terhadap hasil belajar siswa masih menjadi isu penting yang memerlukan kajian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran digital terhadap hasil belajar siswa, mengidentifikasi pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran digital, serta mengintegrasikan temuan kuantitatif dan kualitatif dalam satu kesimpulan yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner skala Likert dari 300 siswa SMP di Provinsi Lampung dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan pembelajaran digital dan kualitas interaksi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 62%. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa pembelajaran digital memberikan fleksibilitas dalam belajar, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan interaksi langsung dan perbedaan literasi digital siswa. Integrasi hasil menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kualitas interaksi pedagogis dan kesiapan pengguna. Kesimpulannya, pembelajaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada faktor interaksi dan literasi digital, sehingga diperlukan penguatan strategi pembelajaran dan pengembangan kompetensi digital secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR DL-ECO UNTUK PEMULIHAN PASCABENCANA SISWA SEKOLAH DASAR Mudayat; A. A. Ketut Budiastra; Dede Dwiasyah; Karisda; Siti Julaeha; Andayani; Isti Rokhiyah
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 3 No. 3 (2026): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v3i3.1499

Abstract

Tingginya risiko bencana di Indonesia berdampak pada penurunan kondisi fisik dan psikososial siswa sekolah dasar, sementara model pendidikan jasmani responsif bencana yang terintegrasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Gerak Dasar berbasis Deep Learning dan Ecopedagogy (DL-Eco) sebagai intervensi pemulihan holistik pascabencana. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan kerangka ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi model dilakukan oleh lima ahli menggunakan Aiken’s V, sedangkan efektivitas dirancang melalui desain quasi-eksperimental pada siswa sekolah dasar terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model DL-Eco memiliki validitas tinggi (Aiken’s V = 0,81–0,93) dan mengintegrasikan empat fase pembelajaran: orientasi pengalaman, eksplorasi gerak, refleksi bermakna, dan aksi ekologis. Model ini berpotensi mendukung peningkatan keterampilan gerak dasar, kebugaran fisik, resiliensi, dan kesejahteraan psikososial siswa. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas model secara longitudinal pada konteks kebencanaan yang lebih luas.