Totok Apriyanto
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISA TIGKAT KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN PADA JALAN PAHLAWAN KOTA SEMARANG Muhammad Alwi Hasan; Ahmad Yusuf Effendi; Totok Apriyanto; Khoirudin Fakhri
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.690

Abstract

Jalur pedestrian merupakan infrastruktur penting dalam mendukung mobilitas masyarakat urban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan jalur pedestrian di Jalan Pahlawan Kota Semarang berdasarkan kondisi fisik, fasilitas pendukung, dan persepsi pengguna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada pejalan kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur pedestrian di Jalan Pahlawan memperoleh nilai kenyamanan rata rata 83% (kategori sangat nyaman. Faktor yang mempengaruhi kenyamanan meliputi lebar jalur, penerangan, keberadaan elemen penunjang, dan hambatan fisik. Studi ini memberikan rekomendasi bagi peningkatan kualitas pedestrian yang inklusif dan berkelanjutan.
Perencanaan Bangunan Bawah Jembatan Gantung Untuk Pejalan Kaki Bentang 60 Meter (Studi Kasus: Jembatan Gantung Jatirunggo, Kec. Pringapus, Kab. Semarang) Achmad Heriyanto; Totok Apriyanto; Agung Hari Wibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.803

Abstract

Jembatan gantung merupakan salah satu tipe jembatan yang menggunakan kabel baja (wirerope) sebagai elemen utama pemikul beban lalu lintas dan berat sendiri. Penelitian ini berfokus pada perencanaan ulang (redesain) bangunan bawah Jembatan Gantung Jatirunggo, Kabupaten Semarang, dengan bentang utama 60 meter. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengumpulan data geoteknik, analisis pembebanan sesuai SNI 1726:2019, serta perhitungan struktur blok angkur dan pylon menggunakan bantuan perangkat lunak spreadsheet excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain blok angkur dan kaki pylon mampu menahan kombinasi beban mati, hidup, angin, serta gempa dengan faktor keamanan yang memenuhi standar. Penurunan yang terjadi pada pylon tercatat hanya 0,867 mm dan pada blok angkur 0,475 mm, masih dalam batas aman. Kapasitas struktur meningkat hingga 150% dibanding desain awal, dengan umur layan yang lebih panjang.
STUDI KOMPARATIF JENIS FONDASI YANG OPTIMAL UNTUK PERENCANAAN GEDUNG REKTORAT UNDARIS DENGAN KONDISI TANAH BERDASARKAN HASIL UJI SONDIR Muhammad Berry Tan Junior; Muh Alhadad Saputro; Totok Apriyanto; Agung Hari Wibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.687

Abstract

Darul Ulum Islamic Centre Sudirman University is planning to add a rectorate building which is expected to support all important activities and events related to the management and development of the university. In this study, the authors identified soil types and compared soil bearing capacity and land subsidence using data from the static cone penetration test (CPT) or sondir test. From the results of the analysis of the bearing capacity and settlement, it was obtained that on a shallow foundation (footplate) with a size of 1,8 x 1,8 m, thickness (hc) 0,4 m, depth 1,5 m, with a bearing capacity of 91,585 ton and settlement of 0,07675 mm in Terzaghi method and 87,110 ton and settlement 0,07671 mm in Meyerhoff method. Meanwhile, for deep foundation (borepile) with a diameter 40 cm and a depth of 9 m, the value of single pile capacity is 25,040 ton, and of the pile group bearing capacity is 75,897 ton and the single pile settlement is 0,06874 cm the pile group settlement is 0,15371 cm in the Meyerhoff method, and for the Schmertman and Nottingham method, the single pile bearing capacity is 23,181 ton and the pile group is 70,264 ton, the single pile settlement is 0,06294 cm and the pile group is 0,14297 cm.
Pengaruh Penambahan Fiberglass Terhadap Kuat Tekan Beton (Studi Kasus Beton K-225) Bahrul Huda Bagus Satrio; Prada Setiaji; Totok Apriyanto; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.700

Abstract

Beton memiliki berbagai macam keunggulan seperti harga relatif terjangkau kemudahan dalam proses pengerjaan dan perawatan, kekuatan yang tinggi, serta kemampuan untuk dapat dibentuk. Beton merupakan salah satu material utama yang sering digunakan dalam pembangunan bidang kontruksi seperti gedung, jalan, jembatan, dan lain sebagainya. Seiring berkembangan zaman terdapat banyak inovasi yang dapat digunakan pada beton salah satunya dengan menggunakan serat fiberglass. Fiberglass merupakan produk yang sangat serbaguna yang dapat dibuat dari kaca murni atau daur ulang yang diubah menjadi serat tipis yang berukuran diameter mulai dari 0,005 mm hingga 0,01 mm. dalam penelitian ini serat fiberglass sebagai bahan tambah yang diterapkan mencakup 3 variasi yaitu 0% ;0,4% ;0,8%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan akibat penambahan serat fiberglass pada kuat tekan beton. Benda uji dalam penelitian menggunakan silinder berukuran 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 18 sampel dengan umur beton konversi 28 hari. Perhitungan perencanaan campuran beton mengacu pada Proyek Pembangunan Gedung sabhara polres termanggung dengan kuat rencana 18,67 MPa. Hasil penelitian ini menunjukan nilai rata-rata kuat tekan beton dengan penambahan fiberglass sebanyak 0%, 0,4%, 0,8% dengan nilai kuat tekan rata-rata yang didapat dari perhitungan nilai konversi ke umur 28 hari secara berurutan sebesar 19,45 MPa, 17,04 MPa, dan 14,95 MPa.
Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Material Pembuatan Paving Block Galang Eko Prakosa; Alvino Fikri Maulana; Totok Apriyanto; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.800

Abstract

Paving block berbahan limbah plastik sekarang ini banyak digunakan sebagai pekerasan jalan dikarenakan masalah sampah plastik semakin meningkat seiring bertambahnya hari terutama plastic jenis LDPE dan PP, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan tekan paving block dan permabilitas paving block yang terbuat dari campuran limbah plastik berjenis LDPE dan PP, Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak penambahan Plastik berjenis LDPE dan PP pada pencampuran paving block akan menghasilkan kualitas kuat tekan yang besar serta permabilitas yang kecil dikarenakan rongga pada paving block semakin tertutup dengan pencampuran plastik. Bentuk yang akan kami teliti adalah paving block berbentuk balok dengan ukuran Panjang 21 cm x Lebar 11 cm x Tinggi 6 cm dengan pembuatan alat benda uji menggunakan mesin press. Kami membuat 2 macam benda uji dengan campuran benda uji A yaitu pasir 80% : 20% plastik dan benda uji B dengan pasir 90% : 10% plastik. Untuk benda uji dengan variasi campuran tersebut tidak memenuhi persyaratan SNI 03-0691-1996 dikarenakan mutu yang dihasilkan sangat rendah dan tidak masuk dalam klasifikasi SNI. Nilai kuat tekan yang terbaik pada benda uji ini ditemukan pada umur rencana 28 hari setelah pembuatan, kuat tekan tertinggi mencapai 2,5 Ton atau setara 1,082 MPa.
Analisis Desain Rekonstruksi Jalan Simpang 3 Tol Pejagan - Batas Kabupaten Tegal / Brebes KM. PKL. 107+865 s/d 110+950 Agus Prasetyo; Jehan Adi Pradana; Totok Apriyanto; Agung Hari Wibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.801

Abstract

Kondisi volume lalu lintas setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan banyaknya penggunaan pribadi dibandingkan moda transportasi umum. Namun hal ini tidak diimbangi dengan adanya peningkatan kapasitas maupun kualitas jalan raya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi geometri eksisting kinerja dan kinerja lalu lintas Jalan Simpang 3 Tol Pejagan- Batas Kabupaten Tegal/Brebes, serta merencanakan perbaikan kualitas struktur perkerasan jalan raya. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari Tim Inti Perencanaan Dan Pengawasan Teknis Jalan Dan Jembatan Provinsi Jawa Tengah dan juga pihak ketiga. Data-data yang diperoleh adalah Data Lalu Lintas Harian Tahunan (LHRT), Data Hasil penyelidikan tanah, Data Gambar Kerja. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis data lalu lintas eksisting dan analisis kondisi tanah dengan metode Bina Marga MDP 2024 yang kemudian dikonfirmasi dengan metode AASHTO 1993. Selanjutnya dari perhitungan tersebut didapat rekomendasi desain rekonstruksi berupa perkerasan lentur.