Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran terpadu dengan pendekatan Deep Learning dalam mendukung pengembangan karakter, literasi, dan numerasi siswa kelas III SDN 143 Inpres Leko. Pendekatan Deep Learning diterapkan melalui prinsip meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dengan kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan berkaitan dengan kehidupan nyata siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Prosedur penelitian mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran terpadu Bahasa Indonesia dan Matematika bertema kebersihan lingkungan sekolah, yang meliputi membaca teks, pengamatan lingkungan, pengolahan data, diskusi, presentasi, dan pembuatan poster atau slogan. Subjek penelitian meliputi 1 kepala sekolah, 1 guru kelas, dan siswa kelas III, sedangkan objek penelitian adalah implementasi pembelajaran terpadu dengan pendekatan Deep Learning terhadap karakter, literasi, dan numerasi siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa mencapai 87,5% dengan kategori sangat baik melalui sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, dan rasa ingin tahu. Kemampuan literasi mencapai 81,25% dengan kategori sangat baik, yang terlihat dari kemampuan membaca dan memahami teks, menemukan informasi penting dan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan, serta menyampaikan hasil pengamatan. Kemampuan numerasi mencapai 81,25% dengan kategori sangat baik melalui kegiatan mengidentifikasi dan mencatat data, menghitung, membandingkan data, membuat diagram batang, dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan sekolah. Dengan demikian, pembelajaran terpadu dengan pendekatan Deep Learning dapat mendukung perkembangan karakter, literasi, dan numerasi siswa melalui pengalaman belajar yang bermakna, aktif, kontekstual, dan menyenangkan.