Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Mediasi Risk Perception antara Behavioral Bias dan Investor Investment Decisions Durrotun Nabilah; Syam Widia
Unnes Business Quarterly Vol. 1 No. 1 (2025): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh disposition effect, herding bias, blue chip stock bias, dan overconfidence bias terhadap keputusan investasi melalui mediasi risk perception berdasarkan perspektif Behavioral Finance Theory. Studi dilakukan pada investor Generasi Z di Jawa Tengah menggunakan metode kuantitatif dengan 151 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS menunjukkan temuan penting: seluruh behavioral bias berpengaruh signifikan terhadap risk perception, yang kemudian secara signifikan memengaruhi keputusan investasi. Lebih lanjut, risk perception berperan sebagai mediator penuh yang signifikan dalam hubungan antara semua behavioral bias dengan keputusan investasi. Temuan ini mengungkap mekanisme penting di mana investor Generasi Z memproses berbagai bias perilaku melalui persepsi risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan Behavioral Finance Theory dan implikasi praktis bagi pengembangan strategi investasi yang lebih efektif untuk generasi muda. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang dapat memoderasi atau memediasi hubungan antara behavioral bias dan keputusan investasi.
Peran Gender Diversity dalam Memoderasi Hubungan Konsentrasi Kepemilikan terhadap Profitabilitas Perusahaan Bela Noor Azizah; Syam Widia
Unnes Business Quarterly Vol. 2 No. 2 (2026): UNNES BUSINESS QUARTERLY
Publisher : Unnes Business Quarterly

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk menguji pengaruh konsentrasi kepemilikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan gender diversity sebagai moderasi dalam perspektif teori keagenan (agency theory). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan tahunan di situs resmi Bursa Efek Indonesia serta laman resmi masing-masing perusahaan. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 95 perusahaan dengan total 475 unit observasi selama masa penelitian. Metode analisis data menggunakan regresi data panel dan moderated regression analyis (MRA) dengan bantuan software EViews 13. Hasil  penelitian menunjukkan konsentrasi kepemilikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, serta gender diversity tidak terbukti melemahkan pengaruh negatif konsentrasi kepemilikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini mengungkap mekanisme penting bagi pembuat kebijakan perusahaan agar selalu mengevaluasi dan membuat regulasi yang lebih ketat untuk menjamin tata kelola perusahaan yang transparan dan melindungi hak-hak pemegang saham. Analisis lebih lanjut menyarankan untuk mengeksplorasi pengukuran gender diversity dengan melihat proporsinya agar dapat mempengaruhi konsentrasi kepemilikan dan profitabilitas perusahaan. 
GASTRODIPLOMASI OLAHAN IKAN BANDENG SEBAGAI UPAYA PENGUATAN RESILIENSI UMKM KABUPATEN PATI Syam Widia; Sus Widayani; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Moch Faizal Rachmadi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i4.10799

Abstract

Ikan bandeng mengandung berbagai macam kandungan gizi seperti protein, vitamin B1, B2, B3, B6 dan B12, asam lemak Omega 3 dan mineral. Ikan bandeng dapat diolah menjadi berbagai macam bentuk produk atau sering disebut dengan diversifikasi olahan pangan. Oleh karena itu, optimalisasi olahan pangan ikan bandeng harus dilakukan secara terintegrasi, berkesinambungan dan berkelanjutan. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjadikan ikan bandeng sebagi media diplomasi kuliner yang menjadi ciri khas/landmark Kabupaten Pati. Kabupaten Pati memiliki potensi perikanan bandeng yang besar. Produksi ikan bandeng di Kabupaten Pati pada tahun 2024 menduduki peringkat ke-2 yaitu sebanyak 445 ton. Disamping itu, Kabupaten Pati juga menempati urutan pertama penghasil produk perikanan budidaya tambak terbanyak di Provinsi Jawa Tengah. Meskipun demikian, masih banyak berbagai kendala dan permasalahan yang ditemui diantaranya seperti minimnya optimalisasi teknologi, kapabilitas, kreativitas dan daya inovasi masyarakat masih rendah. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Teknologi dan inovasi yang diterapkan diantaranya adalah implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG) panci presto dan continuous sealer untuk menunjang produksi pasca panen ikan bandeng. Kemudian ada juga pendampingan pembuatan kemasan dan pemasaran digital. Pelatihan diversifikasi produk ikan bandeng menjadi fish roll, pizza bandeng dan nugget bandeng