Saeful Amin
Program Studi S1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perbandingan Aktivitas Senyawa Bahan Alam terhadap Enzim Mpro Sars-Cov-2: Studi Literatur Berdasarkan Pendekatan In Silico Saeful Amin; Sindi Oktaviani; Fahmi Ramdlani; Rifqi Nabil Athollah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.189

Abstract

COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 telah menjadi masalah kesehatan global sejak akhir 2019. Salah satu target utama dalam pengembangan terapi antivirus adalah enzim Main Protease (Mpro), yang berperan penting dalam replikasi dan transkripsi virus. Studi berbasis in silico telah digunakan secara luas dalam pencarian senyawa bahan alam yang berpotensi sebagai inhibitor Mpro karena pendekatan ini hemat biaya, efisien, dan dapat memprediksi afinitas senyawa terhadap target molekul secara cepat. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan potensi senyawa bahan alam dari dua studi berbeda sebagai inhibitor Mpro SARS-CoV-2 berdasarkan pendekatan molecular docking, guna mengevaluasi senyawa yang paling menjanjikan dalam pengembangan antivirus berbasis bahan alam. Tinjauan ini menganalisis dua sumber data utama. Studi pertama mengevaluasi sepuluh senyawa bahan alam, termasuk asam maslinat dan luteolin-7-galaktosida, melalui simulasi molecular docking terhadap Mpro (PDB ID: 6LU7). Studi kedua mengevaluasi 46 senyawa aktif dari tanaman Andrographis paniculata (sambiloto), termasuk andrographolide dan turunannya, menggunakan berbagai teknik komputasi seperti PASS prediction, molecular docking, dan ADMET profiling. Asam maslinat menunjukkan nilai energi bebas Gibbs sebesar -8,73 kcal/mol dan konstanta inhibisi (Ki) sebesar 0,40 µM, mengindikasikan afinitas tinggi terhadap Mpro.
Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Obat Antikanker: Pendekatan Komputasi, Evaluasi StrukturAktivitas, Dan Eksplorasi Senyawa Alam Saeful Amin; Ika Indriani Putri; Risma Widiyanti; Nadila Amanda NR
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.206

Abstract

Kimia medisinal memainkan peran penting dalam pengembangan obat antikanker melalui sintesis senyawa baru, pendekatan berbasis struktur, dan eksplorasi sumber alam. Studi ini mengulas pemanfaatan pendekatan komputasi (in silico), sintesis senyawa baru berbasis struktur kimia, serta pemanfaatan senyawa bioaktif alami. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur dan analisis eksperimental. Hasil menunjukkan bahwa senyawa seperti 1-(4-tertbutilbenzoiloksi)urea memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih tinggi dibanding hidroksiurea (IC50 = 59,15 µg/ml. vs. 430,21 µg/mL). Teknik seperti QSAR, molecular docking, serta prediksi ADMET mempercepat optimasi dan validasi senyawa kandidat. Senyawa dari Babandotan dan Belimbing Wuluh juga menunjukkan potensi tinggi sebagai agen antikanker. Studi ini menegaskan urgensi integrasi kimia medisinal komputasi dan eksperimental dalam penemuan terapi kanker yang efektif dan aman
Tinjauan Kimia Medisinal pada Obat Golongan Antidepresan (Review of Medicinal Chemistry in Antidepressant Drug Class) Saeful Amin; Lusi Paujiah; Ririn Seryarini; Widya Agustriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.231

Abstract

Gangguan kecemasan dan depresi merupakan masalah kesehatan mental yang semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Prevalensi depresi pada remaja mencapai 6,2%, dengan faktor penyebab seperti bullying dan tekanan psikososial. Pengobatan yang efektif sangat penting untuk mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Obat psikotropika, termasuk antidepresan dan ansiolitik, berperan penting dalam terapi ini. Ilmu kimia medisinal mempelajari struktur dan mekanisme kerja obat, memungkinkan pengembangan terapi yang lebih aman dan efektif. Artikel ini mengkaji peran kimia medisinal dalam pengembangan obat psikotropika, fokus pada mekanisme kerja molekuler, serta hubungan antara struktur senyawa dan respons farmakologis. Dengan pendekatan multidisipliner, diharapkan dapat meningkatkan hasil pengobatan bagi pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi.