Saeful Amin
Program Studi S1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Program Penyuluhan dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang DBD Saeful Amin; Shefila Ghassani; Nazwa Lutfia Maulida; Alma Amalia Ainunisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.172

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia sehingga diperlukan adanya program edukasi masyarakat yang efektif untuk menanggulanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan dari program penyuluhan kesehatan guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD di wilayah Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental, dengan penilaian sebelum dan sesudah intervensi dilakukan di antara peserta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan rata-rata sebesar 24,43% setelah pelaksanaan intervensi. Temuan ini membuktikan bahwa upaya edukatif terstruktur dapat secara substansial memperbaiki kesadaran serta pemahaman publik mengenai langkah-langkah pencegahan DBD. Penelitian ini menekankan peran penting pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat dalam mengurangi wabah dengue.
(Literature Review: Pendekatan In Silico Potensi Senyawa dalam Daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai Kandidat Antidiabetes Saeful Amin; Mila Aulia; Puteri Tita Anjani; Dhea Nova Leandra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.174

Abstract

Diabetes mellitus telah menjadi krisis kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan, dengan proyeksi International Diabetes Federation menunjukkan akan terdapat 783 juta penduduk dewasa yang mengalami diabetes pada tahun 2045. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan solusi alternatif penanganan diabetes yang efektif, ekonomis, dan memiliki efek samping minimal. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi potensi senyawa dalam daun Moringa oleifera sebagai kandidat antidiabetes melalui pendekatan in silico dengan metode systematic literature review menggunakan protokol PRISMA. Metode penelitian dilakukan melalui pencarian komprehensif pada database elektronik seperti PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar. Penelitian menggunakan kriteria inklusi meliputi artikel penelitian original berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan antara 2020-2024, dengan fokus pada pendekatan in silico terhadap senyawa Moringa oleifera dan analisis molekuler terkait antidiabetes. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa daun Moringa oleifera mengandung 41 senyawa bioaktif dengan potensi antidiabetes yang signifikan. Lima senyawa utama seperti chlorogenic acid, rhamnetin, quercetin, ellagic acid, dan apigenin menunjukkan mekanisme molekuler kompleks dalam menghambat enzim kunci diabetes, seperti DPP-IV, α-glukosidase, dan berinteraksi dengan reseptor insulin tyrosine kinase. Studi in silico membuktikan beberapa senyawa memiliki afinitas ikatan yang lebih baik dibandingkan obat konvensional. Kesimpulan penelitian menunjukkan potensi luar biasa daun Moringa oleifera sebagai kandidat terapi alternatif diabetes mellitus. Disarankan dilakukan serangkaian penelitian lanjutan, termasuk validasi eksperimental, uji in vitro dan in vivo, serta studi klinis fase awal untuk mengoptimalkan pengembangan intervensi terapi berbasis senyawa daun kelor.
Aktivitas Antikanker Senyawa N-Etil-N-Feniltiourea Secara In Silico dan In Vitro Pada Sel Kanker Payudara T47d dan Selektivitasnya pada Sel Normal Vero Saeful Amin; Ayu Wulandari; Indika Niktar; Erez Widya Wati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.175

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan tingkat kejadian dan angka kematian tertinggi pada perempuan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Upaya pencarian senyawa antikanker baru terus dilakukan untuk mendapatkan terapi yang lebih efektif dan selektif. Salah satu senyawa turunan tiourea, yaitu N-etil-N-feniltiourea, telah diketahui memiliki potensi aktivitas biologis yang menjanjikan, termasuk aktivitas antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antikanker senyawa N-etil-N-feniltiourea terhadap sel kanker payudara T47D serta menguji selektivitasnya terhadap sel normal Vero. Metode yang digunakan meliputi pendekatan in silico untuk memprediksi interaksi molekul dengan target protein kanker serta uji in vitro menggunakan kultur sel. Hasil uji in silico menunjukkan afinitas ikatan yang baik antara N-etil-N-feniltiourea dengan protein target terkait kanker. Sementara itu, hasil in vitro menunjukkan bahwa senyawa ini mampu menghambat pertumbuhan sel T47D dengan nilai IC₅₀ yang menunjukkan potensi kuat, serta memiliki toksisitas rendah terhadap sel normal Vero. Temuan ini menunjukkan bahwa N-etil-N-feniltiourea berpotensi dikembangkan sebagai agen kemoterapi yang selektif terhadap sel kanker.
Eksplorasi Molekuler Docking Senyawa Antivirus terhadap Target Protein SARS-CoV-2: Peran Umifenovir sebagai Kandidat Terapeutik dalam Kimia Medisinal COVID-19 Saeful Amin; Mawar Andini; Andris Alfarizi; Dimas Wahyu Pratomo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa antivirus, khususnya umifenovir, sebagai kandidat terapeutik melawan SARS-CoV-2 melalui pendekatan molekuler docking terhadap protein target PLpro dan Nsp10. Review ini menganalisis 20 jurnal ilmiah yang diterbitkan antara 2020-2023, dikumpulkan dari database seperti PubMed dan ScienceDirect dengan kata kunci "molecular docking", "SARS-CoV-2", dan "umifenovir". Data binding affinity, stabilitas interaksi dari simulasi dinamika molekuler, dan interaksi kunci diekstraksi menggunakan perangkat lunak seperti AutoDock dan Discovery Studio Visualizer. Hasil menunjukkan bahwa umifenovir memiliki binding affinity tertinggi terhadap PLpro (-8.5 hingga -8.7 kcal/mol) dan Nsp10 (-6.8 hingga -6.9 kcal/mol), mengungguli senyawa lain seperti ritonavir dan remdesivir. Stabilitas kompleks umifenovir dengan PLpro dan Nsp10, dengan RMSD di bawah 2 Å selama simulasi 100-150 ns, menegaskan potensinya sebagai inhibitor ganda. Interaksi utama melibatkan ikatan hidrogen pada ASP-165 (PLpro) dan Asn B:4293 (Nsp10), serta kontak hidrofobik pada TYR-265 dan Lys B:4296. Profil ADMET yang baik mendukung umifenovir sebagai kandidat repurposing untuk COVID-19. Penelitian ini menyarankan uji praklinis lebih lanjut untuk memvalidasi efikasinya dalam kimia medisinal.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Cabai Merah ( Capsicum Annum L. ) Menggunakan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) Saeful Amin; Muhammad Zainal Muttaqin; Yesita Yumna Nabila; Reti Meyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan pada cabai merah (Capsicum annuum) menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Cabai merah diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti vitamin C, flavonoid, dan karotenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Ekstrak cabai merah diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak cabai merah memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan dengan nilai IC50 sebesar 45,2 µg/mL, Cabai merah dimaserasi dengan etanol 70 % dan diperoleh rendemen ekstrak 15 % bahwa dari 30 g simplisia cabai merah ,dihasilkan 45 g ekstrak kental.mununjukan . mengindikasikan potensinya sebagai sumber antioksidan alami. Temuan ini mendukung pemanfaatan cabai merah dalam industri pangan dan kesehatan.
Kajian Metabolit Sekunder Batang Bajakah (Spatholobus Littorisalis Hassk.) dan Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Obat Herbal Antikanker Payudara Serta Antioksidan Saeful Amin; Tasya Agustina; Mutiara Agustin; Sabrina Putriansyah Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.178

Abstract

Tumbuhan Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi obat tradisional, dimana tanaman bajakah ini memiliki bioaktivitas sebagai penyembuh luka, antibakteri, antikanker dan antioksidan. Aktivitas tersebut disebabkan oleh kandungan kimia yang terdapat di dalam tanaman tersebut. Faktor lingkungan dapat berpengaruh terhadap metabolit sekunder yang terdapat dalam suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia (metabolit skunder) secara kualitatif yang terdapat didalam batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) Bangka Belitung dengan menggunakan skrining fitokimia. Skrining fitokimia yang dilakukan meliputi identifikasi alkaloid, fenol hidrokuinon/tanin, flavonoid, saponin dan steroid. Hasil skrining fitokimia menunjukkan hasil reaksi beberapa pereaksi uji bahwa ekstrak etanol batang bajakah mengandung golongan senyawa alkaloid, fenol hidrokuinon/tanin, dan flavonoid. Tetapi pada senyawa saponin dan steroid tidak ditemukan pada ekstrak batang bajakah Bangka Belitung. Pengujian ekstrak etanol batang bajakah menghasilkan senyawa aktif fenolik, alkaloid dan flavonoid. Sehingga batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) asal Bangka Belitung memiliki potensi bioaktivitas sebagai antikanker payudara dan antioksidan.
Evolusi Kimia Medisinal Pendekatan Berbasis Alam Dalam Penemuan Obat: Tinjauan Kimia Medisinal Saeful Amin; Siti Nurlaelatu Syarifah; Nazara Illavana; Amadita Jacinda Diva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.179

Abstract

Modifikasi struktur senyawa alami merupakan strategi penting untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan obat. Penelitian menunjukkan bahwa modifikasi kimia pada senyawa terpenoid dapat meningkatkan potensi antimikroba. Uji bioaktivitas senyawa alami yang diisolasi dan dimodifikasi menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam berbagai aplikasi klinis, termasuk aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan. Penelitian ini menyoroti pentingnya eksplorasi senyawa alami dari berbagai sumber, seperti tanaman dan mikroorganisme, serta inovasi dalam teknik ekstraksi dan modifikasi untuk pengembangan obat baru. Meskipun tantangan dalam isolasi dan karakterisasi senyawa alami masih ada, kolaborasi multidisiplin sangat penting untuk mempercepat penemuan obat berbasis alam.
Desain Senyawa Alami dari Daun Sirih sebagai Kandidat Obat Antikanker Berdasarkan Pendekatan Kimia Medisinal Saeful Amin; Tiwi Nuraeni; Fika Fahrun Nisa; Aliifah Khoirunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.186

Abstract

Daun sirih (Piper betle L.) dikenal luas dalam pengobatan tradisional Indonesia dan memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk merancang senyawa turunan dari komponen aktif daun sirih sebagai kandidat obat antikanker dengan pendekatan kimia medisinal. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka terkait senyawa aktif utama seperti eugenol, kavikol, dan hidroksikavikol, serta pemodelan struktur berdasarkan struktur-aktivitas (SAR) dan hubungan kuantitatif struktur-aktivitas (QSAR). Selain itu, dilakukan simulasi docking molekuler terhadap target protein kanker tertentu, seperti reseptor tirosin kinase dan p53, guna memprediksi afinitas ikatan dan potensi aktivitas biologis. Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa turunan senyawa dari daun sirih memiliki afinitas yang kuat terhadap target protein, menunjukkan potensi sebagai inhibitor kanker yang selektif. Studi ini memberikan dasar awal bagi pengembangan senyawa antikanker berbasis bahan alam dan menegaskan peran penting pendekatan kimia medisinal dalam proses penemuan obat.
Potensi Bioaktif Flavonoid dalam Tanaman Herbal: Kajian Literatur Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Cengkeh dan Daun Salam Saeful Amin; Alya Auliya Ismail; Della Andriani; Nimas Ayu Kencana Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dan daun salam (Syzygium polyanthum). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kadar flavonoid total ditentukan menggunakan metode kolorimetri dengan standar kuersetin, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) untuk mengukur kemampuan penangkapan radikal bebas yang dinyatakan sebagai nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun cengkeh memiliki kadar flavonoid total sebesar 206,447 mgQE/g dengan nilai IC50 3,026 µg/mL, sedangkan ekstrak etanol daun salam memiliki kadar flavonoid total sebesar 165,658 mgQE/g dengan nilai IC50 3,555 µg/mL. Nilai IC50 yang diperoleh dari kedua sampel menunjukkan kategori aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Terdapat korelasi positif antara kadar flavonoid total dengan kemampuan antioksidan ekstrak. Dengan demikian, daun cengkeh menunjukkan potensi yang lebih tinggi sebagai sumber antioksidan alami dibandingkan daun salam.
Analisis Kandungan Minyak Atsiri Jahe (Zingiberis Officinalis Rhizoma) Menggunakan Kromatografi Spektrometer Massa Saeful Amin; Euis Euis; Siti Laesa Lestari; Salsabila Cahyadiana Agustin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.188

Abstract

Ginger (Zingiber officinale) is a widely recognized spice plant known for its diverse applications, particularly in traditional medicine, due to the presence of bioactive compounds in its essential oil. This study aims to examine the chemical composition of essential oil extracted from ginger rhizomes using Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). The essential oil was obtained through steam distillation for 4 hours from 500 grams of fresh ginger rhizomes, yielding 1.2% (v/w). GC-MS analysis identified 22 volatile compounds, with the major constituents being zingiberene (25.4%), β-sesquiphellandrene (17.8%), arcurcumene (12.3%), and β-bisabolene (10.7%). These compounds are primarily classified as sesquiterpenes, which are known for their significant biological activities, including anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidant effects. These findings highlight the potential application of ginger essential oil in the pharmaceutical and cosmetic industries, while also providing a scientific foundation for the standardization of natural-based raw materials.