Sentot Imam Wahjono
Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Dicky Hikam Azzuhdi; Putri Nur Shovia; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.952

Abstract

Motivasi merupakan faktor penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pengaruh motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan di lingkungan organisasi. Motivasi yang diberikan secara tepat dan berkesinambungan diyakini mampu mendorong semangat kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik berperan sebagai pendorong utama yang memengaruhi perilaku dan etos kerja karyawan. Hasil studi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat motivasi yang diberikan, maka semakin signifikan peningkatan kinerja yang dicapai oleh karyawan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi manajerial dalam membangun sistem motivasi yang efektif guna mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal.
KEPEMIMPINAN DAN STRATEGI DIFERENSIASI DI PT SHOPEE INTERNATIONAL INDONESIA Arsana Indah Salsabillah; Dini Nur Ardila; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1111

Abstract

This study aims to analyze the role of leadership and differentiation strategy in shaping the competitive advantage of PT Shopee International Indonesia in the increasingly competitive e-commerce industry. Shopee, as one of the leading technology companies in Southeast Asia, has successfully positioned itself as a superior online shopping platform through transformational leadership and innovative differentiation strategies. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach by analyzing secondary data from journals, articles, company reports, and indirect interviews from media sources. The results show that the situational leadership style applied by Shopee’s management, especially in responding to the dynamics of millennial and Gen Z generations, fosters an adaptive, collaborative, and results-oriented organizational culture. On the other hand, the differentiation strategy is carried out through free delivery services, user loyalty programs, the Shopee Mall feature, the use of artificial intelligence for personalized user experiences, and integration with social media. This strategy not only increases customer loyalty but also creates added value that is difficult for competitors to imitate. The conclusion of this study states that the synergy between effective leadership and appropriate differentiation strategy can sustainably enhance Shopee’s competitiveness in the Indonesian digital market.
Kepemimpinan Inklusif: Meningkatkan Keberagaman dan Kinerja Organisasi Dalam Lingkup Pekerja Vio Berjian; Helmi Helmi; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1179

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya penerapan kepemimpinan inklusif dalam konteks keberagaman organisasi dan peningkatan kinerja. Dalam era globalisasi yang sarat dinamika sosial dan budaya, kepemimpinan inklusif menjadi pendekatan strategis yang menghargai perbedaan individu serta menciptakan lingkungan kerja yang adil, terbuka, dan kolaboratif. Tujuan utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana praktik kepemimpinan inklusif diterapkan dalam organisasi, serta dampaknya terhadap keberagaman dan kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Subjek penelitian meliputi pemimpin dan karyawan dalam organisasi yang menerapkan prinsip inklusif, dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin inklusif tidak hanya berperan sebagai pengarah, tetapi juga pemberdaya anggota tim dengan menciptakan suasana kerja yang mendukung partisipasi aktif, keterbukaan pendapat, dan penghargaan terhadap kontribusi semua pihak. Praktik ini berdampak positif terhadap keterlibatan karyawan, kepuasan kerja, dan peningkatan produktivitas serta inovasi tim. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti bias tidak sadar, kurangnya pemahaman konsep inklusi, dan hambatan struktural dalam organisasi. Studi ini menegaskan bahwa kepemimpinan inklusif berperan penting dalam membentuk budaya organisasi yang responsif terhadap keberagaman dan mendorong pencapaian tujuan kolektif. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan model kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan organisasi modern, khususnya di konteks Indonesia yang multikultural.