Pertiwi Awilda
Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Suitability of the Real Costs Against the Price of the Ina-Cbg's on Patients Prolonged Labour at the Regional General Hospital Pandan Arang Boyolali Pertiwi Awilda
Journal of Advanced Pharmaceutical Research Sciences and Sustainability (JAPRSS) Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/japrss.v1i2.1230

Abstract

Background. Prolonged labour defrayel was regulated in the INA-CBG’s rates. Purpose. The purpose of this research is to know the difference real costs against the price of the INA-CBG's and know the factors which influence the real costs in patients prolonged labour at the regional genral hospital Pandan Arang Boyolali. Method. The research was on analytic observation research used a cross-sectional design according to the hospital perspective and data collection method was retrospectively. The data of this research were quantitative data. Analysis of suitability of real cost with INA-CBG's used t-test, one being an analysis of the factors that affect the real costs used bivariate correlation test. Results. The study result showed that were difference between of real costs to the INA-CBG's rates on severity I on a class of treatments 1, 2 and 3 showed positive values, as for the difference obtained class 1 Rp. 3.195.800, class 2 Rp 15.634.812 and class 3 Rp. 9.762.782. On the severity II class of treatments 3 showed positive difference amounted Rp. 1.567.806. Conclusion. The difference were shown the positive difference, were indicates the total real costs lower than INA-CBG's rate. The factors was affected the real costs of prolonged labour was LOS.
Uji Aktivitas Antipembekuan Darah dan Docking dari Daun Kaki Unta (Waltheria indica L.) Pertiwi Awilda; Bawaihi Bawaihi; Muhammad Jayyid Jiddan; Ratna Mildawati; Samsul Hadi
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.31402

Abstract

Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung koroner (PJK) adalah 1,5% di semua kelompok umur, sehingga masih menjadi masalah serius. Jika berbicara tentang penyakit kardiovaskular, PJK berada di urutan teratas. Tujuan dari penelitian ini adalah uji aktivitas W. indica berkaitan dengan kemampuan sebagai antikoagulan. Darah tikus digunakan untuk teknik pengujian in vitro, sedangkan waktu pendarahan tikus diukur untuk pengujian in vivo, dengan menggunakan perangkat lunak PLANT dalam docking, penelitian insilico digunakan untuk mengidentifikasi senyawa dari W. indica yang mungkin memiliki sifat antikoagulan, Discovery Studio kemudian digunakan untuk mengidentifikasi residu yang terlibat dalam interaksi dan skor doking digunakan dalam analisis data. Hasil uji in vitro untuk ekstrak etanol menunjukkan adanya koagulasi pada menit ke-30, fraksi n-heksana pada menit ke-10, fraksi etil asetat dan n-butanol pada menit ke-60, dan pada uji in vivo pendarahan hingga 349 ± 23 detik untuk dosis 100 mg/kg BB, 425 ± 27 detik untuk dosis 200 mg/kg BB, dan 546 ± 34 detik untuk dosis 300 mg/kg BB, hal ini lebih baik dari pada kontrol, dan dengan docking mengungkapkan bahwa senyawa yang berpotensi dalam  pengujian ini adalah quercetin. Kesimpulannnya  W. indica  berpotensi sebagai antipembekuan  darah
Skrining Anti Depresant Waltheria indica L. Dengan Menghambat Monoamine Oxidase Dan Uji Aktifitas Ektrak Etil Asetat pertiwi awilda; Ratna Mildawati; Samsul Hadi; Nanda Hesti Rahmawati; Erika Indriani
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 5 No. 1 (2026): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v5i1.184

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang prevalensinya semakin meningkat pada generasi muda dan memerlukan alternatif terapi berbasis bahan alam yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antidepresan ekstrak etil asetat Waltheria indica L. melalui pendekatan in vivo dan docking molekuler. Metode yang digunakan meliputi uji in vivo pada tikus Wistar dengan model Chronic Mild Stress (CMS) yang dievaluasi menggunakan Forced Swimming Test (FST) dan Open Field Test (OFT), serta analisis docking molekuler menggunakan AutoDock Vina terhadap target Monoamine Oxidase. Hasil docking menunjukkan senyawa quercetin memiliki energi ikatan paling rendah (-6,977) dengan interaksi residu kunci, menandakan potensi kuat sebagai penghambat. Uji in vivo memperlihatkan adanya penurunan imobilitas dan peningkatan lokomotor yang signifikan seiring kenaikan dosis, dengan efek terbaik pada dosis 350 mg/kgBB. Data ini konsisten dengan kontrol positif (Ashwagandha®) dan mendukung adanya mekanisme antidepresan. Kesemipulan ekstrak etil asetat W. indica berpotensi dikembangkan sebagai kandidat terapi antidepresan berbasis bahan alam.