Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : mimbar integritas

POLA ASUH ORANG TUA DAN DAMPAKNYA PADA ANAK Nur Holifatuz Zahro; Mory Victor Febrianto; Santoso Santoso
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.167 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v1i2.2093

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama yang ditemui individu sejak mereka lahir ke dunia. Hubungan antara individu dengan kedua orangtuanya merupakan hubungan timbal balik yang menuntut adanya interaksi di dalamnya. Itulah sebabnya orangtua punya tanggung jawab besar dalam memberikan asuhan yang tepat untuk anak. Setiap orangtua perlu punya dasar pola asuh yang baik agar anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang bisa dan sesuai dengan masyarakat. Terkadang orangtua tidak bisa menerapkan satu jenis pola asuh saja. Contohnya, penting bagi orangtua mengenali kapan harus permisif dan kapan perlu lebih tegas. Mungkin sulit untuk tetap konsisten ketika menyeimbangkan hidup dan mengasuh anak. Namun, hindari merasa bersalah jika sesuatu tidak sesuai dengan harapan orang tua. Dengan adanya pelaksanaan sosialisasi ini dapat membantu orang tua wali siswa di SDN 3 Tanjung Pecinan yang sebagian besarnya berprofesi sebagai nelayan dan buruh tani, untuk lebih bisa memahami karakater anak-anak mereka. Karena pada dasarnya setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda dan sangat beragam, yang berdampak pada pola asuh dan gaya interaksi yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
LITERASI PENCEGAHAN CYBERBULLYING DI KALANGAN SISWA SD INTEGRAL LUKMAN AL-HAKIM SITUBONDO Zahro, Nur Holifatuz; Febrianto, Mory Victor
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.736 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v1i1.1470

Abstract

Cyberbullying (perundungan dunia maya) ialah bullying/perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel. Adapun menurut Think Before Text, cyberbullying adalah perilaku agresif dan bertujuan yang dilakukan suatu kelompok atau individu, menggunakan media elektronik, secara berulang-ulang dari waktu ke waktu, terhadap seseorang yang dianggap tidak mudah melakukan perlawanan atas tindakan tersebut. Jadi, terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Perbedaan kekuatan dalam hal ini merujuk pada sebuah persepsi kapasitas fisik dan mental. Seiring meningkatnya penggunaan internet dan sosial media dalam masa pandemi ternyata ada informasi yang cukup membuat kewaspadaan para orang tua terhadap perkembangan anak. Yaitu adanya cyberbullying alias perundungan secara online. Cyberbullying terhadap anak-anak merupakan kelompok masyarakat yang paling rentang. Ini dikarenakan dampak cyberbullying kepada anak berdampak panjang. Meskipun begitu, tidak hanya anak-anak saja yang mengalami perundungan secara online ini. Orang dewasa ternyata juga mengalami hal serupa. Biasanya cyberbullying terhadap orang dewasa, berbentuk pelecehan atau terkadang "stalking" terhadap isu ranah privasi. Tim pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat menyadari bahwa pihak Perguruan Tinggi, seperti Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk berandil dalam mengurai dan menyelesaikan persoalan tersebut di atas. Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilakukan, SD Integral Lukman Al Hakim Situbondo terpilih menjadi mitra kegiatan PKM Sekolah tersebut memadukan keterlibatan dan partisipasi aktif lingkungan belajar yaitu: sekolah, rumah dan masyarakat. SD Integral Lukman Al-Hakim berupaya untuk mengoptimalkan dan sinkronisasi peran guru, orang tua dan masyarakat dalam proses pengelolaan sekolah dan pembelajaran sehingga terjadi sinergi yang konstruktif dalam membangun kompetensi dan karakter peserta didik. Kelompok sasaran kegiatan secara spesifik adalah para siswa. Pada dasarnya, kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan berupa penyuluhan, dan penyebaran angket, tahap pengolahan data, dan tahap penyusunan laporan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan yang berisi penyampaian informasi untuk materi yang bersifat umum dan teoritis, serta metode dialogis. Pihak yang dilibatkan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini juga termasuk di dalamnya pihak pengurus sekolah termasuk para guru.
Penyampaian Pesan Moral dan Keagamaan melalui Ceramah Idul Fitri dalam Rangka Mengokohkan Tali Persaudaraan antar Sesama di Lingkungan Krajan Karangkenik Situbondo Mory Victor Febrianto
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8348

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyampaikan pesan moral dan keagamaan melalui ceramah Idul fitri sebagai upaya mengokohkan tali persaudaraan antar sesama di kalangan masyarakat lingkungan Krajan Karangkenik, Situbondo. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai persaudaraan, keteladanan Nabi Muhammad SAW, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat melalui media dakwah lisan yang komunikatif dan edukatif. Ceramah disampaikan pada momentum Hari Raya Idul Fitri di Masjid As-Syifa’ dengan pendekatan persuasif-edukatif dan dirancang secara kontekstual agar relevan dengan kehidupan masyarakat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ceramah yang disampaikan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perdamaian sebagai bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT. Hal ini tercermin dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial Masyarakat. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa ceramah keagamaan dapat menjadi instrumen efektif dalam pembentukan karakter religious, moral dan sosial masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran nyata perguruan tinggi, khususnya dosen, dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang bersifat spiritual dan edukatif. Dengan demikian, ceramah Idul Fitri bukan sekadar aktivitas ritual, tetapi juga media dakwah transformatif yang berdampak pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan dalam kehidupan masyarakat.