Syamsir Syamsir
Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pengolahan Limbah Cair 2019-2024 Muhammad Aidil Fitrah; Ayudhia Rachmawati; Syamsir Syamsir
Buletin Keslingmas Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.12443

Abstract

Pengolahan limbah cair merupakan masalah lingkungan utama yang telah mendapatkan perhatian besar dalam penelitian ilmiah karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian dalam bidang pengolahan limbah cair selama lima tahun terakhir (2019-2024) untuk memberikan rekomendasi perkembangan riset tentang pengolahan limbah cair dimasa mendatang. Data diperoleh dari basis data artikel ilmiah Google Scholar, Sqopus, dan PubMed. Penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci wastewater treatment dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi pada tahun 2020, diikuti oleh penurunan hingga tahun 2024. Topik utama dan terbaru yang muncul meliputi photocatalytic degradation, antibiotik, microplastic, ARGs, microalga, dan energy recovery. Temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk merumuskan kebijakan, inovasi teknologi, serta pendekatan preventif  sekaligus memberikan saran kepada peneliti dalam melakukan kajian penelitian yang mengarah pada topik-topik tersebut dimasa mendatang.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Penyapu Jalan di Kota Samarinda: Factors Associated with Hypertension among Street Sweepers in Samarinda City Erri Larene Safika; Ayudhia Rachmawati; Syamsir Syamsir; Anitatia Ratna Megasari
Integrated Nutrition Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Integr. Nutr. J.
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Alamat: Jl. Sambaliung Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123, Kalimantan Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/sbbvbp95

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Aktivitas fisik diketahui sebagai faktor protektif terhadap hipertensi, namun hal tersebut belum tentu sepenuhnya melindungi kelompok pekerja fisik seperti penyapu jalan. Di Kota Samarinda, penyapu jalan berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, namun kondisi kesehatan mereka sering kali terabaikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada penyapu jalan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah 48 penyapu jalan di Kota Samarinda yang dipilih menggunakan total dan purposive sampling. Variabel yang diukur antara lain kejadian hipertensi, jenis kelamin, lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-pinggul, kebiasaan merokok, dan asupan zat gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, natrium). Analisis bivariat dilakukan dengan Uji Chi Square. Hasil: Sebanyak 68,7% responden mengalami hipertensi, dan seluruh responden laki-laki mengalami hipertensi. Terdapat hubungan antara kejadian hipertensi dengan jenis kelamin (p=0,044) dan asupan protein (p=0,034), namun tidak dengan lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-pinggul, kebiasaan merokok, dan asupan energi, lemak, karbohidrat, serat, dan natrium. Kesimpulan: Penyapu jalan perlu menjadi sasaran untuk program pencegahan dan penanggulangan hipertensi.
Analisis Pajanan PM10 dan PM2,5 terhadap Gangguan Pernapasan pada Pekerja Sektor Informal Industri Tahu di Kelurahan Selili Alfina Rahma Adila; Ayudhia Rachmawati; Masithah Masithah; Vivi Filia Elvira; Syamsir Syamsir
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.7.2.105-115.2026

Abstract

Industri tahu sektor informal yang menggunakan bahan bakar kayu berpotensi menghasilkan partikulat PM10 dan PM2,5 dalam konsentrasi tinggi di lingkungan kerja. Kondisi ini menurunkan kualitas udara pada ruang produksi semi-indoor sehingga meningkatkan risiko gangguan pernapasan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pajanan PM10 dan PM2,5 terhadap gangguan pernapasan pada pekerja industri tahu di Kelurahan Selili. Metode yang digunakan adalah Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) melalui pengukuran konsentrasi particulate matter menggunakan alat Dust Detector, serta wawancara menggunakan kuesioner St. George’s Respiratory Questionnaire (SGRQ) untuk menilai gangguan pernapasan. Selain itu, dilakukan perhitungan intake, Risk Quotient (RQ), dan analisis manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsentrasi PM10 sebesar 1,054 mg/m³ dan PM2,5 sebesar 0,333 mg/m³ pada 21 titik. Seluruh responden memiliki nilai RQ > 1 dengan rata-rata RQ PM10 sebesar 9,190 dan PM2,5 sebesar 2,258, yang menunjukkan pajanan melebihi batas aman. Kesimpulan penelitian ini adalah pajanan PM10 dan PM2,5 berada pada tingkat berisiko dan berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan. Disarankan pengendalian melalui penambahan ventilasi (exhaust fan), penggunaan masker N95, serta bahan bakar lebih ramah lingkungan, disertai edukasi dan pengawasan rutin untuk meningkatkan keselamatan kerja.