Nurul Aqidatul Izzah
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF ULAMA TAFSIR AL QUR’AN Nurul Aqidatul Izzah; Muh.Yusuf; Mardan
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.370

Abstract

Perkawinan beda agama masih saja menjadi topik yang selalu diperbincangkan oleh para pemikir Islam sampai saat ini seiring dengan masih banyaknya umat Islam di Indonesia yang melaksanakannya. Tulisan ini akan mencoba meneliti ulang tentang bagaimana sebenarnya status pernikahan beda agama dalam perspektif ulama tafsir, fatwa Majlis Ulama Indonesia dan hukum keluarga Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber data kepustakaan (library reseaach). Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan Fatwa tentang keharaman bagi umat Islam baik laki-laki dan perempuan untuk menikahi wanita dan laki-laki non-muslim baik mereka yang Ahli Kitab maupun tidak. Fatwa MUI ini menyatakan setelah mempertimbangkan bahwa perkawinan beda agama sering menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat dan mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam. Fatwa MUI ini masih sejalan dengan sumber hukum keluarga Islam di Indonesia yakni UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam yang juga melarang perkawinan beda agama.
PEMIKIRAN KEAGAMAAN DI INDONESIA (ANALISIS TERHADAP KONTESTASI IDEOLOGI KEAGAMAAN) Nurul Aqidatul Izzah; Poppy Hippy; Barsih Annor; Mahmuddin Mahmuddin
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.421

Abstract

The royalty of religious followers toward their religion in negative ways tend to bear such exclusive ideology which produces internal conflict among interreligious people. As Indonesia today’s condition, different understanding and religious practice become a big trouble which is hard to unite so that it causes unforthcoming political flames. Fundamental problem about that is a problem related to different understandings toward state and religion relationship. In one hand, it said that religion constitutes part of state but in other hand, both religion and state are different instead of undivided things. Looking at such phenomenon.
Sejarah Islam Modern India: Pola dan Pembaharuannya Nurul Aqidatul Izzah; Sri Ayu Andari Putri Alwaris; Junaedi Hasyim; Rahmawati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i1.506

Abstract

Kajian tentang pendidikan Islam di India dari hasil penelitan yang telah dilakukan menggunakan kajian literatur, maka hasil penelitian yang dihasilkan; Pertama, Islam masuk ke India diperkirakan pada abad ke-7 melalui jalur perdagangan. Kedua, Perkembangan Islam di India dapat dilihat dalam empat tahapan: pertama, masa sebelum kerajaan Mughal (705-1526): kedua, masa kekuasaan Kerajaan Mughal (1526- 1858); ketiga, masa kekuasaan Inggris (1858- 1947); tahap keempat, Islam pada negara India sekular (1947 sampai sekarang). Perkembangan Islam di India semakin maju pesat dan berkembang setelah dipelopori oleh Sayyid Ahmad Khan. Dan kemudian diteruskan oleh pemimpin dan pemilik kebijakan pemerintahan di India, dengan mendirikan sekolah-sekolah Islam.