Nurhijriah Nurhijriah
Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Nggusuwaru

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Inklusif di Sekolah Dasar: Tantangan dan Strategi Guru Nurhijriah Nurhijriah; Ruwaidah Ruwaidah; Nurfatanah Nurfatanah
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40733

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen diagnostik dalam pembelajaran inklusif di sekolah dasar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru, serta mendeskripsikan strategi yang diterapkan dalam mengoptimalkan pelaksanaan asesmen diagnostik. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran angket kepada guru sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sementara data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi asesmen diagnostik berada pada kategori baik, ditandai dengan pelaksanaan identifikasi kemampuan awal, karakteristik, dan kebutuhan belajar peserta didik sebagai dasar penyusunan pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, kesulitan menyusun instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, serta terbatasnya pelatihan mengenai asesmen diagnostik. Strategi yang dilakukan guru meliputi observasi berkelanjutan, pemanfaatan hasil asesmen dalam pembelajaran berdiferensiasi, serta kolaborasi dengan orang tua dan guru pendamping khusus. Temuan penelitian menegaskan bahwa asesmen diagnostik berperan penting dalam mendukung pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Abstract:  This study aims to analyze the implementation of diagnostic assessment in inclusive learning at elementary schools, identify the challenges faced by teachers, and describe the strategies employed to optimize diagnostic assessment practices. The study employed a mixed-methods approach using a convergent parallel design. Qualitative data were collected through observations, interviews, and document analysis, while quantitative data were obtained through questionnaires administered to teachers in inclusive elementary schools. Qualitative data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, whereas quantitative data were analyzed descriptively using mean scores and percentages. The findings indicate that the implementation of diagnostic assessment was categorized as good, as reflected in teachers' efforts to identify students' initial abilities, characteristics, and learning needs prior to instruction. The major challenges included limited time, difficulties in developing assessment instruments tailored to diverse student characteristics, and limited professional training on diagnostic assessment. Teachers addressed these challenges by conducting continuous classroom observations, utilizing assessment results to design differentiated instruction, and strengthening collaboration with parents and special education teachers. The findings highlight the significant role of diagnostic assessment in supporting adaptive, inclusive, and student-centered learning in elementary schools.
Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa dalam Mengurangi Perilaku Bullying di SDN 14 Kota Bima Syaifullah Syaifullah; Nurhijriah Nurhijriah; Irman Susanto
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk: (1) mendeskripsikan penanaman nila karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima, (2) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima. Metode kualitatif merupakan metode riset yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan buat meriset pada keadaan obyek yang alamiah. Informan kunci dalam penelitian ini ialah guru BK (Bimbingan dan Konseling) dan kepala sekolah di SDN 14 Kota Bima. Dan Informan pendukung dalam penelitian ini adalah guru yang berada di SDN 14 Kota Bima. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan cara observasi, dan wawancara . Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima ialah, pembinaan secara berkala setiap upacara, kegiatan numerasi dan literasi dan kegiatan imtaq, Sarapan berbagi, program anti bullying, pembentukan tim TPPK.. 2) Faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima yaitu, faktor individu., faktor keluarga/orag tua, faktor lingkungan masyarakat. 3) Upaya untuk mengatasi faktor penghambat penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying yaitu, Pemberian pembinaan berkala ketika kegiatan upacara, kegiatan numerasi dan literasi, Mengundang pihak kepolisian, mengundang pihak tenaga kesehatan.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMAN 3 Woja Kabupaten Dompu ST. Nurbayan; Nita Nita; Nurhijriah Nurhijriah; Nikman Azmin
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2912

Abstract

Lingkungan keluarga merupakan hal utama di dalam lingkungan pendidikan yang memiliki pengaruh dalam pendidikan siswa. Dalam lingkungan keluarga siswa telah mendapat pendidikan sejak kecil seperti pendidikan agama, nilai-nilai moral serta keterampilan. Perhatian dan kasih sayang yang didapatkan oleh siswa dari lingkungan keluarga yang mungkin kurang didapatkan di lingkungan sekolah, akan menumbuhkan semangat belajar siswa yang akan berdampak baik pada hasil belajarnya. Lingkungan keluarga yang mendukung proses kegiatan belajar anak akan memberikan semangat sehingga dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar, Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan angka statistik . Populasi dalam penelitian ini adalah 30 siswa, Teknik pengumpulan data yakni angket dan dokumentasi. Angket sebagai isntrumen penelitian yang utama dan dokumentasi sebagai penelitian pendukung. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi antara lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar sebesar 0,734 serta nilai signifikan 0,002 < 0,05 artinya yaitu nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka dalam penelitian ini hipotesis alternative (Ha) diterima dan (H0) ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa. nilai r square yaitu 0,734 atau sama dengan 73,5% angka tersebut mengandung arti bahwa lingkungan keluarga ada pengaruh terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan sisahnya dipengaruhi oleh faktor lain
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Pendidikan di SMAN 2 Wera Syaifullah Syaifullah; Nurhijriah Nurhijriah; Irman Susanto
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai organisasi pendidikan, harus dikelola dengan memanfaatkan semua sumber daya, baik sumber daya manusia, material dan dana dalam rangka mencapai tujuan sekolah secara efektif dan efisien. Sekolah sebagai suatu lembaga mempunyai satu tujuan atau lebih. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berusaha menganalisis dan mendeskripsikan aktivitas kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di SMAN 2 Wera. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan tentang kompetensi manajerial kepala SMAN 2 Wera; a) mengoptimalisasi sumber daya, b) meningkatkan kinerja guru, c) pengelolaan lingkungan sekolah, d) menjamin mutu sekolah. Selanjutnya kepala SMAN 2 Wera telah melaksanakan fungsi manajemen inti sebagaimana berikut ini; a) perencanaan; kepala sekolah menyusun program dan strategi sekolah, b) pengorganisasian; kepala sekolah mengstrukturkan tugas dan pembagian kerja, c) penggerakkan; kepala sekolah telah memotivasi dan menggerakkan seluruh warga sekolah, d) pengendalian; kepala sekolah mengawasi, mengevaluasi dan mengontrol pelaksanaan program sekolah. Selanjutnya kompetensi manajerial kepala sekolah adalah fondasi bagi kepala SMAN 2 Wera. Kepala sekolah untuk bertindak sebagai manajer dan pemimpin yang transformatif, telah memastikan bahwa sekolah berjalan dengan baik dan terus berkembang menuju keunggulan. Adapun dampak dari tidak adanya kompetensi manajerial kepala, hal yang muncul adalah; a) proses pendidikan berjalan tidak terarah, b) guru tidak termotivasi dan kinerjanya stagnan, c) konflik sulit diselesaikan, dan d) sekolah sulit mencapai keunggulan dan mutu.