Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIVASI DAN MANAJEMEN ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMKN 2 TULUNGAGUNG Riyanto Riyanto; Sevia Umi Wardini; Fakhruddin Al Farisy
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengelola sebuah organisasi perlu adanya motivasi dan pemahaman manajemen organisasi yang baik. Terkadang di masyarakat dan disekolah organisasi hanya dijadikan ajang kumpul dan saling sapa saja, serta yang terpenting melakukan kegiatan seperti yang sudah-sudah. Hal inilah yang menjadikan bahwa motivasi dan manajemen organisasi itu sangat penting untuk keberlangsungan organisasi di masyarakat maupun sekolah. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode Service Learning (SL). Service-Learning atau SL merupakan aktivitas yang melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik dan keterlibatan masyarakat. Masyarakat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah peserta didik di SMKN 2 Tulungagung. Sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat langsung dari PkM tersebut. Hasil pertama dari PkM ini adalah peserta didik menjadi bersemangat dalam melakukan kegiaytan organisasi dan menjadi termotivasi dalam melakukan kegatan belajar maupun kegiatan lainnnya. Kedua adalah peserta didik semakin mahir dan paham akan tanggugjawab dalam mengelola organisasinya terkhusus OSIS SMKN 2 Tulungagung.
SOSIALISASI PREVENTIF BULLYING DENGAN PENDIDIKAN EMPATIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR KAMIM TOHARI; Muhammad Fathur Ro’uf; Fakhruddin Al Farisy; Muhammad Fauzi Ridwan; Muhammad Saiqul Huda
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praksis bullying menurut data Federasi Serikat Guru Indonesia tahun 2023 menjadi kasus tertinggi terutama di lingkungan sekolah. Tindakan bullying sendiri melibatkan berbagai bentuk seperti kekerasan fisik, verbal, dan sosial. Kasus semacam ini tampaknya memerlukan perhatian khusus, karena setiap tahunnya selalu ada kasus bullying yang mengemuka. Salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam mencegah bullying yakni dengan mensosialisasikan dan mengimplementasikan pendidikan empatif. Pendidikan empatif dapat menjadi solusi integral dalam mencegah perilaku bullying karena selain memberikan pemahaman mengenai perasaan dan pengalaman pribadi, di sisi lain membangun kepekaan terhadap perasaan dan perspektif orang lain sejak dini. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah service learning. Dalam service learning ini dirancang dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Sasaran pengabdian masyarakat adalah Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Rejotangan yang para pengurusnya beragam latar belakang dan kebanyakan guru sekolah dasar. Harapannya para pengurus dapat menjadi agen anti bullying di lembaganya dengan mendiseminasikan serta mengimplementasikan pendidikan empatif dalam rangka mencegah perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar. Karena pendidikan empatif dapat memengaruhi perilaku positif, meningkatkan kualitas interaksi sosial, dan membangun hubungan yang bernilai guna mencegah perilaku bullying.