Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Moral Anak Usia Dini di TK Al Mardhiyyah Samarinda Andi Aslindah; Yuni Ika Pratiwi
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.981

Abstract

This research is motivated by the importance of applying moral learning to children from an early age because it is hoped that the characters they acquire will become habits that stick with them when they grow up. However, learning methods at PAUD have striking differences compared to other school levels. The implementation of learning in PAUD must be adapted to the stage of development and learning principles that adapt to the characteristics and needs of children. The aim of this research is to determine the implementation of moral learning in early childhood at Al-Mardhiyyah Kindergarten Samarinda. The approach used is descriptive qualitative with data collection tools, namely observation, documentation and interviews with the subjects, namely 2 class teachers and the school principal. In implementing moral learning in early childhood at Al-Mardhiyyah Kindergarten Samarinda, careful, mature and systematic planning has been carried out for the success of moral learning among its students. Likewise, the implementation of moral learning activities has been carried out with a consistent and integrated approach in children's daily activities. In this research, it was found that the moral values ​​of honesty, responsibility, politeness, respect, caring and patience have been implemented and integrated in the learning process, in accordance with the learning methods at Al-Mardhiyyah Kindergarten, namely through example, habituation and repetition. which is repetitive. Al-Mardhiyyah Kindergarten also continues to carry out evaluations to ensure that the learning programs implemented are effective in shaping children's moral behavior.
Pelatihan Permainan Tradisional Pada Peserta Didik dalam Upaya Melestarikan Budaya Lokal Rahmat Ilahi; Andi Alif Tunru; Yuni Ika Pratiwi; Siti Mutmainah; Rachmat Hidayat
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/tej0tr55

Abstract

Menurunnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap permainan tradisional merupakan salah satu tantangan dalam upaya pelestarian budaya lokal sekaligus peningkatan aktivitas fisik masyarakat. Permainan modern dan aktivitas digital yang semakin dominan berkontribusi terhadap berkurangnya interaksi sosial dan aktivitas fisik berbasis kearifan lokal. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengenalan dan implementasi permainan tradisional Gobak Sodor sebagai media edukatif, rekreatif, dan sosial. Tujuan pengabdian dilaksanakan untuk meningkatkan atau memberikan edukasi pada partisipasi dan kepuasan masyarakat dalam aktivitas fisik, memperkuat nilai kebersamaan, serta mendukung pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari budaya lokal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif-edukatif, melalui demonstrasi permainan, pendampingan langsung, dan evaluasi berbasis survei kepuasan peserta. Metode evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen angket kepuasan berskala Likert (1-5) yang melibatkan 10 responden. Data dianalisis secara statistik deskriptif untuk memperoleh nilai rata-rata dan indeks kepuasan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan permainan tradisional Gobak Sodor memperoleh indeks kepuasan sebesar 81,1%, yang termasuk dalam kategori puas. Aspek kesenangan bermain, kerja sama tim, dan manfaat aktivitas fisik memperoleh skor tertinggi, sedangkan aspek fasilitas permainan masih memerlukan peningkatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai berhasil dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai model pengabdian masyarakat berbasis permainan tradisional dan kearifan lokal.