Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Indah Logistik Kargo Medan Hilma Harmen; Aulia Ramadhani; Enzi Anastasya Br Sembiring; Etri Br Kaban; Krisdamayanti Hia; Nabila Umaira; Salamah Tumangger
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan kerja karyawan PT Indah Logistik Kargo Cabang Medan. Permasalahan yang dihadapi perusahaan meliputi ketidaksesuaian kompensasi dengan beban kerja, pemberian upah lembur yang belum optimal, serta kondisi lingkungan kerja fisik yang kurang mendukung, seperti suhu ruangan yang panas, pencahayaan yang kurang memadai, dan penataan area gudang yang belum optimal. Kondisi tersebut diduga memengaruhi tingkat kepuasan kerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal dan metode eksplanatori. Populasi berjumlah 108 karyawan, dengan sampel sebanyak 52 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 26 setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (thitung = 8,759; sig. = 0,000), demikian pula lingkungan kerja fisik (thitung = 5,951; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (Fhitung = 54,010; sig. = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,675 menunjukkan bahwa kompensasi dan lingkungan kerja fisik mampu menjelaskan 67,5% variasi kepuasan kerja karyawan, sedangkan 32,5% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan sistem kompensasi dan memperbaiki lingkungan kerja fisik guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan.