Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Kelompok Kepentingan Dalam Pendidikan Nasional Indosesia: Tinjauan Kritis Terhadap Aspirasi Politik Pengurus Besar PGRI Surya Bakti; Muhammad Sirozi; Sholihah Titin Sumanti; Muhammad Yusuf
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.936

Abstract

Dalam penelitian ini menjelaskan mengenai peran kelompok kepentingan dalam pendidikan Nasional Indonesia.Tinjauan yang dilakukan dalam penelitian ini mengarah pada aspirasi politik pengurus besar PGRI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Adapun hasil dan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui jika Kebijakan politik PGRI terkait dengan pendidikan, seperti: Memberikan Masukan untuk Peta Jalan Pendidikan: Unifah Rosyidi hadir untuk memberikan masukan PGRI terkait dengan peta jalan pendidikan, menunjukkan keterlibatan aktif dalam memberikan kontribusi dan solusi terhadap isu-isu pendidikan di Indonesia.
Peran Dukungan Orang Tua dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Berbasis Karakter Anak di MIS Baitul Amin Akbar Al Fadillah; Muhammad Yusuf
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3418

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia sekolah dasar menjadi aspek fundamental dalam proses pembentukan kepribadian, sikap moral, serta perilaku sosial peserta didik. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai lingkungan yang menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, religiusitas, dan kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan orang tua dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis karakter pada siswa di MIS Baitul Amiin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembelajaran berbasis karakter di sekolah. Bentuk dukungan tersebut meliputi pendampingan belajar di rumah, pembiasaan perilaku positif, serta komunikasi dan kerjasama yang baik dengan guru. Dukungan tersebut terbukti membantu siswa dalam memahami serta menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, peran orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran berbasis karakter pada siswa sekolah dasar. Sinergi yang kuat antara keluarga dan sekolah dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi perkembangan karakter anak secara optimal.
School Counselors and Disciplinary Behavior of Seventh-Grade Students at MTsS Al-Washliyah Stabat Andi Syaputra; Muhammad Yusuf
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.703

Abstract

Permasalahan disiplin siswa masih menjadi tantangan yang sering dihadapi di lingkungan sekolah, khususnya pada jenjang kelas VII yang berada pada fase transisi perkembangan. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam membantu siswa mengatasi permasalahan disiplin guna membentuk perilaku disiplin yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru BK dalam mengupayakan strategi penanganan permasalahan disiplin siswa kelas VII di MTSS Al-Washliyah Stabat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru BK, wali kelas, dan siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK berperan aktif melalui layanan konseling individual, konseling kelompok, pemberian layanan bimbingan klasikal, kerja sama dengan wali kelas dan orang tua, serta penerapan pendekatan preventif dan kuratif dalam menangani pelanggaran disiplin siswa. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin serta membentuk perilaku disiplin yang lebih positif di lingkungan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru BK sangat penting dan efektif dalam membentuk perilaku disiplin siswa melalui strategi penanganan yang terencana, kolaboratif, dan berkesinambungan.