Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penggunaan Istilah Geografi Dalam Berita Alam Di Surat Kabar Harian Kompas Betaria Sihaloho; Annisya Agustina; Bintang Purba; Mhd Asa Arzaki Muiz; Tri Indah Prasasti
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi April
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v1i6.324

Abstract

The text discusses the significance of geographic terminology in mass media reporting, particularly in daily newspapers like Kompas. The accurate use of geographic terms plays a crucial role in conveying information about natural phenomena to the public. Properly used geographic terminology not only enhances the accuracy of news but also influences public understanding of natural events and disasters. The research aims to analyze the accuracy level of geographic terminology used in environmental news in Kompas and its impact on public literacy. Using a qualitative content analysis approach, the study identifies the geographic terms employed in news articles and interprets their meanings. The findings indicate that accurate use of geographic terminology can improve public literacy, enabling a better understanding of the context of natural phenomena and better preparedness for disasters.
Persepsi Masyarakat Terhadap Tahapan Pelaksanaan Pilkada di Kota Medan 2024 Komplek Teratai dalam City Desa Medan Estate Dusun. IV Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sahala Fransiskus marbun; Sabda Yanti Pasaribu; Frans; Sri Sulastri Sitohang; Betaria Sihaloho
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi April
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v1i6.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kota Medan dengan menggunakan metode kualitatif, melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memandang proses Pilkada berjalan secara transparan dan adil, terutama karena adanya peningkatan akses informasi yang luas melalui media tradisional maupun platform digital. Keterbukaan ini memungkinkan masyarakat untuk mengikuti setiap tahapan pemilihan secara lebih dekat, sehingga menciptakan rasa keterlibatan yang lebih besar. Meskipun demikian, masih terdapat berbagai persoalan yang mewarnai persepsi publik. Sebagian responden menyampaikan kekhawatiran terkait indikasi praktik politik uang, seperti pembelian suara dan transaksi elit yang dianggap mencederai nilai-nilai demokrasi. Selain itu, kekecewaan terhadap janji-janji kampanye yang tidak terealisasi dari pemilu sebelumnya juga menimbulkan sikap skeptis terhadap para calon pemimpin. Dugaan mengenai kurangnya netralitas penyelenggara pemilu turut memperkuat keraguan masyarakat terhadap integritas proses pemilihan. Meskipun terdapat berbagai persepsi negatif, hal tersebut tidak secara signifikan mengurangi partisipasi masyarakat dalam Pilkada. Sebaliknya, tingkat partisipasi pemilih di Kota Medan tetap tergolong tinggi, mencerminkan bahwa masyarakat masih memandang penting hak pilih sebagai sarana untuk menyuarakan aspirasi politik dan berharap pada perubahan yang lebih baik. Dinamika antara optimisme dan skeptisisme ini menunjukkan kompleksitas partisipasi demokratis dalam lanskap politik yang terus berkembang.
INTERAKSI SOSIAL DAN PELESTARIAN BUDAYA MASYARAKAT INDIA TAMIL DI KUIL SHRI MARIAMMAN KOTA MEDAN Betaria Sihaloho; Rina Panggabean; Sri Sulastri Sitohang; Alan Mustaqim Nst; Ferdy Alamsyah; Rohani; Elsa Kardiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12432

Abstract

This study is motivated by the importance of social interaction in maintaining the cultural identity of a multicultural society, specifically the Tamil Indian community in Medan City. The primary focus is to analyze the forms, patterns, and intensity of social interaction at Shri Mariamman Temple and its role in cultural preservation. Utilizing a qualitative approach with a case study method, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Findings reveal that social interactions are associative, characterized by strong kinship patterns and high intensity, particularly during religious festivals such as Thaipusam and Deepavali. These interactions effectively strengthen internal solidarity while fostering harmony with cross-ethnic communities in the Kampung Madras area. The discussion highlights that Shri Mariamman Temple serves as a social institution and a center for cultural transmission through the use of the Tamil language, ritual symbols, and the active involvement of the younger generation as an adaptation strategy against modernization. It is concluded that the temple plays a crucial role not only as a place of worship but as a medium for preserving a dynamic cultural identity within a multicultural society. The researchers suggest strengthening youth participation and utilizing digital technology to ensure the future sustainability of these traditions.