Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIOPORI: SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MASYARAKAT DESA LIPUKASI Najmah Mudiah; Anggi Maharani; Nursyelah Nursyelah; Marwah R; Diva Aprilya; Dewi Srinita Abbas Dewi Srinita Abbas
Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Media Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water and environmental management issues in rural areas remain a significant challenge that directly affects community well-being. One of the most common problems encountered is waterlogging caused by high rainfall and the limited availability of natural drainage systems.To address this issue, biopore technology has been implemented in Lipukasi Village, Tanete Rilau Sub-district, Barru Regency. This program was also designed to raise public awareness of the importance of water conservation and sustainable environmental management through the use of biopores. The implementation method employed a participatory approach, involving local residents directly in the construction of biopore infiltration holes at several strategic locations within the village. The activity focused not only on technical aspects but also emphasized education through training and community outreach. Evaluation results indicate that the application of biopore technology has had a positive impact, marked by improved soil absorption capacity, reduced water stagnation, and increased soil fertility due to natural composting processes occurring within the biopores.The success of this program demonstrates that biopore technology offers a practical and environmentally friendly solution for water management in rural areas.
Analisis Faktor Risiko Dermatitis Kontak Pada Nelayan di Pesisir Kota Parepare Diva Aprilya; Rahmi Amir; Dirman Sudarman; Muhammad Ikram
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4602

Abstract

Dermatitis merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang rentan terjadi pada nelayan karena aktivitas kerja melibatkan kontak dengan air laut, pajanan sinar matahari, lingkungan lembap, serta berbagai bahan iritan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejadian dermatitis dan menganalisis hubungan personal hygiene, penggunaan alat pelindung diri (APD), lama kerja, paparan air laut, dan pajanan sinar matahari dengan kejadian dermatitis pada nelayan di wilayah pesisir Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik observasional dengan pengukuran variabel secara cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 76 nelayan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,6% responden memiliki indikasi dermatitis. Personal hygiene berhubungan dengan kejadian dermatitis (p=0,004). Berdasarkan perhitungan dari tabulasi silang, penggunaan APD juga menunjukkan hubungan dengan kejadian dermatitis (p=0,018). Sementara itu, durasi kerja tidak berhubungan dengan kejadian dermatitis (p=0,355). Paparan air laut tidak menunjukkan hubungan dengan dermatitis (p=0,778), demikian pula pajanan sinar matahari (p=0,062). Disimpulkan bahwa faktor perilaku berupa kebersihan diri dan penggunaan APD merupakan faktor yang perlu mendapat perhatian dalam pencegahan dermatitis pada nelayan. Peningkatan edukasi mengenai kebersihan diri, penggunaan APD secara konsisten, dan perawatan kulit setelah melaut diperlukan untuk mengurangi gangguan kesehatan kulit pada nelayan Kota Parepare.