Tiara Putri Aziza
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI ANTI-BULLYING UNTUK MEMBANGUN BUDAYA POSITIF DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR Tiara Putri Aziza; Nurfadillah Apriliah; Nurul Istiqamah Ishaq; Muhammad Hakil; Faisal Rifki; Muslim; Muhammad Nawir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11594

Abstract

This community service research focuses on the urgency of providing anti-bullying education as a strategic effort to build a positive culture among elementary school students. The phenomenon of bullying, both in verbal, physical, and psychological forms, shows a worrying trend in the school environment and has a serious impact on victims (decreased self-confidence or trauma) and potentially forms a negative culture. The main objective of this activity is to increase students' awareness of the forms and impacts of bullying, instill values of empathy, tolerance, and social responsibility, and create a safe and inclusive learning environment. The activity was carried out at UPT SPF Bawakaraeng 1, targeting 4th and 5th-grade students, using interactive counseling methods (presentations) and mentoring through simulations and educational games. The results show a positive impact, namely an increase in students' understanding of bullying behavior and their ability to identify and apply ways to deal with it, supported by students' active involvement in participatory activities. Evaluation through interactive quizzes indicates that this education is effective not only in increasing knowledge but also in shaping students' positive attitudes towards social interactions. This planned and sustainable anti-bullying education is expected to be the foundation for building a healthy, harmonious school culture that is free from bullying practices. Keywords: education, anti-bullying, positive culture, elementary school
Pentingnya Etika Digital dan Keamanan dalam Kehidupan Pelajar Gusnita Gusnita; Tiara Putri Aziza; Rahmawati Rahmawati; Nasrah Nasrah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3758

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan pelajar sekolah dasar, khususnya terkait etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi. Rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital dan keamanan berpotensi menimbulkan berbagai risiko negatif di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya etika digital dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Biringkaloro, Kabupaten Gowa, dengan subjek siswa kelas V. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi angket penilaian awal dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman dan kesadaran siswa terhadap etika dan keamanan digital, sedangkan observasi digunakan untuk mengamati perilaku siswa dalam penggunaan teknologi dan interaksi selama kegiatan berlangsung. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase hasil angket serta didukung oleh analisis deskriptif kualitatif dari hasil observasi dan respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan antusiasme tinggi selama sosialisasi berlangsung. Siswa menjadi lebih memahami pentingnya bersikap sopan dalam komunikasi digital, menjaga privasi data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bijak dan aman. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi etika digital dan keamanan dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa sekolah dasar, serta perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya penguatan literasi digital dan pembentukan karakter pelajar di era digital.