Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS VALIDASI BOOKLET PLAYFUL PARENTING BERBAHASA INDONESIA BAGI KELUARGA URBAN MUDA: VALIDATION ANALYSIS OF INDONESIAN LANGUAGE PLAYFUL PARENTING BOOKLET FOR YOUNG URBAN FAMILIES Naili Rohmah; Ali Formen; Neneng Tasuah; Renistiara Medilianasari; Kinanthi Wahyu Prastuti; Ni’ma Qarina Nur Santi
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 8 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasuhan terhadap anak merupakan kajian yang patut diteliti dari berbagai sisi, terlebih dari sudut pandang orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet playful parenting berbahasa Indonesia bagi keluarga urban muda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research dan development (RnD). Jenis penelitian R&D yang digunakan pada penelitian merupakan jenis 4D. Tahap penelitian 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate.  Penelitian yang menggunakan jenis 4D cocok digunakan untuk mengembangkan berbagai media pembelajaran. Berdasarkan rekapitulasi uji kelayakan ahli media dan materi didapatkan bahwa aspek media memiliki kriteria sangat layak sebesar 92,5% yang berasal dari indikator ukuran booklet, desain kulit, dan desain isi. Sementara aspek materi memiliki nilai kelayakan 95,25% yang berarti sangat layak. Sehingga disimpulkan bahwa booklet playful parenting yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan sebagai pegangan kegiatan parenting.
Beyond good boys and nice girls: Unpacking Childhood Ideologies of Indonesian Peaceful Islam Ali Formen; Naili Rohmah; Renistiara Medilianasari; Wantoro Wantoro
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i2.245

Abstract

This article examines how contemporary Indonesian stories of peaceful Islam construct ideas of the “good” Muslim child, focusing on the Rahmatan Series children’s books. It explores at how these books shape children’s moral subjectivities and whether they in support of the broader campaigns fostering moderate, peaceful Islam. Using Critical Discourse Analysis, the study identifies key moral themes, character roles, and ethical positions in the Series. Four dominant constructions of good Muslim children emerge: defenders of religious identity, pioneers of empathy and sacrifice, effective emotional self-regulators, and positive influencers. While the Series aims to promote peaceful Islamic values, the analysis reveals tensions, including the overrepresentation of female protagonists, the privileging of middle-class urban Muslim life, and the absence of non-Muslim moral exemplars. Theoretically, the study contributes to childhood and religious education scholarship by showing how peace-oriented narratives may simultaneously challenge and perpetuates stereotypes and biases. Practically, the findings offer insights for authors, educators, and policymakers, highlighting the need for socially inclusive and gender-balanced narratives. In alignment with SDG 4 (quality education) and SDG 16 (peace and justice), the article calls for Islamic children’s literature that more fully reflects diversity, equity, and interfaith coexistence.
ANALISIS NILAI AGAMA ISLAM DALAM FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA PADA EPISODE SHOLAT ITU WAJIB Silvia Rahmah; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
LENTERA ANAK Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025 : Lentera Anak
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i2.8395

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang luas bagi anak-anak untuk mengakses berbagai jenis informasi, termasuk konten hiburan seperti film animasi. Salah satu tayangan edukatif yang dinilai relevan untuk anak usia dini adalah film animasi Nussa dan Rara, khususnya pada episode “Sholat itu Wajib”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai agama Islam yang terdapat dalam tayangan tersebut, Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode analisis isi terhadap tayangan animasi. Data dikumpulkan melalui observasi visual terstruktur terhadap episode “Shplat itu Wajib” yang ditayangkan di channel You Tube Nussa Official. Serta didukung dengan literatur sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini mengandung tiga nilai utama Islam, yaitu nilai akidah, syariat, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui dialog, Tindakan, dan interaksi tokoh dalam cerita , dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Film ini juga berfungsi sebagai media edukatif yang efektif dalam membantu orang tua menanamkan ajaran agama dan moral sejak usia dini. Dengan demikian, Nussa dan Rara tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga sarana pembelajran yang relevan dan kontektual.
Penanaman Nilai Moral dan Agama Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Berdoa di Tk Islam Smart Kids Sabrina Ulya Queen Angelly; Febri Fitri Handayani; Naili Rohmah
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.34729

Abstract

Penanaman nilai moral dan agama pada anak perlu dilakukan sejak usia dini. Usia dini sering disebut sebagai golden age atau usia emas yang mana pada usia ini aspek-aspek perkembangan anak berkembang pesat, salah satunya perkembangan moral dan agamanya. Anak-anak yang sudah ditanamkan nilai moral dan agamanya sejak dini, maka anak memiliki bekal keagamaan dalam menjalankan semua aktivitasnya. Melalui pembiasaan dapat membantu anak lebih mudah mengembangkan moral agamanya, salah satunya dengan pembiasaan berdoa. Hal ini dilakukan juga oleh TK Islam Smart Kids yang beralamat diPerum Depot Palan V No C24 Karangjati RT01/RW07, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Smart Kids dengan informan dua guru dari TK A dan TK B. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembiasaan berdoa di TK Islam Smart Kids berdampak pada berkembangnya moral dan agama anak, diantaranya : (1) anak mengenal tuhannya sejak dini, (2) berdoa adalah cara berkomunikasi langsung dengan tuhannya, (3) anak juga paham bahwa dengan berdoa merupakan wujud syukur kepada tuhan atas apa yang telah diberikan oleh tuhan.
Peran Pendidikan Agama dalam Membentuk Perilaku Moral AUD: Studi Literatur Leksa Cantika Weti; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate the contribution of religious education to the formation of moral behavior in early childhood by systematically analyzing the literature. The method applied is descriptive qualitative, by reviewing various relevant sources in the period 2020 to 2025. The research findings indicate that religious education plays a significant role in instilling fundamental moral values such as honesty, responsibility, empathy, and discipline from an early age. These values are the basis for the formation of children's character. The effectiveness of religious education is largely determined by the teaching methods applied, where an interactive approach that is in accordance with the child's developmental phase is more easily accepted and understood. In addition, collaboration between formal education in schools with the family and community environment determines the success of internalizing religious teachings. Challenges found in the implementation of religious education for early childhood include lack of training for teachers, low parental participation, and the impact of digital media. Therefore, religious education needs to be delivered holistically and relevantly, not only in the form of teaching teachings, but also through habits and real practices in everyday life. This study emphasizes the importance of a comprehensive approach in implementing religious education to form ethical and strong individuals from a young age.