Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS NILAI AGAMA ISLAM DALAM FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA PADA EPISODE SHOLAT ITU WAJIB Silvia Rahmah; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
LENTERA ANAK Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025 : Lentera Anak
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i2.8395

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang luas bagi anak-anak untuk mengakses berbagai jenis informasi, termasuk konten hiburan seperti film animasi. Salah satu tayangan edukatif yang dinilai relevan untuk anak usia dini adalah film animasi Nussa dan Rara, khususnya pada episode “Sholat itu Wajib”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai agama Islam yang terdapat dalam tayangan tersebut, Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode analisis isi terhadap tayangan animasi. Data dikumpulkan melalui observasi visual terstruktur terhadap episode “Shplat itu Wajib” yang ditayangkan di channel You Tube Nussa Official. Serta didukung dengan literatur sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini mengandung tiga nilai utama Islam, yaitu nilai akidah, syariat, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui dialog, Tindakan, dan interaksi tokoh dalam cerita , dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Film ini juga berfungsi sebagai media edukatif yang efektif dalam membantu orang tua menanamkan ajaran agama dan moral sejak usia dini. Dengan demikian, Nussa dan Rara tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga sarana pembelajran yang relevan dan kontektual.
Peran Pendidikan Agama dalam Membentuk Perilaku Moral AUD: Studi Literatur Leksa Cantika Weti; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate the contribution of religious education to the formation of moral behavior in early childhood by systematically analyzing the literature. The method applied is descriptive qualitative, by reviewing various relevant sources in the period 2020 to 2025. The research findings indicate that religious education plays a significant role in instilling fundamental moral values such as honesty, responsibility, empathy, and discipline from an early age. These values are the basis for the formation of children's character. The effectiveness of religious education is largely determined by the teaching methods applied, where an interactive approach that is in accordance with the child's developmental phase is more easily accepted and understood. In addition, collaboration between formal education in schools with the family and community environment determines the success of internalizing religious teachings. Challenges found in the implementation of religious education for early childhood include lack of training for teachers, low parental participation, and the impact of digital media. Therefore, religious education needs to be delivered holistically and relevantly, not only in the form of teaching teachings, but also through habits and real practices in everyday life. This study emphasizes the importance of a comprehensive approach in implementing religious education to form ethical and strong individuals from a young age.
OMAR DAN HANA: PELAJARAN MORAL BERBASIS AGAMA UNTUK ANAK USIA DINI Deaga Zahra Khairunnisa; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik halus dan koordinasi mata-tangan merupakan salah satu aspek krusial dalam pertumbuhan anak usia dini yang mendasari kesiapan menulis, menggambar, dan aktivitas mandiri harian. Meskipun demikian, stimulasi konvensional sering kali kurang menarik minat anak, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Alat Permainan Edukatif (APE), secara khusus permainan seperti "Kotak Ajaib Jalur Warna-Warni" dan media manipulatif sejenis, dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini berdasarkan sintesis berbagai literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan meta-analisis terhadap hasil-hasil penelitian tindakan kelas serta eksperimen dari berbagai jurnal PAUD nasional terakreditasi. Analisis menunjukkan bahwa penggunaan media permainan edukatif berbasis warna, jalur, dan kotak manipulatif secara signifikan meningkatkan indikator motorik halus anak, seperti kelenturan jari tangan, kekuatan menggenggam, koordinasi visual-motorik, dan fokus konsentrasi anak hingga mencapai ketuntasan di atas 85% pada akhir siklus pembelajaran. Permainan edukatif yang dirancang secara visual dan motorik terbukti efektif sebagai media stimulasi perkembangan anak usia dini, sehingga disarankan bagi pendidik PAUD untuk mengintegrasikan media kreatif ini dalam kurikulum pembelajaran harian.
ANALISIS SOSIAL EMOSIONAL DAN MORAL DALAM SERIAL ANIMASI BING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Roro Jenarsih; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sosial, emosional, dan moral yang terkandung dalam serial animasi Bing episode “Pesta Mainan”, “Bukan Milikmu” dan “Ucapkan Selamat Tinggal”, serta mengkaji potensinya sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa dialog dan adegan yang memuat indikator sosial, emosional, dan moral dalam ketiga episode tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serial animasi Bing mengandung berbagai nilai sosial berupa kerja sama, interaksi sosial, empati, dan kepedulian terhadap orang lain. Nilai emosional yang ditemukan meliputi kemampuan mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi serta menghadapi perpisahan. Adapun nilai moral yang muncul mencakup kejujuran, tanggung jawab, menghargai hak milik orang lain, meminta maaf, memaafkan, dan mematuhi aturan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa serial Bing memiliki potensi sebagai media pembelajaran sosial, emosional, dan moral karena menyajikan konflik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak serta menampilkan proses belajar melalui pengalaman dan pendampingan orang dewasa.
Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas dan Budaya Lokal di Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang Renistiara Medilianasari; Ni Kadek Aris Rahmadani; Fathin Farah Fadhilah; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Naila Nasywa; Fitri Febri Handayani; Lahenda Widiasmara; Agapea Fenda Sozo Sandeva; Arini Mayang Fauni
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2778

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competence of early childhood teachers in teaching dance as a strategy to enhance creativity and instill local culture in young children in Sambirejo Village, Bringin District, Semarang Regency. The implementation methods include observing the needs of partners, designing programs, providing hands-on training, assisting and conducting evaluations, and monitoring. The results show an improvement in the knowledge, skills, and attitudes of teachers in designing and implementing dance learning that is contextual to the local culture. The outputs of the activity include copyrights, publications in the mass media and the faculty's official website, article publication and a video highlighting the activity. This program contributes to improving the quality of early childhood education services while supporting SDG 4 (Quality Education) and strengthening regional cultural identity.
ANALISIS TAYANGAN FILM NUSSA DAN RARA TERHADAP PENANAMAN NILAI MORAL DAN AGAMA ANAK USIA DINI Azka Pia Nur Latifah; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v6i1.1990

Abstract

This study aims to analyze the moral and religious values contained in the animated film Nussa and Rara. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques. The data collection process was carried out by watching the film in its entirety and recording information related to moral values in the storyline. Based on the results of the analysis, a number of moral and religious values were found displayed in the film, namely: mutual assistance, mutual respect, personal and environmental hygiene, compassion, politeness, willingness to sacrifice and kindness, empathy and facing injustice, the value of introducing the pillars of Islam and carrying out worship, the value of sincerity and honesty, tolerance, table manners, learning to be sincere and accepting destiny with gratitude, the importance of reading basmalah and learning from mistakes, the value of gratitude and charity, the value of mahram and being wise in acting. The results of this study indicate that Nussa and Rara is an educational show that is suitable for use as a medium for learning moral values in early childhood. Therefore, this film can be used by educators as a means of learning fun and educational characters. This can be an insight into knowledge about cartoon films that have positive moral messages besides Nusa and Rara. So parents need to identify children's films positively for the growth of early childhood.
ANALISIS TAYANGAN FILM NUSSA DAN RARA TERHADAP PENANAMAN NILAI MORAL DAN AGAMA ANAK USIA DINI Azka Pia Nur Latifah; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v6i1.1990

Abstract

This study aims to analyze the moral and religious values contained in the animated film Nussa and Rara. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques. The data collection process was carried out by watching the film in its entirety and recording information related to moral values in the storyline. Based on the results of the analysis, a number of moral and religious values were found displayed in the film, namely: mutual assistance, mutual respect, personal and environmental hygiene, compassion, politeness, willingness to sacrifice and kindness, empathy and facing injustice, the value of introducing the pillars of Islam and carrying out worship, the value of sincerity and honesty, tolerance, table manners, learning to be sincere and accepting destiny with gratitude, the importance of reading basmalah and learning from mistakes, the value of gratitude and charity, the value of mahram and being wise in acting. The results of this study indicate that Nussa and Rara is an educational show that is suitable for use as a medium for learning moral values in early childhood. Therefore, this film can be used by educators as a means of learning fun and educational characters. This can be an insight into knowledge about cartoon films that have positive moral messages besides Nusa and Rara. So parents need to identify children's films positively for the growth of early childhood.