Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kekerasan sebagai Alasan Perceraian: Studi Komparatif antara Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Perempuan Endang Isnawati; Herlinda Herlinda; Josua Armando Tamba; Rachel Rosalina Sirait; Syuratty Astuti Rahayu Manalu
Justice Amnesty Law and Undoing Journal Vol 1, No 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalu.v1i2.7271

Abstract

Penelitian ini membahas kekerasan dalam rumah tangga sebagai alasan perceraian dengan membandingkan pengaturan dalam hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Perempuan di Indonesia. Tujuannya untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi perempuan dalam mengajukan perceraian karena kekerasan serta efektivitas perlindungan hukum yang ada. Metode yang digunakan adalah studi pustaka berupa analisis literatur dari berbagai sumber terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa baik hukum Islam maupun undang-undang nasional mengakui kekerasan sebagai alasan sah perceraian, tetapi kendala pembuktian, tekanan sosial, dan proses hukum yang kompleks masih menghambat perlindungan efektif bagi korban. Kesimpulannya, sinergi antara hukum Islam dan undang-undang perlindungan perempuan perlu diperkuat untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi perempuan korban kekerasan.
Dampak Kebijakan Kartu Indonesia Pintar terhadap Kelangsungan Pendidikan Siswa Kurang Mampu di SMPN 29 Medan Endang Isnawati; Rachel Meilisa Pakpahan; Dinda Amalia Nst; Frita Rohani Manik; Alvin Putra Hariando Manik; Julia Ivanna
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhadap kelangsungan pendidikan siswa kurang mampu di SMP Negeri 29 Medan. Permasalahan yang dikaji meliputi tiga aspek utama, yaitu dampak program KIP terhadap tingkat kehadiran dan angka putus sekolah, pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa, serta efektivitas penyaluran dana KIP dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 1 April 2026. Subjek penelitian terdiri dari wakil kepala sekolah, ketua OSIS, siswa penerima KIP, dan siswa non-penerima KIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KIP memberikan dampak positif yang signifikan, tercermin dari meningkatnya motivasi belajar, berkurangnya beban ekonomi keluarga, dan terpenuhinya kebutuhan dasar pendidikan. Pelaksanaan program berjalan secara terstruktur dan transparan melalui sistem Dapodik, verifikasi lapangan, serta koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan bank penyalur. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pencairan dana dan ketidaktepatan sasaran penerima yang perlu diperbaiki