Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Story Time Interaktif sebagai Alternatif Program Stimulasi untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus Nopi Nur Khasanah; Indra Tri Astuti; Kurnia Wijayanti; Herry Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 5, No 2 (2026): May 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.5.2.108-120

Abstract

Anak berkebutuhan khusus sering mengalami hambatan interaksi sosial yang memerlukan stimulasi terstruktur, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus melalui story time interaktif di SLB Bina Putra Salatiga. Kegiatan dilaksanakan pada 26 siswa dan 9 guru melalui penyusunan modul, validasi media, pelatihan guru, serta empat sesi implementasi kelas. Validitas isi media oleh tiga pakar menunjukkan skor rerata 0,93. Pemahaman guru meningkat dari rerata 58,33 menjadi 96,67. Keterlibatan aktif anak selama sesi mencapai 84,62%. Rerata skor interaksi sosial anak meningkat dari 21,12 menjadi 26,03 atau naik 23,32% setelah intervensi. Program ini menunjukkan bahwa story time interaktif dapat menjadi alternatif stimulasi sosial yang aplikatif, disukai anak, dan berpotensi dilanjutkan oleh sekolah.Children with special needs often experience social interaction difficulties that require structured, enjoyable, and developmentally appropriate stimulation. This community service program aimed to improve social interaction skills through interactive story time at SLB Bina Putra Salatiga. The program involved 26 students and 9 teachers through module development, media validation, teacher training, and four classroom implementation sessions. Content validity assessed by three experts showed a mean score of 0.93. Teachers’ knowledge increased from a mean score of 58.33 to 96.67. Active student engagement during the sessions reached 84.62%. The mean social interaction score increased from 21.12 to 26.03, representing a 23.32% improvement after the intervention. These findings indicate that interactive story time is a feasible and engaging social stimulation strategy and has good potential for continued implementation by the partner school.