Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

“Tambal Retakan, Cegah Kerugian”: Perangi Kecurangan Jaminan Kesehatan dan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Aceh sebagai Upaya Peningkatan Mutu di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rosa Galica Gita Gressia; Brury Apriadi Husaini
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.305

Abstract

Kelemahan pengawasan dan regulasi menyebabkan praktik kecurangan dalam sistem jaminan kesehatan semakin meningkat dan berdampak pada kerugian finansial serta penurunan mutu pelayanan kesehatan. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan penanganan kecurangan yang terintegrasi dengan pendekatan lokal berbasis kearifan masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode scoping review berdasarkan kerangka Arksey & O’Malley dengan penelusuran literatur tahun 2015–2025 melalui database PubMed, Scopus, Springer, Google Scholar, dan Web of Science. Dari 1.494 artikel yang ditemukan, sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi. Literatur terkait inovasi berbasis kearifan lokal Aceh diperoleh melalui analisis artikel sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada strategi tunggal yang efektif untuk mengatasi kecurangan dalam sistem jaminan kesehatan. Pencegahan kecurangan memerlukan pendekatan berbasis bukti melalui integrasi teknologi, edukasi, regulasi, penegakan hukum, kolaborasi lintas sektor, penguatan data, serta pengawasan yang transparan. Pendekatan lokal seperti musyawarah gampong, peran tokoh adat, dan sistem pelaporan komunitas juga berpotensi memperkuat pencegahan kecurangan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem berbasis teknologi yang disesuaikan dengan konteks sosial lokal dan didukung regulasi yang memadai. Model kolaboratif ini berpotensi menjadi contoh dalam membangun sistem jaminan kesehatan yang adil, adaptif, dan berkelanjutan untuk menjamin mutu serta keselamatan pasien.