Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Leveraging AI for Strategic Decision-Making in Indonesia's National Defense Management Yusman, Faisal; Muhammad Taufik, Robby; Yanda Dwira Firman
PERSPEKTIF Vol. 14 No. 1 (2025): PERSPEKTIF January
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v14i1.13396

Abstract

Strategic decision-making processes are critical in navigating the complex and ever-changing domain of national defense. In the Indonesian context, the use of Artificial Intelligence can offer a transformative approach to enhance this critical decision-making framework. This research paper examines the potential of an AI-based strategy to support and strengthen Indonesia’s national defense management. The study explores the current state of AI implementation in the industrial sector, the role of performance management in optimizing AI-based systems, and the contribution of AI in achieving sustainable development goals. The findings suggest that a comprehensive national strategy for AI can open up significant opportunities for Indonesia to strengthen its national defense capabilities, drive innovation, and secure its position in the global geopolitical landscape.
ANALISIS NUMERIK PERKUATAN LERENG DENGAN SHEET PILE: STUDI KASUS PLTMG PONTIANAK PEAKER MENGGUNAKAN PLAXIS 2D DAN GEO5 Hilmansyah, Naufaldy Febryant; Harianja, Ricky; Firman Z, Yanda Dwira
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2025): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v10i1.8218

Abstract

Penelitian ini membandingkan analisis stabilitas lereng dengan perkuatan sheet pile menggunakan metode elemen hingga (PLAXIS 2D V8.2) dan keseimbangan batas (GEO5) di kawasan PLTMG Pontianak Peaker. Simulasi dilakukan pada dua titik kritis, S-02 dan S-03, dengan tiga kondisi hidrologi: air surut, normal, dan pasang. Hasil menunjukkan bahwa pada titik S-02, faktor keamanan meningkat dari 3,93 saat air surut menjadi 5,61 saat air pasang. Sementara itu, pada titik S-03, pemasangan sheet pile dengan kedalaman lebih optimal menghasilkan faktor keamanan tertinggi sebesar 6,34 pada kondisi air pasang, dibandingkan dengan 4,38 saat air surut dan 4,91 saat air normal. Analisis perbandingan menunjukkan bahwa PLAXIS 2D menghasilkan estimasi faktor keamanan yang lebih konservatif dibandingkan GEO5 karena kemampuannya menangkap deformasi tanah dan distribusi tegangan yang lebih kompleks melalui metode phi/c reduction. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyediaan analisis kuantitatif terhadap efektivitas sheet pile dalam meningkatkan stabilitas lereng serta evaluasi mengenai kelebihan dan keterbatasan kedua metode dalam menangani variasi hidrologi. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan standar desain perkuatan lereng yang lebih adaptif, terutama untuk daerah dengan fluktuasi muka air yang tinggi. 
Analisis Produktivitas Pelaksanaan Erection PCI-Girder pada Konstruksi Jalan Elevated Menggunakan Crane Crawler Ivan Arfiansyah Putra; Yanda Dwira Firman Z; Suprayogi
Surakarta Civil Engineering Review Vol 5 No 1 (2025): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur berupa jalan merupakan hal krusial gunamendukung aktivitas dari suatu tempat menuju tempat lain. Hal demikian yangdilakukan pada proyek pembangunan jalan elevated Karawang yang difungsikansebagai akses penghubung. Didalam konstruksi jalan elevated Karawang, terdapatmetode kerja erection girder yang merupakan metode dalam pengangkatan materialPCI-Girder ke atas pierhead. Dalam proyek ini memanfaatkan metode tandemcrane, dimana terdapat 2 crane crawler yang bekerjasama untuk mengangkatbentangan PCI-Girder keatas pierhead. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatanterhadap 5 jenis bentang girder yakni ukuran 16 m, 20, m, 25 m, 30 m, dan 35 m.Penelitian dilakukan guna mengetahui produktivitas serta durasi total yangdiperlukan untuk melakukan erection girder pada keseluruhan span melalui meotdeperhitungan kuantitatif. Pada penelitian ini diperoleh nilai produktivitas yangberbeda berdasarkan bentangan PCI-Girder. Sehingga, dari nilai produktivitas yangperhitungkan, kemudian didapatkan total durasi adalah 47 hari untukmenyelesaikan 15 span. Selain itu, pekerjaan ini termasuk ke dalam highrisk baiksecara biaya, waktu, dan keselamatan kerja. Sehingga perencanaan yang matangserta ketepatan operator dan pemilihan metode kerja yang baik merupakan faktoryang dapat mendorong keberhasilan erection girder pada proyek ini.Kata kunci: Erection, Jalan Elevated, PCI – Girder, Produktivitas
ANALISIS KRITERIA PEMILIHAN METODE KONSTRUKSI CAPPING BEAM TANGGUL PENGAMAN PANTAI NCICD JAKARTA UTARA Norita, Khansa; Saputra, Pungky Dharma; Z, Yanda Dwira Firman
Construction and Material Journal Vol. 7 No. 1 (2025): Construction and Material Journal Vol. 7 No. 1 Mei 2025
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v7i1.7464

Abstract

The annual flooding that affects the capital city of the Republic of Indonesia is a critical issue being addressed through solutions outlined in the NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) master plan. The capping beam, which forms the upper structure of the embankment, breaks waves, unites the spun pile series, and maintains the stability of the spun pile. The main objective of this study is to identify the criteria for selecting the capping beam construction method in the NCICD coastal protection embankment development project. The method used is a systematic approach to literature published in the form of articles or journals and scientific publications. The results of the study show that there are nine criteria for selecting the method of capping beam construction. The criteria that are widely discussed and have a dominant influence are the cost criteria and environmental conditions, with each having a percentage of 19%. This study provides valuable insights for academics and practitioners in developing effective strategies for construction method selection.
PENGEMBANGAN WBS UNTUK PEKERJAAN PERKUATAN TEBING DINDING PENAHAN TANAH Marchella Hasanah; Yanda Dwira Firman; Pungky Dharma Saputra
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/e8456s54

Abstract

Proyek Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 7 merupakan salah satu proyek strategis yang bertujuan untuk mengurangi risiko banjir melalui pembangunan dinding penahan tanah beton di sepanjang tebing sungai. Kompleksitas pekerjaan dan banyaknya tahapan konstruksi menuntut perencanaan yang sistematis, salah satunya dengan menyusun Work Breakdown Structure (WBS) yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan struktur WBS yang dapat menggambarkan seluruh aktivitas utama dalam pekerjaan perkuatan tebing secara hierarkis dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pelaksana proyek, dan studi dokumentasi teknis. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan aktivitas utama dalam pelaksanaan proyek, yang kemudian disusun dalam bentuk WBS hingga level pekerjaan detail. Pengembangan WBS ini diharapkan dapat menjadi alat bantu dalam perencanaan, pengendalian, dan monitoring proyek konstruksi serupa, khususnya dalam konteks infrastruktur pengendalian banjir berbasis struktur beton bertulang.
The Strategy of Radar Data Integration Between Indonesia and Singapore as an Airspace Security System in the Riau Islands and Natuna Santoso, Budi; Firman Z, Yanda Dwira; Aritonang, Sovian
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 1 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.11960

Abstract

This study aims to analyze the strategy of radar data integration between Indonesia and Singapore to enhance the airspace security system in the Riau Islands and Natuna. The focus includes analyzing the implications of the Leaders Retreat 2022 policy, evaluating bilateral collaborative efforts, and formulating technology-based strategies for managing the Flight Information Region (FIR). This research adopts a Mixed Methods Sequential Explanatory approach, combining quantitative analysis of airspace violation data and qualitative analysis of policies and expert interviews. Quantitative data is processed using descriptive statistics, while qualitative data is analyzed using the constant comparative method. The study reveals that radar data integration improves the effectiveness of airspace surveillance, strengthens Air Sovereignty, and supports flight safety. Technology-based collaborative strategies, such as the use of advanced radar systems and integrated personnel training, are key to successful implementation. This research contributes new insights to the study of airspace security by proposing a radar data integration model that is responsive and adaptive to geopolitical dynamics in the strategic regions of the Riau Islands and Natuna.
MODEL OF ARRANGING FISHERMEN'S SETTLEMENT AREAS BASED ON STILT HOUSES AND FLOATING HOUSES AS AN ADAPTIVE SOLUTION TO CLIMATE CHANGE AND STRENGTHENING REGIONAL RESILIENCE IN MUARA ANGKE, NORTH JAKARTA Yanda Dwira Firman Z
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 3 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i3.3045

Abstract

The fishermen's settlement area in Muara Angke, North Jakarta, faces serious challenges due to tidal flooding, poor infrastructure, and a clean water crisis. The Republic of Indonesia Defense University (Unhan RI) initiated a pilot project for area arrangement using stilt houses and floating houses as adaptive solutions. This article examines a multidisciplinary approach involving physical development, clean water and sanitation systems, as well as strengthening the community's social capacity. The methodology includes field observation, community participation, and technical infrastructure analysis. The results show that the application of modular technology, desalination systems, and waste treatment can improve quality of life and environmental resilience. This model has the potential to be replicated in other coastal areas in Indonesia, strengthening community resilience and territorial defense through a community-based civil defense approach, while also supporting geostrategic strategies and national policies for coastal area management.
Fossil Fuel Alternatives: Renewable Energy and Nuclear: Energy Amita Sari, Putu Ayu; Purwantoro, Susilo Adi; Firman Z., Yanda Dwira
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2731

Abstract

The use of fossil fuels (oil, gas, and coal) is still the mainstay of world energy for various reasons of its convenience. Although currently fossil fuels are also accused of being the main cause of climate change and global warming, it is not that easy to replace them with clean energy. There is still a transition period between dependence on fossil energy so that it can later be changed into green energy. Renewable energy is indeed planned to be the main energy source in the future because it will not run out. However, its management still experiences various obstacles such as costs or distribution. Some examples of renewable energy, for example solar, wind, bioenergy, tides, geothermal, water, nuclear, and others can be fully utilized for energy by changing its form to produce electricity or heat. Nuclear is also included in Indonesia's plan to start developing reactors so that they can be used commercially in the future. In the energy transition plan with its various obstacles, a combination of fossil fuels alongside renewable energy is used, which is called a hybrid system. This syst em can consist entirely of renewable energy or a combination of two or more fossil fuels and renewable energy. In addition to its better effectiveness, greenhouse gas emissions can also be reduced with this mechanism. That is why it is also important to develop hybrid systems and smart grids to support global energy security.
Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kabupten Banyumas: Dampak Ekonomi Dan Sosial Dwilestari, Rahmah; Laksmono, Rudy; Firman Z, Yanda Dwira
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Kajian ini dilakukan melalui telaah berbagai penelitian terdahulu, laporan pemerintah, dan literatur akademik yang membahas pengembangan energi terbarukan di daerah pedesaan. Data dikumpulkan dari sumber daring seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan repositori perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan PLTMH di Banyumas memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya lewat penyediaan akses listrik di wilayah terpencil, peningkatan produktivitas ekonomi lokal, dan penguatan organisasi desa. Dari aspek sosial, PLTMH meningkatkan kualitas hidup dengan memperluas akses pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi di malam hari. Namun, terdapat tantangan dalam pendanaan, pemeliharaan, dan partisipasi masyarakat dalam jangka panjang. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan operasional PLTMH di Banyumas.
Analisis Produktivitas Pemasangan Tiang Pancang Laut Pada Pembangunan Dermaga Trestle: Studi Kasus Proyek Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur Tahap 2 Setiawan, Febri Dwi; Sihite, Ronald Marchus; Firman, Yanda Dwira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana produktivitas alat berat crawler crane pada pekerjaan pemasangan tiang pancang laut (steel pipe pile) pada proyek pembangunan breakwater Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur Tahap 2. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan secara langsung terhadap aktivitas pemancangan di atas working barge, yang kemudian dianalisis menggunakan parameter produktivitas, waktu siklus (cycle time), dan waktu tunda (delay time). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu siklus total sebesar 301 menit dan delay time sebesar 46 menit menghasilkan durasi siklus efektif sekitar 5,78 jam per siklus. Dengan kapasitas angkat crane sebesar 162,7 ton dan efisiensi kerja 70% pada kondisi offshore, diperoleh produktivitas alat sebesar 19,69 ton/jam atau 157,54 ton/hari. Selanjutnya, pada waktu kerja efektif sebesar 7,2 jam/hari menghasilkan output pekerjaan sebesar 1,24 pile/hari. Untuk memenuhi target produksi 2 pile/hari, dibutuhkan 2 unit alat crane. Hasil ini menunjukkan bahwa produktivitas sangat dipengaruhi oleh lamanya waktu siklus dan efisiensi operasional di lapangan, sehingga diperlukan optimalisasi metode kerja dan pengurangan delay untuk meningkatkan kinerja proyek. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan pertimbangan dalam meningkatkan efisiensi operasional serta produktivitas alat berat pada pekerjaan konstruksi offshore, sekaligus membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang lebih komprehensif.