Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GERAKAN GEMAR MAKAN KELAKAI DAN BAJEI UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA TEWANG KARANGAN KABUPATEN KATINGAN Silvia Arianti; Resviya Resviya; Marni Marni; Yuliani Yuliani; Maulana Muhammad Ilham; Ulfah Khairiah; Nayla Muna
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 1 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i1.16740

Abstract

Masalah stunting masih menjadi beban dan noda hitam dalam gemuruh pelaksanaan pembangunan termasuk di Kalimantan Tengah. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan dalam pencegahan stunting adalah sayuran Kelakai dan Bajei. Sayuran ini mudah tumbuh dan bernilai gizi tinggi. Permasalahnnya adalah banyak tanaman Kelakai dan Bajei yang dimatikan karena dianggap merusak keindahan serta adanya stigma bahwa sayuran ini dianggap sebagai makanan orang kampung. Guna mengatasi permasalahan ini dibangun demplot sayuran Kelakai dan Bajei serta demonstrasi pengolahan makanan dengan menggunakan sayuran bajei dan Kelakai di Desa Tewang Karangan Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Jenis olahan makanan yang dibuat, yaitu Kue Kering Kelakai dan Bajei, Stik Kelakai dan Bajei, Dim Sum Kelakai dan Bajei, Pentol Kelakai dan Bajei, Nugget Kelakai dan Bajei, Sempol Kelakai dan Bajei. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi pertama, Pembangunan Demplot, pada kegiatan demonstrasi kedua, serta pencanangan gerakan gemar makan Kelakai dan Bajei. Pada kegiatan pencanangan melibatkan ibu hamil, balita, anak-anak, kader PKK, tenaga kesehatan, ibu menyusui, dan perangkat desa. Kendala dalam pelaksanaan kegiatan seperti bahan pangan sayuran Kelakai dan Bajei mengeluarkan lendir sehingga mengeluarkan aroma tidak enak, sehingga diatasi dengan proses penjemuran, serta ibu-ibu yang sering lupa dengan proses pengolahan yang diajarkan, sehingga dibuat video tutorial dan buku resepnya.
Efektivitas Intervensi Peer Education sebagai Strategi Pencegahan Pergaulan Bebas pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Sriyana Sriyana; Effrata Effrata; Silvia Arianti; Resviya Resviya; Rosmawiah Rosmawiah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Takuana (April-June)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v5i1.471

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of peer education-based counseling in preventing risky social behavior among university students at Universitas PGRI Palangka Raya. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed, involving 50 students selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires, observation, and documentation, and analyzed using descriptive statistics. The findings revealed a significant improvement in students’ knowledge and attitudes after the intervention. The mean score increased from 59.86 (pre-test) to 81.74 (post-test), indicating an overall improvement of approximately 36.6%. In addition, knowledge increased by 24% and attitudes by 22%. These results demonstrate that peer education is highly effective due to social proximity, interactive learning methods, and peer influence. However, several challenges were identified, including limited time, varying levels of participant understanding, and limited learning facilities. Overall, this study highlights the potential of peer education as a sustainable and participatory strategy for preventing risky behavior in higher education settings.