Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindangsari melalui Kotoran Sapi sebagai Energi Alternatif Berbasis Teknologi Biogas Jahra Damayanti; Ratna Sari; Lira Firna; Aan Sumiyati; Achmad Kharis Al Basyar; M. Zaiz Saepullah; Nabila Khoirunnisa; Aditya Rahman; Jenal Hidayat; I Kadek Dwi Adnyano; Gregorius Diera Arnandi Melkior; Ridho Prihadi, Rafli; Nelli Inayah; Sarnata; Siswo Wardoyo
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i2.1464

Abstract

Permintaan energi yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk serta terbatasnya cadangan bahan bakar fosil mendorong perlunya pengembangan sumber energi terbarukan. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan adalah biogas, yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik seperti kotoran sapi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sindang Sari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang memiliki potensi peternakan cukup tinggi namun belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah peternakan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kotoran sapi sebagai energi alternatif melalui teknologi biogas sederhana berbasis fixed dome digester. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, wawancara dengan peternak lokal, serta praktik langsung pembuatan dan pengujian alat biogas skala kecil. Sosialisasi dilakukan secara interaktif dengan pendekatan experiential learning, memperlihatkan proses fermentasi anaerob dan hasil pembakaran gas metana dari instalasi sederhana. Hasil menunjukkan bahwa teknologi ini mampu menghasilkan gas yang dapat digunakan untuk memasak serta menghasilkan residu yang bermanfaat sebagai pupuk organik. Respon masyarakat sangat positif dan menunjukkan potensi untuk replikasi teknologi secara lebih luas. Kendala yang ndihadapi meliputi keterbatasan biaya pembangunan dan kebutuhan pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa biogas merupakan solusi energi terbarukan yang layak diterapkan dalam skala rumah tangga untuk mendukung ketahanan energi desa dan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan
Rancang Bangun Sistem Monitoring Listrik Tiga Fasa Berbasis IoT pada Bengkel TITL SMKN 1 Tangerang I Kadek Dwi Adnyano
JASEE Journal of Application and Science on Electrical Engineering Vol. 7 No. 1 (2026): JASEE-March
Publisher : Program Studi Teknik Elektro - Fakultas Teknik - Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jasee.v7i1.01

Abstract

Stable electrical parameters are essential for safe and reliable practical activities in vocational electrical workshops. Initial observation at the Electrical Power Installation Engineering workshop of Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kabupaten Tangerang recorded a phase-to-neutral voltage of 190 V, indicating the need for continuous monitoring. This study designed and implemented an Internet of Things-based three-phase electrical parameter monitoring system using a PZEM-6L24 sensor, ESP32 microcontroller, local display, and Blynk platform. The system was developed using the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate model and validated through functional testing, laboratory comparison with conventional measuring instruments, and field implementation at the main distribution panel. Laboratory testing of 21 evaluated parameters produced an average error of 1.31%, with a maximum error of 2.33% for current and a minimum error of 0.31% for voltage. Field comparison produced an average error of 1.18%, while all 21 evaluated parameters were displayed successfully in real time. The field snapshot also showed highly uneven phase currents, indicating uneven load distribution under the observed operating condition. The developed system can support real-time electrical monitoring and maintenance evaluation in vocational workshops.