Ahmad Fauzi Ilyas
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Program Tahfiz Al-Qur’an pada Tahfiz Qur’an Al-Firdaus Medan Marhan Hasibuan; Irvan Mangunsong; Ahmad Fauzi Ilyas; Eka Pristiawan; Nurmawati
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap program tahfiz Quran Al Firdaus Medan. Dalam (Mulyana, 2004). Dalam hal ini model evaluasi yang digunakan ialah model evaluasi Context, Input, Process and Product (CIPP) yang dikenalkan oleh Stufflebeam. Adapun hasil penelitian yang ditemukan yaitu. Pertama, evaluasi konteks dengan mengamati tujuan dalam program tersebut dan setelah dilakukan pengamatan serta analisa tujuan dan impelementasinya dapat dikatakan sudah baik. Kedua, evaluasi masukan yang mana pemahaman pendiri dan pengola serta kemampuan pengajar sudah dapat dikatakan baik, namun sarana dan prasana perlu ditingkatkan supaya menjadi tempat yang lebih menyenangkan. Ketiga, evaluasi proses sudah berjalan sesuai dengan yang ditargetkan meskipun ada kendala, namun pada dasarnya kendala tersebut lebih dominan dari internal santri tersebut, sehingga pengajar harus lebih sering memberikan motivasi-motivasi untuk membangkitkan semangat mereka. Keempat, evaluasi hasil/produk bahwa target hafalan perhari pada umumnya sudah tercapai meskipun ada beberapa santri yang harus mengulangi kembali, kemudian dalam target akhir santri dapat menyelesaikan hafalannya sebanyak 30 juz dalam dua tahun.
Eksistensi Teologi Qadariyah dan Jabariyah Dalam Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Islam Klasik Ahmad Fauzi Ilyas; Hasibuan, Tarikh Al Hafizh; Rahmad Ridwan
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 1 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i1.12023

Abstract

Eksistensi teologi Qadariyah dan Jabariyah dalam sejarah dan pemikiran pendidikan Islam klasik sangat penting diteliti. Sebab, tema ini merupakan tema sentris dalam sejarah dan pemikiran pendidikan Islam. Artikel ini mengangkat tema ini karena tidak ditemukan penelitian yang secara spesifik membahas eksistensi teologi Qadariyah dan Jabariyah dalam sejarah dan pemikiran pendidikan Islam klasik. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan studi literatur. Data-data tersebut dianalisis dengan analisis deskriptif-interpretatif. Artikel ini menemukan bahwa kedua aliran teologi, baik Qadariyah maupun Jabariyah berperan secara eksis dalam sejarah dan pemikiran pendidikan Islam klasik, tetapi porsi keduanya tidak sebanyak aliran Asy’ariyah dan Maturidiyah, meskipun jika dibandingkan dengan Jabariyah, Qadariyah porsinya lebih signifikan.
Urgensi Pembelajaran Mata Pelajaran Nahwu dengan Metode Istiqraiyyah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan Anjasmara Selian, Dayfana; Rasyidin, Rasyidin; Ahmad Fauzi Ilyas; Irwan Haryono S
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keistimewaan pembelajaran ilmu Naḥwu dengan menggunakan metode istiqrâ’iyah pada kelas II KMI sehingga para santri/wati dapat memahami dengan mudah dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa gambaran keistimewaan metode istiqrâ’iyah terhadap pembelajaran ilmu naḥwu di kelas II KMI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran naḥwu di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan disajikan dalam bentuk metode Istiqrâ’iyah, yang menuntut setiap santri memberikan contoh-contoh terlebih dahulu sebagai bahan yang akan mereka diskusikan bersama guru. Diskusi dilakukan dengan menganalisis, merumuskan kaidah nahwiyah, melakukan latihan untuk menguji pemahaman dan penguasaan ilmu dengan baik. Dengan begitu, tergambarkan pentingnya penggunaan metode istiqra’iyah di dalam menyampaikan materi pelajaran naḥwu karena menggabungkan antara dimensi teoritis nahwu itu sendiri dan praktis dalam komunikasi santri dengan guru dan santri lainnya.
Learning Management In Modern Islamic Boarding School: A Study At Ar-Raudhatul Hasanah Islamic Boarding School, Medan Ahmad Fauzi Ilyas; Mangunsong, Irvan; Mahmud Jailani Dalimunthe; Ahmad Faisal
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 7 No. 2 (2026): September
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v7i2.4924

Abstract

This study aims to analyze learning management at Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah as a modern Islamic boarding school integrating traditional Islamic values with contemporary educational management. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, participant observation, and document analysis involving educational administrators, teachers, dormitory supervisors, and students. Data analysis used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that learning management at the pesantren is implemented systematically, structurally, and holistically through integrated planning, implementation, supervision, and evaluation within a 24-hour boarding education system. Learning activities are coordinated institutionally and aligned with pesantren values. The study also shows that pesantren culture contributes significantly to students’ character formation through discipline, habituation, communal life, and continuous supervision. In addition, technology is utilized selectively as a supporting medium for learning and educational administration. The study concludes that learning management in modern pesantren is oriented not only toward academic achievement but also toward character development through the integration of educational systems and pesantren culture.