Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Water Physicochemical Impacts of Sidoarjo Mud Reservoir on Metal Degradation and Environmental Risks Rohimatush Shofiyah; Yuvita Dian Siswanti; Senki Desta Galuh; Sevira Ayu Andini; Nur Hafifah
Environmental Pollution Journal Vol. 6 No. 1: April 2026
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v6i1.497

Abstract

Environmental monitoring in the Lapindo mudflow area has primarily focused on pollution assessment, with limited attention to the relationship between extreme water quality conditions and the corrosive environment affecting metallic infrastructure. This study evaluated physicochemical water quality in the Porong River mud reservoir to assess its potential influence on metal degradation. Water samples were collected in triplicate from eight strategically selected sites using stratified random sampling and analyzed using standard physicochemical methods. Severe spatial variations were observed, with Total Suspended Solids reaching 98,910 mg/L, dissolved oxygen depleted to 0.0 mg/L, and Chemical Oxygen Demand peaking at 4,182 mg/L, indicating highly polluted and anoxic conditions. The combination of elevated suspended solids, organic pollutants, and oxygen depletion creates an aggressive electrolytic environment that may accelerate corrosion processes. These findings provide new insights into corrosion-related environmental conditions in mud-volcanic aquatic systems and support environmental monitoring and infrastructure management in long-term mudflow-affected areas.
Evaluasi Operasional Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemerosesan Akhir Pakusari Kabupaten Jember Maulidatul Ula Bahari; Ericha Reyza Subiantoro; Dwi Vebby Ria Yuswantini; Yuvita Dian Siswanti; Latifa Mirzatika Al-Rosyid
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v3i1.7293

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember menerapkan sistem controlled landfill dalam pengelolaan sampah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian aspek operasional TPA Pakusari terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis data sekunder dengan membandingkan kondisi eksisting dan standar acuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa aspek operasional telah memenuhi atau mendekati standar, khususnya penutupan tanah yang dilakukan secara rutin setiap 7–8 hari serta pengolahan sampah organik menggunakan teknologi Black Soldier Fly (BSF) yang mampu menurunkan volume sampah organik hingga sekitar 80% dalam satu siklus pengolahan 18–21 hari. Namun demikian, aspek pengelolaan lindi, pemadatan sampah, dan sarana proteksi lingkungan masih belum memenuhi standar teknis. TPA Pakusari belum dilengkapi lapisan geomembran, pengelolaan lindi masih terbatas pada kolam penampungan terbuka, dan pemadatan sampah belum optimal akibat keterbatasan alat. Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan pada aspek proteksi lingkungan dan operasional teknis agar pengelolaan TPA Pakusari dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan.
Pembangunan Kolam Retensi Guna Mengatasi Masalah Kekeringan Di Dusun Plampang Desa Klekehan Kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso Senki Desta Galuh; Musarofa Musarofa; Jimi Amijaya; Totok Dwi Kuryanto; Yuvita Dian Siswanti; Levina Ardiningrum Hartadi; Kasih Imani Putri Sugiarto; Tiara Dwi Desfinta; Akmal Hisam Dani; Asroful Abidin
ABDIMASTEK Vol. 5 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v5i1.4954

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan sebagian besar penduduknya menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Kondisi tanah dan iklim yang mendukung menjadikan Indonesia memiliki potensi pertanian yang besar. Namun, perubahan iklim yang tidak menentu dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan tantangan serius bagi para petani. Curah hujan yang tidak stabil dan musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan kekeringan yang berdampak langsung pada ketersediaan air, baik untuk kebutuhan domestik masyarakat maupun untuk irigasi pertanian. Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, merupakan wilayah yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Di wilayah ini terdapat Dusun Plampang, Desa Klekehan, dengan jumlah 96 KK yang sejak tahun 2023 hingga Juli 2024 mengalami krisis air bersih yang cukup parah. Kekeringan tidak hanya menyulitkan masyarakat dalam memperoleh air minum, tetapi juga mengancam produksi pertanian lokal. Komoditas utama desa ini yaitu jagung dan kacang hanya dapat ditanam satu kali dalam setahun akibat keterbatasan air irigasi. Dalam perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), isu kekeringan ini merupakan tanggung jawab sosial yang menuntut kepedulian dan tindakan nyata untuk menolong sesama. Nilai solidaritas dan kebermanfaatan menjadi landasan keterlibatan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang sejak awal aktif mendistribusikan air bersih ke Dusun Plampang. Upaya tersebut merupakan bentuk dakwah bil-hal yang tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Sebagai langkah strategis dan berkelanjutan, direncanakan pembangunan kolam detensi seluas ±1 hektar untuk menampung air dan mengairi lahan pertanian seluas ±2.000 hektar. Pembangunan kolam ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan air irigasi sepanjang tahun, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa Klekehan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Teknologi Biopori untuk Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Yuvita Dian Siswanti; Musarofa; Rohimatush Shofiyah; Rafli Maulana Faqi; Melda Herista
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/498dsk97

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Plampang, Desa Klekehan, Kabupaten Bondowoso, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga melalui teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Sebelum kegiatan berlangsung, warga belum mengenal konsep biopori dan masih membuang atau membakar sampah organik. Program dilaksanakan selama kurang lebih empat jam melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan, dengan sasaran utama ibu rumah tangga sebanyak 15 peserta. Selama kegiatan, berhasil dibuat sebanyak 1–5 lubang resapan biopori di pekarangan warga. Evaluasi dilakukan melalui lembar observasi keterampilan dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat. Warga mampu membuat dan memelihara biopori secara mandiri serta memanfaatkan sampah organik sebagai bahan kompos. Pemberian satu set alat biopori yang disimpan dan dikelola oleh ketua RT/RW mendukung keberlanjutan program. Secara keseluruhan, penerapan biopori berpotensi memberikan dampak positif pada aspek lingkungan dan mendukung pengembangan Smart Village berbasis partisipasi dan keberlanjutan.
Effectiveness of Filtration Systems Based on Silica Sand, Bagasse, And Activated Carbon With Varying Media Thicknesses on the Reduction of Ph, Cod, Tss, And Phosphate in Laundry Wastewater Pramesya Ramadhana Arifin; Yuvita Dian Siswanti; Rusdiana Setyaningtyas; Latifa Mirzatika Al-rosyid; Winda Islamiyah Umarie
Loka: Journal Of Environmental Sciences Vol. 4 No. 3 (2026): Loka: Journal Of Environmental Sciences (July – September 2026)
Publisher : PT. Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ljes.v4i3.407

Abstract

The growth of laundry businesses has led to an increase in the volume of wastewater containing detergents, organic matter, suspended solids, and phosphates, posing a potential environmental pollution risk if discharged without treatment. This study aimed to analyze the effects of varying the thickness of filtration media—composed of silica sand, bagasse, and activated carbon—and varying operational times on the reduction of pH, COD, TSS, and phosphate levels in laundry wastewater. A PVC-based gravity-flow (down-flow) filtration reactor was operated using three media composition variations: activated carbon-dominant (P1), bagasse-dominant (P2), and silica sand-dominant (P3), with operational times of 30, 60, and 90 minutes. The results indicated that variation P1 achieved the highest COD reduction efficiency (36.98%), while variation P3 yielded the greatest TSS reduction (98.18%). The pH levels of all effluents met the quality standards established by East Java Governor Regulation No. 52 of 2014. However, COD levels failed to meet the threshold across all treatments, and phosphate levels increased due to leaching from the bagasse media. Multiple linear regression analysis revealed that filtration media thickness significantly influenced effluent pH and TSS, whereas operational time did not have a significant partial effect on any of the parameters. As this filtration system could not simultaneously meet all quality standards, further treatment is required to enhance its effectiveness.