Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Study of Economic Waste Exchange in Batam City Yuvita Dian Siswanti; Wahyono Hadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.61 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49751

Abstract

The problem of industrial waste in Batam City has not been fully solved. For this reason, this study was conducted to examine the concept of the application of the waste exchange and the applications. The waste exchange aims to help industries, especially for manufacturing industry, to solve their waste by opening business opportunities for waste users. It also help related agencies to monitoring and manifesting waste. It can be used as the initiator of joint office to oversee the possibility of transactions and waste traffic, so the waste does not cause impact on the environment. This research was carried out using in-depth interview techniques and consultations. Determining respondents is done by using purposive sampling, which is the respondents are determining by certain considerations. The AHP method used to carry out factors that influence of the waste exchange formation and strategic recommendations to the relevant agency of establishing waste exchange in Batam City. The results of the AHP analysis of the main factors that were prioritized by agency respondents were economic factors (32.4%) and the factors that had the lowest priority were organizational governance (17.1%). Respondents to waste utilization or waste users, technology availability factors have a high priority (43.1%) and the characteristics of waste characteristics have the lowest priority (20%)
Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Edukasi Dampak Mikroplastik kepada Anggota Ranting ‘Aisyiyah Patrang Shofiyah, Rohimatush; Musarofa, Musarofa; Siswanti, Yuvita Dian
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i1.22636209

Abstract

Mikroplastik   merupakan   partikel   plastik dengan rentang ukuran 5 mm. Mikroplastik dapat berupa mikroplastik primer dan mikroplastik sekunder. Sampah plastik, ketika dilepaskan atau dibuang ke air sebagai sedimen dengan konsentrasi yang lebih berbahaya, secara otomatis akan terbentuk di air laut. Beberapa logam yang mencemari air akibat kontaminasi sampah plastik, seperti logam berat dan bahan kimia organik, dapat meracuni manusia yang mengonsumsi biota laut yang terkontaminasi. Indonesia saat ini menghadapi darurat mikroplastik. Sebagai salah satu negara dengan produksi sampah plastik terbesar, maka Indonesia sendiri memiliki tanggung jawab besar dalam mengatasi masalah ini. Sayangnya, kesadaran masyarakat mengenai bahaya mikroplastik masih sangat rendah. Banyak yang belum memahami dampak jangka panjang dari penggunaan plastik sekali pakai terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Pengabdian ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada anggota Aisyiyah Patrang. Kegiatan meliputi sosialisasi, workshop, dan aksi nyata yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah plastik. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif yang mampu mengurangi dampak mikroplastik secara berkelanjutan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada anggota Aisyiyah Patrang tentang mikroplastik dan bahaya yang ditimbulkannya.
Analisis Pengaruh Banjir Rob Terhadap Kualitas Air Tanah Di Kawasan Pesisir Selatan Puger Kabupaten Jember Musarofa, Musarofa; Yuvita Dian , Siswanti; A Rosyid, Latifa Mirzatika
Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 1 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v1i1.2190

Abstract

The potential benefits of a beach for the surrounding community are numerous, including increasing the tourism sector and supporting the economy of local residents. Apart from this potential, there is also the potential for disasters, one of which is ROB flooding. Recently there was a tidal flood that hit the southern coast, causing seawater to enter residential areas and damage various public facilities in the Puger coastal area. The aim of this research is to identify the influence of tidal floods that occurred in the southern coastal area of ​​Puger, on groundwater quality, in terms of water quality in accordance with the quality standards of Minister of Health Regulation No. 2 of 2023 concerning Implementing Regulations of Government Regulation Number 66 of 2014 concerning Environmental Health. The method used is descriptive qualitative conservation data and sampling at three locations by conducting laboratory tests. From this research, it can be concluded that there is a decline in the quality of groundwater in the affected area which includes three observation locations. Where the TDS parameter is still below the quality standard of <300 mg/L, while for salinity and e-coli each has a value greater than the established quality standard. In this study, both parameters had <0% with values ​​for sampling 1 (2 per cent) sampling 2 (0.9 per cent) and sampling 3 (0.5 per cent ), for salinity and <0 CFU/100ml for e-coli content with values ​​for sampling 1 (50 CFU/100ml), sampling 2 (70 CFU/100ml) and sampling 3 (100 CFU/100ml). The ROB floods that occur in coastal areas result in the quality of groundwater becoming polluted and it must be treated first before it can be used by local communities.
Studi Kualitas Udara Ambien di Area Penambangan Batu Kapur Kecamatan Puger Musarofa; Yuvita Dian Siswanti; Latifa Mirzatika Al-Rosyid
Environmental Pollution Journal Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v5i2.374

Abstract

Aktivitas penambangan batu kapur dan lalu lintas kendaraan berpotensi menurunkan kualitas udara ambien serta menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas udara ambien di kawasan penambangan gunung kapur Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengukuran lapangan menggunakan detektor gas pada lima titik lokasi dengan kondisi lalu lintas berbeda. Parameter yang diukur meliputi H₂S, CO, O₂, dan LEL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi CO melebihi baku mutu pada hampir semua titik kondisi ramai, sementara H₂S melampaui ambang batas pada titik 2 dan 5 kondisi ramai. Parameter O₂ masih dalam kategori aman, sedangkan LEL tidak terdeteksi. Secara umum kualitas udara di kawasan penelitian dipengaruhi oleh aktivitas penambangan dan transportasi. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian emisi dan pemantauan berkala untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Pendidikan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Siswa-Siswi SDN Karangsono 04 Melalui Kegiatan KKN Kelompok 15 Tematik Universitas Muhammadiyah di Desa Karangsono Siswanti, Yuvita Dian; Firmansyah, Mohammad Iqbal; Susilowati, Suster; Kristanti, Khatamalisa
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22718

Abstract

PHBS merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu sekumpulan perilaku yangdipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya sehat dan aktif membantu kesehatanlingkungan di sekitarnya. PHBS pada usia dini sangat baik untuk mendidik dan menanamkankesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang PHBS kepada anaksekolah dalam hal ini siswa-siswi SDN Karangsono 04, sehinggapeserta didik dapat mempraktekkannya dalam kehidupansehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan kepada peserta didik sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 22 perempuan dan 18 laki-laki. Penyuluhan PHBS pada anak sekolah berjalan lancar, semua peserta didik antusias mengikuti kegiatan penyuluhan ini.
Evaluasi Operasional Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemerosesan Akhir Pakusari Kabupaten Jember Maulidatul Ula Bahari; Ericha Reyza Subiantoro; Dwi Vebby Ria Yuswantini; Yuvita Dian Siswanti; Latifa Mirzatika Al-Rosyid
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v3i1.7293

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember menerapkan sistem controlled landfill dalam pengelolaan sampah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian aspek operasional TPA Pakusari terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis data sekunder dengan membandingkan kondisi eksisting dan standar acuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa aspek operasional telah memenuhi atau mendekati standar, khususnya penutupan tanah yang dilakukan secara rutin setiap 7–8 hari serta pengolahan sampah organik menggunakan teknologi Black Soldier Fly (BSF) yang mampu menurunkan volume sampah organik hingga sekitar 80% dalam satu siklus pengolahan 18–21 hari. Namun demikian, aspek pengelolaan lindi, pemadatan sampah, dan sarana proteksi lingkungan masih belum memenuhi standar teknis. TPA Pakusari belum dilengkapi lapisan geomembran, pengelolaan lindi masih terbatas pada kolam penampungan terbuka, dan pemadatan sampah belum optimal akibat keterbatasan alat. Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan pada aspek proteksi lingkungan dan operasional teknis agar pengelolaan TPA Pakusari dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan.