Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH POLARISASI DIVERSITY TERHADAP BITRATE PADA OPENLTE SISTEM Nur, Levy Olivia; Karimafikri, Aisha Aulia; Sitorus, Saidhatul Munawaroh; Nurhaliza, Salwa
TEKTRIKA Vol 9 No 1 (2024): TEKTRIKA Vol.9 No.1 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v9i1.7038

Abstract

The main challenge for mobile wireless operators is to ensure that users consistently receive smooth and reliableservices. One of the crucial components in the development of wireless technology is the antena. The aim ofthis research is to understand the impact of polarization diversity on bitrate in the OpenLTE system. MultipleInput Multiple Output (MIMO) antenna system can enhance capacity and transmission speed in communicationsystems. OpenLTE features include a simple eNodeB with integrated Evolved Packet Core, tools for scanningand recording LTE signals based on GNU Radio. In this study, an analysis is conducted on the effects of MIMOantenna polarization arrangements using Co-Polarization and Cross-Polarization configurations. The researchindicates that the antenna configuration significantly influences the amount of bitrate and Signal to Noise Ratio(SNR) produced. The Cross-Polarization configuration can achieve a relatively high bitrate of 38 Mbps duringservice activities, compared to Co-Polarization, which only yields 28 Mbps in terms of birtare.
Intervensi Program Sehati PHBS Bagi Siswa Kelas V dan VI di Sd Negeri 1 Picungremuk Sugistiani, Alfiana; Zamilah, Apipah Rohadatul Asyi; Wahidah, Syifa Nurlaeli; Nuradila, Risma Nazmi; Nurhaliza, Salwa; Assyifa, Nabila; Jannata, Matswa Finnury; Nurfitri, Ninda Salma; Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 7 (2025): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/588kwj28

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting dalam membentuk kebiasaan sehat sejak usia sekolah dasar, namun tingkat penerapannya masih rendah di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program intervensi “SEHATI PHBS” (Sehat Aktif Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa kelas V dan VI di SD Negeri 1 Picungremuk, Kota Tasikmalaya. Intervensi dilaksanakan dengan metode edukatif-partisipatif berbasis teori Health Belief Model (HBM), mencakup penyuluhan interaktif, demonstrasi praktik mencuci tangan enam langkah, pemutaran video animasi, serta permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 7,25 menjadi 9,06 dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara sebelum dan sesudah intervensi. Hasil ini membuktikan bahwa program edukasi interaktif mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap PHBS secara signifikan. Program ini dapat dijadikan model edukasi kesehatan berbasis sekolah yang efektif dan aplikatif di wilayah padat penduduk lainnya.
Seminar Pelatihan “Canva Untuk Media Promosi” Kader Posyandu Pondok Petir Kota Depok Kusumaningtyas, Rinda Hesti; Dewi, Ayu Kusuma; Zaen, Najma Maziyati; Nurhaliza, Salwa; Ramdani, Agung Aji; Nabila, Dinda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7329

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi kesehatan di era digital. Mitra kegiatan adalah kader Posyandu di Kelurahan Pondok Petir, Kota Depok, yang berperan penting dalam menyebarkan informasi kesehatan. Namun, keterbatasan keterampilan desain grafis membuat media promosi yang dihasilkan kurang menarik dan kurang efektif. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Canva sebagai platform desain digital yang mudah diakses dan digunakan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pihak kelurahan, pembentukan grup WhatsApp, pelatihan tatap muka, praktik langsung pembuatan poster, sesi tanya jawab, serta evaluasi. Peserta dibimbing untuk memahami dasar-dasar desain grafis, pemilihan warna, tipografi, dan tata letak, serta diarahkan membuat poster sesuai kebutuhan posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan peserta; 90% mampu menghasilkan desain sederhana yang lebih komunikatif, kreatif, dan sesuai kebutuhan promosi posyandu. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama praktik dan sebagian besar menyatakan percaya diri untuk menggunakan Canva secara mandiri. Simpulan kegiatan ini adalah pelatihan Canva terbukti efektif memberdayakan kader posyandu dalam meningkatkan kualitas media promosi kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan.
Discovering the Self-Recovery Value in Justice Album by Justin Bieber Riza, Nazira; Nurhaliza, Salwa; Euis Meinawati
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8805

Abstract

This study aims to investigate how Justin Bieber’s Justice album portrays self-recovery through the lens of Geoffrey Leech’s Seven Types of Meaning. Using a descriptive qualitative approach, five tracks (Lonely, Ghost, Off My Face, Hold On, and Anyone) were analyzed through content analysis to uncover patterns of meaning within the lyrics. The results indicate that Lonely and Ghost present themes of isolation, grief, and acknowledgement of internal conflict, representing the early stages of recovery. Off My Face and Hold Reveal emotional intensity, reliance, hope, and perseverance as the speaker navigates the process of regaining balance. In contrast, anyone reflects the desire for stability and meaningful connection. Overall, the analysis shows that Bieber’s use of language constructs a unified narrative of healing, aligning with self-recovery as a gradual reconstruction of emotional well-being and personal identity.