Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tantangan dan Peluang Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan di SMAN 3 Siak Hulu Nur Kharisma; M. Jaya Adi Putra; Fadly Azhar
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pelaksanaan supervisi pendidikan di SMAN 3 Siak Hulu serta merumuskan strategi supervisi yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan supervisi mencakup ketiadaan pelatihan formal bagi supervisor, karakter guru yang sulit berubah dan resistensi terhadap evaluasi. Sementara itu, peluang muncul melalui dukungan kebijakan nasional, pemanfaatan teknologi, dan penguatan supervisi reflektif berbasis data. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai supervisi sebagai proses pembinaan profesional yang partisipatif, bukan sekadar kontrol administratif. Kesimpulan menekankan pentingnya supervisi kolaboratif sebagai katalisator perubahan budaya belajar dan profesionalisme guru. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas cakupan konteks dan menguji efektivitas model supervisi berbasis refleksi dalam berbagai jenjang pendidikan.
Transformasi Pembelajaran Bermakna melalui Deep Learning: Kajian Literatur dalam Kerangka Kurikulum Merdeka Nur Kharisma; Diva Erlina Septiani; Feby Suryaningsih; Mahdum; Erlisnawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i3.1462

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa, dengan menekankan pendekatan reflektif, kontekstual, dan transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pendekatan deep learning terhadap terciptanya pembelajaran bermakna dalam konteks Kurikulum Merdeka. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif dengan mengkaji sepuluh artikel terbitan tahun 2022 ke atas yang dipilih melalui pencarian sistematis di Google Scholar, DOAJ, dan repositori nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning telah diterapkan secara efektif pada berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan, meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi belajar, dan karakter siswa. Namun, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan pemahaman guru, kurangnya sumber daya, dan tantangan dalam asesmen pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa deep learning memiliki potensi besar sebagai strategi pedagogis dalam Kurikulum Merdeka, asalkan disertai dukungan sistemik, pelatihan guru, dan inovasi kurikulum yang berkelanjutan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KETERAMPILAN MENYIMAK UNTUK SISWA KELAS IX SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nur Kharisma; Auzar; Elvrin Septyanti
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2022): January
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8388

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan dan bentuk instrumen tes keterampilan menyimak untuk siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama yang dihasilkan. Penelitian ini berbasis daring dengan menggunakan Google Form. Pengembangan instrumen menggunakan model ADDIE. Pengembangan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan (analysis), desain produk (design), pengembangan produk awal (development), uji coba produk awal (implementation), revisi produk awal (evaluation), uji coba produk hasil revisi, serta revisi produk hasil uji coba. Uji coba dilakukan kepada siswa kelas IX SMP/MTs dengan teknik accidental sampling. Pengembangan ini menghasilkan tes berbasis Google Form yang terdiri atas biodata peserta tes, rekaman cerpen sebagai bahan simakan berdurasi 11 menit, serta 25 butir soal yang meliputi 22 soal pilihan ganda dan 3 soal jawaban singkat. Instrumen dilengkapi dengan kunci jawaban yang berjumlah 951 kata, skor yang berbeda pada setiap soal, serta rubrik penilaian tes keterampilan menyimak. Uji coba produk awal melibatkan 20 responden. Revisi yang dilakukan meliputi perbaikan soal dan petunjuk pengerjaan, penggantian beberapa komponen penilaian yang kurang baik, serta penyesuaian pilihan kata yang kurang tepat. Pada tahap revisi selanjutnya, peneliti kembali merevisi durasi instrumen tes keterampilan menyimak, memperbaiki soal dan petunjuk pengerjaan, serta mengganti beberapa pilihan kata yang kurang tepat.