Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK TARUNA TANI DESA JATIGUWI KECAMATAN SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG DALAM KOMERSIALISASI PRODUK PUPUK ORGANIK Suharti, Profiyanti Hermien; Santosa, Sandra; Iswara, Mochammad Agung Indra; Amrullah, Ustman Syah; Buwono, Haris Puspito; Hapsari, Ratih Indri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3755

Abstract

Kelompok Taruna Tani Desa Jatiguwi merupakan salah satu kelompok tani yang beranggotakan karang taruna Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang dimana dibentuk sebagai upaya aparat Desa Jatiguwi dalam mengembangkan kemandirian para petani dalam mencukupi kebutuhan pupuk. KTT Desa jatiguwi memanfaatkan sampah biomassa di lingkungannya sebagai bahan baku untuk membuat pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi sampah organik dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Pupuk organik yang dihasilkan sudah diujicoba pada tanaman dan hasilnya cukup baik. Permasalahan yang dihadapi oleh KTT Desa Jatiguwi yaitu belum memiliki pemahaman yang cukup dalam mendapatkan izin edar, layak jual, dan merk dagang untuk produk pupuk organik. Agar masyarakat memahami cara memasarkan produk yang dibuatnya sehingga dapat menjualnya dengan aman, legal, dan memperoleh pangsa pasar yang besar. Kegiatan PPM diawali dengan pre-test bagi peserta untuk mengukur pemahaman mitra terhadap pemasaran pertanian. Setelah itu dilakukan kegiatan sosialisasi pada tahap pemasaran produk kepada mitra yang dilanjutkan dengan pertukaran dan tanya jawab pada saat proses pengurusan izin edar pupuk organik. Kegiatan PPM diakhiri dengan post-test untuk menggali pemahaman masyarakat setelah mengikuti sosialisasi. Hasil skor pre-test dan post-test diolah dengan analisis uji T berpasangan, diperoleh hasil |????ℎ????????????????????|> ???????????????????????? dan nilai ???? ????????????????????< ???? maka ????0 ditolak yang berarti terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test agar sosialisasi dapat terlaksana dengan sukses.
Sosialisasi Edukasi Penanganan Pasca Panen Kopi Untuk Kelompok Tani Kopi Alir Coffee Iswara, Mochammad Agung Indra; Mufid; Anggerta, Lintang Alivia; Amrullah, Ustman Syah; Ro'isatin, Umi Anis; Setiawan, Ikhsan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.273

Abstract

Coffee is a favorite of the Indonesian people, especially with the increase in coffee business after the COVID-19 pandemic, so the demand for coffee raw materials from farmers has also increased. Residents of Ketindan village on the slopes of Mount Arjuna, under the guidance of Alir Coffee, take advantage of this condition by cultivating coffee, although the technology used is still simple, and post-harvest waste has not been managed properly. To improve production efficiency and waste management, the Department of Chemical Engineering – State Polytechnic of Malang held PpM activities, namely educating farmers through presentation methods and question and answer discussions, the activity ended by providing feedback to participants and handing over a set of Huller Coffee tools to increase the productivity of coffee farmers. Feedback data processing is done by the Likert scale method. The results of the PkM activity, show that residents are very enthusiastic in attending socialization activities and many participants in question and answer discussion sessions, while the Likert scale results obtained a percentage score of 95% which means that partners are very satisfied with this socialization activity. With the knowledge of post-harvest coffee management and processing, this activity is running smoothly and is expected to increase the knowledge of post-harvest coffee education, increase the economic potential for residents, and can be implemented sustainably.