Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Optimization of Domestic Wastewater Treatment with Biological Aerated Filter (BAF) Method Based on Bioball Sa'diyah, Khalimatus; Iswara, Mochammad Agung Indra; Dewi, Listiyana Candra; Putri, Febby Anisa
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtkl.v8i2.5138

Abstract

Domestic wastewater treatment using Biological Aerated Filter (BAF) method based on bioball is a technological innovation that combines biological and physical processes to improve effluent quality. This study studied the use of a Biological Aerated Filter (BAF) modified with bioball media and variations in residence time to improve waste treatment efficiency and ensure effluent quality by established standards. The study consisted of four stages: preparation, seeding and acclimatization, use of Biological Aerated Filter (BAF), and analysis of the results. The prepared waste samples are domestic liquid waste from shopping centers that have known sample parameters as influential. Seeding and acclimatization are carried out in BAF reactors. Waste was treated through BAF with variable residence time, then analyzed by testing procedures based on \SNI 6989.72: 2009. The results showed that the bioball media in the BAF reactor were more effective than without media, showing a decrease in TDS (92% in 6 hours), TSS (86%), and an increase in COD and BOD efficiency. Effluent pH results are constant at 6-7 as per environmental standards. Obtaining higher process efficiency required a combination of wastewater treatment methods.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK TARUNA TANI DESA JATIGUWI KECAMATAN SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG DALAM KOMERSIALISASI PRODUK PUPUK ORGANIK Suharti, Profiyanti Hermien; Santosa, Sandra; Iswara, Mochammad Agung Indra; Amrullah, Ustman Syah; Buwono, Haris Puspito; Hapsari, Ratih Indri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3755

Abstract

Kelompok Taruna Tani Desa Jatiguwi merupakan salah satu kelompok tani yang beranggotakan karang taruna Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang dimana dibentuk sebagai upaya aparat Desa Jatiguwi dalam mengembangkan kemandirian para petani dalam mencukupi kebutuhan pupuk. KTT Desa jatiguwi memanfaatkan sampah biomassa di lingkungannya sebagai bahan baku untuk membuat pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi sampah organik dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Pupuk organik yang dihasilkan sudah diujicoba pada tanaman dan hasilnya cukup baik. Permasalahan yang dihadapi oleh KTT Desa Jatiguwi yaitu belum memiliki pemahaman yang cukup dalam mendapatkan izin edar, layak jual, dan merk dagang untuk produk pupuk organik. Agar masyarakat memahami cara memasarkan produk yang dibuatnya sehingga dapat menjualnya dengan aman, legal, dan memperoleh pangsa pasar yang besar. Kegiatan PPM diawali dengan pre-test bagi peserta untuk mengukur pemahaman mitra terhadap pemasaran pertanian. Setelah itu dilakukan kegiatan sosialisasi pada tahap pemasaran produk kepada mitra yang dilanjutkan dengan pertukaran dan tanya jawab pada saat proses pengurusan izin edar pupuk organik. Kegiatan PPM diakhiri dengan post-test untuk menggali pemahaman masyarakat setelah mengikuti sosialisasi. Hasil skor pre-test dan post-test diolah dengan analisis uji T berpasangan, diperoleh hasil |????ℎ????????????????????|> ???????????????????????? dan nilai ???? ????????????????????< ???? maka ????0 ditolak yang berarti terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test agar sosialisasi dapat terlaksana dengan sukses.
Pengembangan UMKM VCO oleh PKK Bunulrejo dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Iswara, Mochammad Agung Indra; Maryanty, Yanty; Susanti, Ari; Pratiwi, May Kurnia; Mustikarini, Anugrah Windy; Evelina, Tri Yulistyawati
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i3.208

Abstract

Kelompok PKK RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, yang mayoritas warganya bekerja di sektor informal, terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19. Untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan, Jurusan Teknik Kimia melakukan program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pendampingan pengembangan UMKM berbasis VCO melalui berbagai strategi, seperti analisis awal kondisi usaha dan dilanjutkan dengan merumuskan rencana strategis dalam peningkatan kualitas produk serta kapasitas produksi, pelatihan teknis produksi dan manajemen, pemasaran, penguatan SDM, akses pasar, serta penerapan praktik berkelanjutan dan inovatif. Pendampingan ini bersifat menyeluruh dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan daya saing kelompok ibu-ibu PKK dalam menghadapi tantangan ekonomi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan ini adalah dengan ceramah, diskusi terkait manajemen rantai pasokan bahan baku hingga produk VCO, dan mendemonstrasikan teknik pembuatan turunan VCO serta analisa ekonomi. Hasil yang diperoleh dari program tersebut adalah masyarakat memiliki pengetahuan tentang pembuatan VCO dalam skala industri rumah tangga dengan baik, perhitungan analisa ekonomi dan metode pemasaran secara daring. Hasil posttest para peserta menunjukkan nilai yang signifikan dibanding nilai pretest setelah mengikuti program tersebut. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dari pengolahan VCO, namun mampu meningkatkan potensi ekonomi bagi warga terdampak.
Penyuluhan Analisis Ekonomi Dan Teknik Pengemasan VCO Untuk Tim PKK Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang Hakim, Arif Rahman; Susanti, Ari; Iswara, Mochammad Agung Indra; Hadiantoro, Sigit; Hardjono, Hardjono
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4305

Abstract

VCO (Virgin Coconut Oil) merupakan produk olahan buah kelapa yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan baku maupun dikonsumsi secara langsung. Dengan bahan baku yang mudah didapat, VCO memiliki banyak khasiat dan harganya murah serta pengolahan yang sederhana. Warga RT 05 RW 07 belum memiliki informasi tentang teknik pengemasan dan potensi ekonomi dari VCO, sehingga Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat kepada warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo yakni penyuluhan analisis ekonomi dan teknik pengemasan VCO. Dalam kegiatan tersebut melibatkan staf pengajar dan mahasiswa dalam rangka meningkatkan informasi dan pengetahuan pada masyarakat. Metode yang dilakukan oleh tim PkM adalah melakukan penyuluhan tentang teknik pengemasan serta perhitungan analisis ekonomi berupa Break Event Point (BEP), percent Return of Investment (%ROI), dan Payback Period (PP) dengan menggunakan Microsoft Excel. Sehingga hasil analisis ekonomi yang didapat adalah dalam sehari minimal memproduksi 2 botol 100 mL agar mencapai titik impas (BEP), sementara nilai %ROI sebesar 79% dan payback period selama 1,3 bulan. Hasil kuisioner tingkat kepuasan mitra “Sangat Setuju/ Sangat Puas” dengan adanya penyuluhan, persen indeks skala Likert sebesar 91,54%. Dengan adanya penyuluhan tersebut, warga RT 05 RW 07 telah memperoleh informasi dan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara mengemas produk VCO yang baik dan benar, serta berapa keuntungan yang didapat dari penjualan VCO
ANALISIS KOEFISIEN PERPINDAHAN PANAS ALAT DOUBLE PIPE HEAT EXCHANGER BERBASIS COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Ivananda, Donny; Ahmad, Reza Dyota; Iswara, Mochammad Agung Indra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i3.3758

Abstract

Double pipe heat exchanger merupakan salah satu jenis heat exchanger di mana proses perpindahan panas terjadi secara tidak langsung melalui dinding pembatas antara fluida panas dan dingin yang mengalir. Desain double pipe heat exchanger harus dibuat semaksimal mungkin sebelum diimplementasikan berfungsi dengan baik dan efisien. Simulasi numerik menggunakan metode CFD umum digunakan untuk mengkaji fenomena aliran fluida dalam heat exchanger. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koefisien perpindahan panas pada alat double pipe heat exchanger dengan variasi material pipa dan konfigurasi aliran fluida. Analisis menggunakan software Ansys 2022 R2 versi student dengan variabel bebas berupa material pipa (stainless steel dan alumunium) dan konfigurasi aliran fluida (counter current dan parallel current) dengan fluida dingin di bagian shell dan fluida panas di bagian tube. Variabel tetap yang digunakan adalah laju alir fluida panas sebesar 0,1 kg/s, laju alir fluida dingin sebesar 0,5 kg/s, suhu inlet fluida dingin sebesar 298 K, dan suhu inlet fluida panas sebesar 350 K. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien perpindahan panas tertinggi terdapat pada konfigurasi parallel current dengan material pipa alumunium sebesar 41,9 W/m2K dan nilai terendah pada counter current dengan material pipa stainless steel sebesar 37,3 W/m2K.
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PERBEDAAN RASIO CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DAN BIOMASSA LAINNYA Iswara, Mochammad Agung Indra; Mustain, Asalil; Mufid, Mufid; Prayitno, Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4466

Abstract

Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan mencari sumber energi alternatif yang efisien dan terbarukan. Briket sebagai sumber energi terbarukan merupakan energi alternatif yang berasal dari sisa bahan organik padat dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Banyaknya penelitian briket dengan berbagai bahan baku biomasa dan berbagai rasio tertentu akan menghasilkan spesifikasi briket yang beragam, oleh karena itu perlu kajian mendalam dengan membandingkan nilai kalor, kadar air dan kadar abu pada masing-masing bahan baku briket terhadap spesifikasi yang sesuai dengan SNI 01-6235-2000. Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur yang terdiri atas pengumpulan jurnal dan referensi, melakukan analisis dan pengumpulan data, membuat jurnal ilmiah, menganalisis data, serta menarik kesimpulan dan rekomendasi. Hasil kajian yang diperoleh adalah briket dengan kualitas terbaik dengan campuran arang kelapa dan sabut kelapa dengan nilai kalor 6211 kalori/gram, kadar air 5,39% dan kadar abu 2,86%, sedangkan campuran tempurung kelapa dengan kulit durian memiliki nilai kalor sebesar 6847,31 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8% dan tempurung kelapa dengan kayu madan memiliki nilai kalor 6425 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8%. Sehingga disimpulkan briket dengan campuran tempurung kelapa dan sabut kelapa memiliki kadar air dan abu lebih baik namun memiliki nilai kalor lebih rendah dibanding campuran tempurung kelapa dengan kulit durian dan kayu madan.
Sosialisasi Edukasi Penanganan Pasca Panen Kopi Untuk Kelompok Tani Kopi Alir Coffee Iswara, Mochammad Agung Indra; Mufid; Anggerta, Lintang Alivia; Amrullah, Ustman Syah; Ro'isatin, Umi Anis; Setiawan, Ikhsan
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.273

Abstract

Coffee is a favorite of the Indonesian people, especially with the increase in coffee business after the COVID-19 pandemic, so the demand for coffee raw materials from farmers has also increased. Residents of Ketindan village on the slopes of Mount Arjuna, under the guidance of Alir Coffee, take advantage of this condition by cultivating coffee, although the technology used is still simple, and post-harvest waste has not been managed properly. To improve production efficiency and waste management, the Department of Chemical Engineering – State Polytechnic of Malang held PpM activities, namely educating farmers through presentation methods and question and answer discussions, the activity ended by providing feedback to participants and handing over a set of Huller Coffee tools to increase the productivity of coffee farmers. Feedback data processing is done by the Likert scale method. The results of the PkM activity, show that residents are very enthusiastic in attending socialization activities and many participants in question and answer discussion sessions, while the Likert scale results obtained a percentage score of 95% which means that partners are very satisfied with this socialization activity. With the knowledge of post-harvest coffee management and processing, this activity is running smoothly and is expected to increase the knowledge of post-harvest coffee education, increase the economic potential for residents, and can be implemented sustainably.
Producing Precipitated Calcium Carbonate (PCC) from CO2 Emissions during OFMSW Bio-Drying through Carbonation: A Preliminary Study Naryono, Eko; Lusiani, Cucuk Evi; Iswara, Mochammad Agung Indra; Chalim, Abdul; Azkiya, Noor Isnaini; Putri, Amalia Dwi Ardini; Tyas, Allivia Retnaning; Kaliawan, Kaliawan
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jtkl.v10i1.9573

Abstract

Capturing CO₂ emissions during the bio-drying process of organic fraction municipal solid waste (OFMSW) presents an alternative approach to reducing CO₂ emissions in municipal solid waste (MSW) management. Absorption using an aqueous solution of Ca(OH)₂ is a viable CO₂ capture technology that produces precipitated calcium carbonate (PCC), a value-added product. The objectives of this study are to assess the impact of bio-drying aeration flow rate and absorption time in the Ca(OH)₂ solution on CO₂ absorption efficiency, the conversion of Ca(OH)₂, and the mass of the PCC product. The absorption process was performed in a semi-continuous bubble reactor with 15 L of 0.019 M Ca(OH)₂ aqueous solution. At bio-drying aeration flow rates of 5.1, 4.6, and 3.9 L/min/kg of waste, with CO₂ concentrations ranging from 1286 to 4395 ppm and temperatures between 23 to 30°C over a bio-drying period of 96 hours, it was observed that higher flow rates resulted in lower conversion rates of Ca(OH)₂ and reduced CO₂ absorption efficiency. The highest recorded conversion rates for Ca(OH)₂ and CO₂ absorption were 97.3% and 16.4%, respectively, yielding a PCC product of 4.8 g/kg of waste at an aeration flow rate of 3.9 L/min/kg waste and an absorption duration of 48 hours. FTIR and SEM analysis confirmed the presence of both calcite and aragonite crystal forms in the PCC product, as well as hydrated CaCO₃.
Pemanfaatan Gas Amonia Limbah Ternak Sapi untuk Produksi Pupuk Cair Amonium Sulfat pada Usaha Tani Sejahtera Iswara, Mochammad Agung Indra; Afifa, Ulfiana Ihda; Rachmawati, Diana; Ariani, Ariani; Susanti, Ari; Hakim, Arif Rahman
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.534

Abstract

This community service program aims to utilize ammonia gas generated from cow manure waste as a raw material for producing liquid ammonium sulfate fertilizer at UMKM Usaha Tani Sejahtera, Duwet Village, Tumpang District, Malang Regency. The main problem faced by the partner community is the emission of ammonia gas produced during the fermentation of solid organic fertilizer, which has not been properly utilized and causes air pollution. The program provides a solution through technical training and demonstrations of converting ammonia gas by reacting it with sulfuric acid to produce liquid ammonium sulfate fertilizer (ZA). The activities included lectures, interactive discussions, and hands-on practice using a fermentor equipped with a gas absorption system. A participatory approach was implemented to enhance the partner’s knowledge, skills, and awareness of environmentally friendly waste management. The results indicated improved participants’ understanding of the ammonia-to-fertilizer conversion process and the implementation of circular agriculture principles. Participants were able to operate the fermentor independently and produce high-quality liquid fertilizer. This program contributes to reducing air pollution, increasing the economic value of livestock waste, and promoting the zero-waste farming concept to support sustainable agriculture at the UMKM level.