Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hambatan Pendidik Dalam Menerapkan Model Pembelajaran Dengan Teknologi Pada Era Digital Berbasis Host Di Sekolah Dasar Risma Puspita; Sartono; Putri Ayu Sartika
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2171

Abstract

penelitian ini memiliki tujuan untuk mengenali masalah yang sedang dihadapi pendidik dalam menerapkan model pembelajaran berbasis teknologi guna meningkatkan pemahaman kemampuan belajar berbasis Host serta kreativitas peserta didik di sekolah dasar di zaman digital yang berdampak pada perkembangan proses pembelajaran peserta didik. Dalam era digital saat ini, keterampilan literasi digital Penting bagi peserta didik yang telah belajar terpapar rintangan hidup di masa depan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan metode yang efisien dalam menggabungkan teknologi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Metode Pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh melalui teknik pengamatan dan interviu. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sejumlah pendidik yang kurang memahami penggunaan teknologi di zaman Revolusi Industri 4.0 saat ini
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN HIGIENE SANITASI PADA PABRIK KERUPUK Y CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Siti Robiatul Adawiyah; Risma Puspita; Siti Markhamah; Rifda Via Ardani; Suci Insani Dewi; Raya Ghefira Azra; Barkah Kurniawan; Nissa Noor Annashr
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7400

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat karena berkaitan dengan pencegahan penyakit bawaan makanan. Industri pangan skala kecil seperti pabrik kerupuk memiliki risiko kontaminasi apabila higiene sanitasi tidak diterapkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan higiene sanitasi pada pekerja di Pabrik Kerupuk Y Cibereum Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 pekerja dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap, serta lembar observasi untuk menilai higiene sanitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (82,35%), sikap baik (88,24%), dan higiene sanitasi baik (94,12%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan higiene sanitasi (p=0,000) dan antara sikap dengan higiene sanitasi (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan higiene sanitasi pada pekerja. Peningkatan pengetahuan dan sikap melalui edukasi dan pelatihan diperlukan untuk meningkatkan praktik higiene sanitasi pada industri pangan.
Identifikasi Risiko Keluhan Musculoskeletal Disorders Menggunakan Nordic Body Map pada Pekerja Jasa Percetakan di Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya Nazmi, Tiara Nurul; Risma Puspita; Siti Markhamah; Nova Ayu Gumilang; Adinda Aulia
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i2.9633

Abstract

Occupational health evaluations in the informal printing service sector, which has high physical demands and static postures, are still minimally conducted. The research aims to determine the risk level of Musculoskeletal Disorders (MSDs) complaints among printing service workers in Tawang District, Tasikmalaya City. This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The sample was 32 respondents from printing service workers. The sampling technique used accidental sampling. The research instrument used the Nordic Body Map (NBM) questionnaire to map the location and severity of muscle pain. The data were analyzed quantitatively based on NBM scoring. The results showed that the majority of respondents worked beyond normal time limits with an average of 12 hours per day. The risk level of musculoskeletal complaints was mostly low for 29 respondents (90.6%), and moderate for 3 respondents (9.4%). Although the current complaint level is classified as low, extreme working hours and static sitting postures create a latent injury threat. Ergonomic work positions and regular stretching are highly necessary to minimize the risk of long-term musculoskeletal injuries.