Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENCEGAHAN PAHAM LESBIAN, GAY, BISEXSUAL DAN TRANSGENDER (LGBT) BAGI KALANGAN PELAJAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Idris Saputra; Iksan
Lakidende Law Review Vol. 4 No. 1 (2025): DELAREV (APRIL)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Lakidende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/delarev.v4i1.83

Abstract

Tipe Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pendekatan yuridis normatif yaitu dengan melakukan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekat an konseptual (conseptual approach), pendekatan historis (historical approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan persepsional (perceptional approach). Pandangan Hukum Islam dan Hukum Positif Terhadap Kasus LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual Transgender) Hukum Islam Hukum Islam merupakan hukum yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadis, yang kemudian berkembang menjadi sebuah produk pemikiran hukum. Produk pemikiran hukum tersebut menghasilkan materi-materi hukum berdasarkan kebutuhan masyarakat kemudian dibentuk dan diiformasi dalam sebuah konsep untuk dilaksanakan dan ditaati sebagai hasil dari produk pemikiran hukum, Al-Qur’an juga menjadi pengontrol dan pengoreksi terhadap perjalanan hidup manusia dimasa lalu. Dan pandangan hukum Islam dijelaskan bahwa Homoseksual (Liwath) sudah ada sejak Zaman Nabi Luth, yang dikisahkan dalam Al-Qur’an Surah Al-a’raf ayat 80-81. Sedangkan dalam pandangan hukum positif perbuatan homoseks (Gay) dikaitkan dengan undang-undang pornografi, karena sampai saat ini belum ada. Kata Kunci: Pemahanam LGBT,Hukum Positif, Hukum Islam
PENYULUH DAN SOSIALISASI HUKUM DALAM RANGKA PENCEGAHAN BAHAYA NARKOTIKA DI KANTOR DESA GELAM JAYA Suherman Saputra; Dicky Armand Syach; Firman Gunawan; Idris Saputra; Ridwan; Rio Fulvi Wicaksana; Wandi Achmad Sutiyana
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan penyuluhan hukum yang terstruktur, partisipatif, dan inklusif, Kantor Desa Gelam Jaya dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan narkotika di tingkat akar rumput. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengethaui peran penyuluh hukum dalam pelaksanaan sosialisasi hukum terkait pencegahan bahaya narkotika di Kantor Desa Gelam Jaya, strategi dan metode sosialisasi hukum yang digunakan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tingkat desa, khususnya di Desa Gelam Jaya dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan penyuluhan dan sosialisasi hukum terhadap bahaya narkotika di lingkungan masyarakat Desa Gelam Jaya. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini untuk menelaah berbagai referensi yang relevan terkait penyuluhan hukum dan upaya pencegahan bahaya narkotika, khususnya dalam konteks pelaksanaannya di lingkungan desa seperti Desa Gelam Jaya. Hasil dalam penelitian ini adalah keberhasilan penyuluhan dan sosialisasi hukum terkait bahaya narkotika di Desa Gelam Jaya sangat bergantung pada sinergi antara faktor pendukung dan kemampuan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Diperlukan perencanaan yang matang, pendekatan yang inklusif, serta penguatan kapasitas masyarakat agar program ini dapat berjalan berkelanjutan.
Religiusitas Tokoh Utama Dalam Novel Rinjani Karya Nabila N Harris (Kajian Sosiologi Sastra) Enggar Prayoga; Idris Saputra; Muhammad Chollilurahman; Rafli, Muhammad
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v2i8.1412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis religiusitas dalam novel Rinjani karya Nabila N. Harris menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Novel ini dikategorikan sebagai salah satu contoh karya sastra yang mengungkapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan manusia. Melalui metode penelitian kualitatif deskriptif, peneliti mengidentifikasi nilai-nilai religius dan sikap religius yang diperlihatkan oleh tokoh utama, Ririn, dalam proses transformatifnya dari penampilan laki-laki menjadi sosok wanita religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Rinjani menyajikan empat aspek utama dari nilai religius: Iman, Islam, Ilmu, dan Amal. Aspek iman ditunjukkan melalui doa dan permohonan perlindungan kepada Allah. Aspek Islam dilihat dalam aktivitas ibadah seperti shalat Tahajud dan membaca Surah Al-Ma'tsurat. Aspek Ilmu ditekankan melalui pengetahuan agama yang dimiliki oleh Ririn, seperti mengajarkan membaca Al-Quran kepada Halima. Akhirnya, aspek Amal dicontohkan melalui bantuan sosial dan kepedulian terhadap komunitas. Penelitian ini juga mengindentifikasi beberapa sikap religius seperti kejujuran dan rendah hati yang ditampilkan oleh Ririn dalam novel. Kejujuran tercermin dalam kesediaan Ririn untuk mengungkapkan kebenaran, sedangkan rendah hati ditunjukkan melalui kesediaan menerima kritik dan nasihat dari orang lain.
SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN DI WILAYAH PESISIR UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN GIZI MASYARAKAT DESA TANJUNG BUNGA, KECAMATAN WAWOLESEA, KABUPATEN KONAWE UTARA fitriah amir; La Ode Adi Parman Rudia; Haeruddin; Rahman Hasima; Idris Saputra; Sri Wahyuni Basoka
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5721

Abstract

Tanjung Bunga Village, located in Wawolesea District, North Konawe Regency, is one of the coastal villages endowed with abundant natural resources, both terrestrial and marine. Most of its residents work as fishermen and live in houses facing the sea. However, the use of home yards has not yet been optimized as a source of food or for improving family nutrition. Based on the identification results, two main problems were found: the low awareness of the community regarding the importance of yard utilization and the lack of knowledge about proper management techniques. To address these issues, a community service activity was carried out through a socialization program on yard utilization in coastal areas. This activity aimed to enhance the awareness and knowledge of fishing communities about the importance of productive yard management. The results showed an increase in understanding and motivation among participants to utilize their home yards as alternative food sources and as an effort to improve family nutrition. It can be concluded that the socialization program has successfully increased participants’ awareness of the importance of yard utilization to strengthen food security and community nutrition. Keywords: Coastal area, yard utilization, food security