Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Respons Darurat Masyarakat Pesisir Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Ramadan A, Rizqy; Halimatus S, Halimatus S; Erlina A, Cindy; Merinda O, Nabila; Oktavia H, Naura; Insani, Rizky; Najwa, Adzkia; Anwar H, Faisal; Hidayat, Faruq; Risqi Q, Muhammad; Prakoso, Denny Anggoro
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.81.1283

Abstract

Sawahan Hamlet, located in Banaran Village, Galur District, Kulon Progo, is an area located in a coastal area with gentle and flat topography. However, this geographical condition also places the hamlet at high risk of emergencies, such as natural disasters, accidents, or medical emergencies that can happen anytime and affect anyone. Limited access to health services in the area, coupled with the long distance to the nearest medical facility, exacerbates the threat of death or complications due to slow treatment. In this context, Basic Life Support (BLS) training for Sawahan Hamlet youth is a strategic and potential solution to increase community responsiveness. The young generation, who have high mobility and response speed, are able to be the front line in saving lives before professional help arrives. The purpose of this community service is to improve the knowledge and skills of Karang Taruna youth in handling emergencies through BLS training. This community service activity includes counseling on emergency handling and BLS first aid training. BLS training successfully improved the knowledge and skills of adolescents in emergency management (significant increase, p<0.05, and average practice score 92.8), so it is necessary to strengthen this program to expand the scope of training and make it part of the health risk mitigation system in the region. Thus, collaboration between parties is needed to disseminate BLS to other adolescents and include it as a regular program at the village level, in order to maximize the role of the younger generation as the vanguard of emergency management.
Integrasi Metode WACANA dan Google Docs Dalam Pembelajaran Menulis Artikel Ilmiah di Perguruan Tinggi Hidayat, Faruq; Suyono, Suyono; Taufiqurrahman, Febri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3262

Abstract

Pembelajaran menulis artikel ilmiah di perguruan tinggi sering kali masih bersifat monoton, berpusat pada dosen, dan kurang memanfaatkan teknologi kolaboratif, sehingga mahasiswa belum terfasilitasi untuk berlatih menulis secara interaktif, reflektif, dan kontekstual. Padahal, keterampilan menulis ilmiah sangat penting untuk pengembangan akademik, publikasi karya, dan kesiapan berkompetisi di dunia akademis global. Pemanfaatan platform digital seperti Google Docs yang terintegrasi dalam model pembelajaran inovatif berpotensi mengatasi keterbatasan tersebut. Artikel ini bertujuan menawarkan kerangka konseptual pembelajaran menulis artikel ilmiah melalui integrasi metode WACANA (Wawancara, Analisis, Baca, Narasi) dengan Google Docs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual berbasis studi literatur untuk merumuskan tahapan pembelajaran mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup kegiatan wawancara sebagai pengumpulan data, analisis untuk mengolah temuan, membaca literatur pendukung, dan menulis narasi artikel secara kolaboratif di Google Docs, yang memungkinkan dosen memberikan umpan balik real-time. Model ini diharapkan mendorong keterlibatan aktif mahasiswa, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta meningkatkan kualitas tulisan akademik. Keterbatasan artikel ini adalah belum adanya uji coba empiris, sehingga efektivitas model masih perlu dibuktikan melalui penelitian tindakan kelas atau eksperimen. Secara praktis, kerangka ini dapat diadaptasi di berbagai mata kuliah yang membutuhkan produk tulisan akademik, sementara nilai kebaruannya terletak pada integrasi metode pedagogis spesifik dengan teknologi kolaboratif berbasis cloud yang mendukung pembelajaran abad ke-21.
Hegemoni Ekonomi dalam Cerpen Bertema Sadomasokisme Berjudul ”Komunitas” dan ”Robbie Jobbie” Karya Rio Johan Hidayat, Faruq; Saryono, Djoko; Karkono
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13466

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik dan representasi hegemoni ekonomi dalam dua cerpen yang bertema sadomasokis, yaitu "Komunitas" dan "Robbie Jobbie", dalam kumpulan Aksara Amananunna karya Rio Johan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teori Hegemoni Antonio Gramsci menjadi kerangka analisis utama untuk mengkaji mekanisme kekuasaan dan proses pembentukan konsensus dalam manifestasi hegemoni ekonomi tersebut. Data penelitian ini berupa unit-unit tekstual yang meliputi dialog antartokoh, deskripsi naratif pengarang, serta penggambaran tingkah laku tokoh, telah diekstraksi dari kedua cerpen tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka yang cermat dan studi dokumentasi mendalam. Proses analisis data kualitatif secara sistematis meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data untuk pemfokusan, penyajian data secara terstruktur, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hegemoni ekonomi dalam narasi cerpen tersebut direalisasikan melalui agensi tokoh-tokoh dominan yang berfungsi sebagai intelektual organik. Tokoh-tokoh ini secara aktif menyebarkan berbagai doktrin ideologis yang dirancang untuk membentuk kesadaran, menginternalisasi nilai, serta mengarahkan tindakan tokoh subordinat, terutama tokoh "aku". Upaya hegemoni ini pada akhirnya bertujuan untuk melanggengkan dan menaturalisasi struktur kekuasaan ekonomi yang timpang dalam masyarakat yang digambarkan.