Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Penggunaan Aplikasi Keuangan Digital untuk Mendukung Kemajuan UMKM di Desa Tonja Pancane, I Wayan Dikse; Gusmana, I Putu Gede Radithya; Arniti, Ni Ketut
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1793

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, masih banyak pelaku UMKM di Desa Tonja yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait pemanfaatan teknologi digital. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan aplikasi keuangan digital sebagai sarana pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya digitalisasi dalam pencatatan keuangan serta peningkatan kemampuan mereka dalam mengoperasikan aplikasi keuangan digital. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat mendorong transformasi digital pada sektor UMKM. Kesimpulannya, penggunaan aplikasi keuangan digital berkontribusi positif terhadap penguatan kapasitas pelaku UMKM, yang pada akhirnya mendukung kemandirian dan keberlanjutan usaha mereka.
Perlindungan Hukum Badan Keagamaan Atas Tanah Pelaba Pura di Bali Gusmana, I Putu Gede Radithya; Budiana, I Nyoman; Intan Puspadewi, Anak Agung Ayu; Putri Sukadana, Dewa Ayu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3149

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah pelaba pura oleh pura, yang merupakan salah satu badan keagamaan di Bali. Tanah pelaba pura merupakan tanah yang peruntukannya secara khusus ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan aktivitas keagamaan, khususnya bagi masyarakat umat hindu di Bali. Dengan berkembangnya regulasi pertanahan, status tanah pelaba pura yang sebelumnya berada di bawah penguasaan desa adat mengalami perubahan menjadi hak milik atas nama pura sebagai badan keagamaan. Pengaturan mengenai kewenangan kepemilikan tanah oleh badan keagamaan berpedoman pada UUPA, PP No. 38 Tahun 1963, serta SK Mendagri No. SK/556/DJA/1986 yang menetapkan pura sebagai badan hukum keagamaan yang dapat memiliki tanah. Dalam penelitian ini, oleh penulis digunakan metode normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan serta kasus. Studi ini menemukan bahwa perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah pelaba pura oleh pura yang merupakan salah satu bagian dari badan keagamaan di Bali diberikan melalui dua bentuk, yaitu preventif dan represif sebagaimana dikemukakan dalam teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon. Perlindungan preventif diberikan melalui regulasi yang mengatur mengenai kewenangan untuk memiliki tanah oleh pura sebagai badan keagamaan, seperti dalam UUPA, PP No. 38 Tahun 1963 serta SK Mendagri No. SK/556/DJA/1986. Sementara perlindungan represif diberikan melalui penyelesaian sengketa oleh lembaga peradilan, seperti contohnya dalam Putusan PN Tabanan pada nomor registrasi perkara 190/Pdt.G/2023/PN Tab yang menolak seluruh gugatan dari anggota keluarga Jero Marga Puri Kerambitan terhadap tanah Pelaba Pura Dalem Desa Pakraman Kelecung