Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berbasis Digital dalam Pengembangan Produk Agribisnis dan Pariwisata Desa Wisata Cimaja Kabupaten Sukabumi Hasvi, Ismail; Hasanah, Faujatul; Suprabowo, Rizky Lutfi; Amin, Nurul Nisa'a; Hotman, Jan; Putra, Mahdy Eka; Nugraha, Maulana Panca
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23137

Abstract

Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar pada sektor agribisnis dan pariwisata, khususnya di Desa Wisata Cimaja yang dikenal sebagai destinasi wisata surfing. Namun, sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut masih menghadapi keterbatasan literasi digital, pemasaran, dan branding produk sehingga potensi ekonomi lokal belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM agribisnis dan pariwisata di Desa Wisata Cimaja melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing dan akses pasar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada Februari–Oktober 2025 dengan melibatkan 35 pelaku UMKM. Materi kegiatan mencakup digital marketing, branding produk, serta pengembangan dan pemanfaatan website desa wisata sebagai media pemasaran terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM sebesar 33% dalam pemanfaatan media digital. Website desawisatacimaja.com berhasil dikembangkan sebagai etalase digital yang mengintegrasikan promosi produk UMKM, potensi wisata surfing, dan layanan homestay, sehingga memperluas akses pasar dan meningkatkan interaksi antara pelaku usaha dan wisatawan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan UMKM berbasis digital mampu mendukung pengembangan agribisnis dan pariwisata berbasis masyarakat serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
The Implementation of Hydroponics as an Alternative Agricultural System in Sukamakmur Village, Ciomas District, Bogor Regency Amin, Nurul Nisa'a; Ratnaningsih, Dewi Juliah; Pertiwi, Pepi Rospina; Hidayah, Ulul; Hartari, Ariyanti; Ratu, Restu Para; Oktaviani, Intan
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v10i1.11601

Abstract

Hydroponic cultivation has emerged as a strategic approach in community empowerment initiatives, particularly in contexts characterized by limited land availability, declining soil fertility, and constrained access to conventional agricultural practices. This study aimed to evaluate the effectiveness of a hydroponic training program in enhancing participants’ knowledge and readiness to adopt soilless cultivation techniques. A pretest and posttest design was employed to assess ten indicators encompassing fundamental hydroponic concepts, system typologies, nutrient management, and critical plant growth parameters. The findings revealed substantial improvements in participants’ knowledge, as evidenced by markedly higher post-test scores across all indicators. Significant gains were observed in participants’ understanding of suitable crop selection, optimal pH regulation, nutrient solution management, and the appropriate use of measurement instruments. Importantly, these enhanced competencies were translated into practical implementation, with participants, particularly members of the PKK group, successfully establishing hydroponic systems, conducting harvesting activities, and commercializing their produce through local bazaars. This outcome underscores the program’s tangible contribution to small-scale food production and the generation of supplementary household income. Taken together, the study demonstrates that structured and practice-oriented hydroponic training effectively strengthens technical capacity while fostering community empowerment and sustainable livelihood development