Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, DAN BUANG (DAGUSIBU) OBAT DI DUSUN 006 WAY HUI LAMPUNG SELATAN Nadiah, Syaadatun; Mayefis, Delladari; Oktariza, Yasinda; Hidayaturahmah, Rizky; Hasanah, Uswatun; Dalili Akhmad, Atika; Mukaromah Khoirunnisa, Sudewi; Yulianti Suprahman, Nisa; Dirga, Dirga; Sarmoko, Sarmoko
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

DAGUSIBU merupakan konsep fundamental untuk meningkatkan literasi obat di masyarakat.Rendahnya literasi kesehatan dan kepatuhan terhadap terapi obat merupakan tantangan utama dalam pengelolaan penyakit tidak menular, terutama pada masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun 006 Way Hui, Lampung Selatan mengenai penggunaan obat yang benar, kepatuhan minum obat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui pendekatan edukasi partisipatif. Kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, praktik penyusunan jadwal obat, dan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi praktik peserta. Sebanyak 28 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan dan 20 peserta menyelesaikan kedua tes evaluatif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 52,22% dengan perbedaan signifikan (p 0,001). Pemeriksaan kesehatan juga mengungkapkan beberapa peserta memiliki parameter di atas batas normal, sehingga diberi konseling individual mengenai pengelolaan gaya hidup sehat. Respons peserta sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya keterlibatan dalam diskusi dan praktik. Secara keseluruhan, pendekatan integratif yang menggabungkan edukasi, praktik, dan pemeriksaan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi obat, kesadaran kesehatan, serta motivasi peserta untuk menjaga kesehatan secara preventif. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kemandirian kesehatan masyarakat pedesaan
FORMULATION AND PHYSICAL QUALITY TESTING OF SOLID SOAP SANDALWOOD OIL (Santalum album L.) COMBINATION OF RAMBUSA LEAF EXTRACT (Passiflora foetida L.) AS AN ANTIBACTERIAL AGAINST Staphylococcus aureus Husniyah, Susy; Hamzah, Hasyrul; Atika Astriani, Nur; Nadiah, Syaadatun; Jabbar, Asriullah
Journal of Fundamental and Applied Pharmaceutical Science Vol. 5 No. 2 (2025): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jfaps.v5i2.21811

Abstract

The skin is highly susceptible to infections and other skin diseases, one of which is caused by Staphylococcus aureus bacteria. Staphylococcus aureus is a Gram-positive bacterium, with the skin surface as its natural habitat. Sandalwood and rambusa oils are plants known for their antibacterial activity. The objective of this study was to determine the characteristics and physical quality of solid soap formulations made from sandalwood oil combined with rambusa leaf extract to inhibit Staphylococcus aureus bacteria. The method used in this research is experimental. Antibacterial testing was conducted using the disc diffusion method. The results indicated that the addition of sandalwood oil and rambusa extract in solid soap formulations significantly enhanced antibacterial activity against Staphylococcus aureus, with very strong inhibition. Specifically, the diameter of the inhibition zone in formulation 2 with a 50% concentration averaged 23 mm, while formulation 3 at 50% concentration showed an average of 19.8 mm. At a 100% concentration, formulation 3 showed an average inhibition zone of 26.5 mm. Furthermore, physical quality tests of the solid soap preparations confirmed that the results met the quality standards for solid soap as regulated by the Indonesian National Standard (SNI).