Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Public knowledge and awareness of appropriate antibiotic use in Indonesia: A review of regional patterns and misconceptions Oktariza, Yasinda
Pharmacy Reports Vol. 5 No. 1 (2025): Pharmacy Reports
Publisher : Indonesian Young Scientist Group and UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51511/pr.100

Abstract

Inappropriate use of antibiotics is one of the major contributors to the rising incidence of antimicrobial resistance. Public knowledge plays a critical role in shaping appropriate antibiotic use behaviors. This review aims to assess the level of knowledge and awareness regarding antibiotics among communities across selected regions in Indonesia and identified persistent misconceptions. A literature search was conducted using PubMed and Google Scholar databases for studies published between 2020-2025. Cross-sectional studies examining public antibiotic knowledge in Indonesian populations were included. Quality assessment was performed using the CASP Checklist for cross-sectional studies. A total of ten articles met the eligibility criteria, each representing different provinces in Indonesia. All studies employed questionnaires as their primary data collection instruments. The review findings indicate that public knowledge and awareness of antibiotics remain moderate. Persistent misconceptions included beliefs that antibiotics treat viral infections, cold and cough symptoms, and fever. Non-prescription antibiotic procurement rates ranged from 40-52%, while 50-74% discontinued treatment when feeling better. To address these issues, targeted educational interventions are necessary, involving both active and passive dissemination strategies and engagement with healthcare professionals. Increasing public understanding of antibiotic use is expected to contribute to the reduction of antimicrobial resistance in Indonesia.
A COMPARATIVE STUDY OF ANTIBIOTIC KNOWLEDGE BETWEEN PHARMACY STUDENTS AT INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA: A COMPARATIVE STUDY OF ANTIBIOTIC KNOWLEDGE BETWEEN PHARMACY STUDENTS AT INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA Oktariza, Yasinda; Hasanah, Uswatun; Yusuf, Mubarika Sekarsari
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 1 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v14i1.2389

Abstract

Abstract Knowledge about antibiotics is one of the key factors that can increase awareness for the appropriate use of antibiotics. Pharmacy students, as part of health-related academic programs, are expected to take on a role in educating the public about appropriate use of antibiotics. This study aims to assess the level of antibiotic knowledge among second-semester and sixth-semester pharmacy students. The research used an observational design with a cross-sectional approach. The study subjects were pharmacy students from the Faculty of Science at Institut Teknologi Sumatera. The research instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and it was distributed online via Google Forms. A total of 219 respondents participated in this study. Data analysis was conducted by comparing the mean total knowledge scores between the two groups using the Mann-Whitney test. The results showed that sixth-semester students had higher knowledge scores compared to second-semester students. Statistically, a significant difference was found (p < 0.001) between the two groups. These findings indicate that the academic level influences knowledge improvement, as senior students have undergone a longer educational and academic process. Overall, pharmacy students have acquired adequate knowledge regarding the proper use of antibiotics. Keywords:  antibiotic, knowledge, pharmacy, student
Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan bagi Guru dalam Upaya Pencegahan Hipertensi, Asam Urat, dan Diabetes di SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung Akhmad, Atika Dalili; Nabilla, Novrilia Atika; Karim, Dewi Damayanti Abdul; Rooswita, Putri Amelia; Oktariza, Yasinda; Mayefis, Delladari
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i4.1093

Abstract

Pemeriksaan kesehatan dasar merupakan langkah penting dalam deteksi dini risiko penyakit tidak menular di masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 45 orang peserta untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mereka. Mayoritas peserta berada pada kelompok usia produktif 20–40 tahun (55,6%) dengan rata-rata usia 39,7 tahun, dan didominasi oleh perempuan (68,9%). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki kondisi kesehatan yang masih dalam batas normal, antara lain tekanan darah normal (90–120 mmHg) pada 26,7% responden, kadar asam urat normal (3–7 mg/dL) pada 60% responden, serta kadar gula darah normal (80–120 mg/dL) pada 71,1% responden. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif untuk mempertahankan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok usia produktif.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS KUESIONER PDQ39 VERSI BAHASA INDONESIA PADA PASIEN PARKINSON Oktariza, Yasinda; Amalia, Lia; Sobaryati, Sobaryati; Kurniawati, Media Y
Acta Pharmaceutica Indonesia Vol. 50 No. 2 (2025)
Publisher : School of Pharmacy Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/api.v50i2.25127

Abstract

The PDQ-39 questionnaire is a disease-specific instrument used to measure the health-related quality of life (HRQoL) in Parkinson's disease patients. HRQoL assessment is one of key parameter for evaluating patient outcomes after receiving pharmacological and non-pharmacological treatments. The PDQ-39 questionnaire has been widely used in various countries, including Indonesia. However, no studies about validating and assessing the reliability of the Indonesian version of the PDQ-39 questionnaire have been published. This study aims to evaluate the validity and reliability of the Indonesian version of the PDQ-39 questionnaire. A cross-sectional study was conducted using a consecutive sampling technique. The study began with a language adaptation process. Questionnaire validity was assessed using Pearson’s Product-Moment correlation, while reliability was tested using Cronbach’s Alpha coefficient (>0.6). The questionnaire was administered to 31 outpatients at the Neurology Clinic of RSUD Arifin Achmad, Riau Province, and RSAU Dr. M. Salamun Bandung. Validity testing demonstrated that most correlation coefficients (r) between domains were acceptable (0.470–0.892) and statistically significant at p<0.01, except for item number twenty (r=0.345). Reliability testing showed a high overall Cronbach’s Alpha value of 0.924. Based on these findings, the Indonesian version of the PDQ-39 questionnaire is a valid and reliable instrument for measuring the quality of life in Parkinson's disease patients.
Pencegahan Penyakit Tidak Menular melalui Penyuluhan dan Skrining Kesehatan bagi Kader Posyandu dan Ibu PKK di Desa Gedung Harapan Oktariza, Yasinda; Dirga, Dirga; Hidayaturahmah, Rizky; Janu, Juwana; Mardhiyani, Dini; Mayefis, Delladari
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1469

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-7 Program Studi Farmasi ITERA dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan berfokus pada penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, dan kadar asam urat pada ibu-ibu PKK dan kader Posyandu di Desa Gedung Harapan, Lampung Selatan. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan interaktif, pemeriksaan kesehatan, serta konseling personal berdasarkan hasil individu. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan prevalensi risiko PTM yang cukup tinggi, yaitu 56,7% peserta memiliki tekanan darah pada kategori hipertensi, 46,7% memiliki kadar gula darah di atas normal, dan 53,3% mengalami hiperurisemia. Nilai tertinggi yang tercatat yaitu tekanan darah 173/93 mmHg, gula darah 200 mg/dL, dan kadar asam urat 11,7 mg/dL. Mayoritas peserta dengan hasil abnormal merupakan kelompok usia di atas 40 tahun, dan beberapa menunjukkan komorbid antara tekanan darah tinggi dan gula darah tinggi. Temuan ini menegaskan masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait pemeriksaan kesehatan rutin serta perlunya edukasi berkelanjutan mengenai pencegahan PTM. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai kondisi kesehatannya dan mendorong tindakan preventif melalui perubahan pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya pencegahan PTM di tingkat desa.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, DAN BUANG (DAGUSIBU) OBAT DI DUSUN 006 WAY HUI LAMPUNG SELATAN Nadiah, Syaadatun; Mayefis, Delladari; Oktariza, Yasinda; Hidayaturahmah, Rizky; Hasanah, Uswatun; Dalili Akhmad, Atika; Mukaromah Khoirunnisa, Sudewi; Yulianti Suprahman, Nisa; Dirga, Dirga; Sarmoko, Sarmoko
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

DAGUSIBU merupakan konsep fundamental untuk meningkatkan literasi obat di masyarakat.Rendahnya literasi kesehatan dan kepatuhan terhadap terapi obat merupakan tantangan utama dalam pengelolaan penyakit tidak menular, terutama pada masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun 006 Way Hui, Lampung Selatan mengenai penggunaan obat yang benar, kepatuhan minum obat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui pendekatan edukasi partisipatif. Kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, praktik penyusunan jadwal obat, dan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi gula darah, kolesterol, dan asam urat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi praktik peserta. Sebanyak 28 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan dan 20 peserta menyelesaikan kedua tes evaluatif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 52,22% dengan perbedaan signifikan (p 0,001). Pemeriksaan kesehatan juga mengungkapkan beberapa peserta memiliki parameter di atas batas normal, sehingga diberi konseling individual mengenai pengelolaan gaya hidup sehat. Respons peserta sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya keterlibatan dalam diskusi dan praktik. Secara keseluruhan, pendekatan integratif yang menggabungkan edukasi, praktik, dan pemeriksaan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi obat, kesadaran kesehatan, serta motivasi peserta untuk menjaga kesehatan secara preventif. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kemandirian kesehatan masyarakat pedesaan